FOLLOW US:


Rusuh PSG vs Marseille, Angel Di Maria Ludahi Alvaro Gonzalez

14-09-2020 09:32

 | Asad Arifin

Rusuh PSG vs Marseille, Angel Di Maria Ludahi Alvaro Gonzalez
Angel Di Maria dan Neymar pada laga melawan Marseille di pekan ke-3 Ligue 1 2020/2021 yang berakhiri ricuh. © AP Photo

Bola.net - Laga antara PSG vs Marseille berakhir ricuh. Selain dugaan insiden rasisme ada Neymar, ada pula rekaman Angel Di Maria yang meludahi pemain Marseille.

PSG meladeni Marseille di pekan ketiga Ligue 1 musim 2020/2021, Senin (14/9/2020) dini hari WIB. Pada duel di Parc des Princes itu, PSG kalah dengan skor 0-1 dari sang rival abadi.

Satu-satunya gol tercipta pada menit ke-31 dari aksi Florian Thauvin usai mendapat umpan dari Dimitri Payet. Bagi, PSG ini adalah kekalahan kedua mereka di awal musim 2020/2021.

Duel PSG vs Marseille berakhir ricuh. Lima kartu merah keluar dari saku wasit pada menit-menit akhir laga. Selain itu, saat laga berjalan, ada 12 kartu kuning yang diberikan ke pemain.

1 dari 2

Angel Di Maria Ludahi Lawan

Duel 'El Clasico' dari Prancis itu berakhir ricuh di mana Neymar merasa mendapat ucapan rasis dari pemain Marseille, Alvaro Gonzalez. Neymar kemudian menampar bagian belakang kepala Gonzalez dan kericuhan di mulai.

Para pemain nampak saling tendang dan beberapa terkapar. Sedangkan, wasit memantau situasi sebelum memilih memberikan kartu merah untuk Neymar, Marco Verratti, Layvin Kurzawa, Jordan Amavi, dan Darino Benedetto.

Sementara itu, pada momen lain, sebuah cuplikan video menunjukkan bahwa Angel Di Maria meludahi Gonzalez. Sang pemain sempat melakukan protes dengan menunjuk wajahnya dan Di Maria melangkah begitu saja.

2 dari 2

Pelatih Marseille: Angel Di Maria Ludahi Pemain Kami

Pelatih Marseille, Andre Villas-Boas, membenarkan bahwa Angel Di Maria meludahi salah satu anak asuhnya. Villas-Boas menilai ada banyak momen panas yang terjadi di laga itu dan dia senang dengan kemenangan yang diraih.

"Angel Di Maria yang meludahi salah satu pemain kami. Itu adalah El Clasico dan kami harus mengingat kemenangan bersejarah ini untuk Marseille," kata Villas-Boas.

"Saya tidak berpikir demikian [ada rasisme ke Neymar], karena Alvaro adalah pemain berpengalaman. Tidak ada ruang untuk rasisme dalam sepak bola, tetapi saya tidak berpikir hanya itu. Neymar sedikit kesal dengan situasi ini di akhir pertandingan. Saya berharap itu tidak mengganggu kemenangan ini," kata Villas-Boas.

Sumber: Goal International