
Bola.net - Harga emas dunia melanjutkan tren penguatannya pada awal perdagangan pekan ini. Logam mulia ini bergerak stabil di level tinggi setelah berhasil rebound pada akhir pekan lalu.
Pada pembukaan sesi Asia, Senin (22/9/2025), harga emas diperdagangkan di kisaran USD 3.685 per troy ounce. Angka ini semakin mendekati level psikologis penting yang menjadi sorotan utama para pelaku pasar.
Penguatan harga emas ditopang oleh kebijakan moneter yang lebih longgar dari bank sentral AS, The Federal Reserve. The Fed diketahui telah memangkas suku bunga acuan untuk pertama kalinya pada tahun 2025.
Selain itu, memanasnya tensi geopolitik di berbagai belahan dunia turut mendongkrak permintaan emas. Investor kembali memburu aset lindung nilai (safe-haven) di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Meskipun tren bullish tampak solid, laju penguatan emas masih dibayangi oleh performa Dolar AS. Analis pun memetakan level teknikal kunci yang perlu dicermati investor dalam beberapa waktu ke depan.
Proyeksi Teknis dan Level Kunci
Analis dari Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, memproyeksikan tren bullish pada harga emas masih sangat terjaga. Proyeksi ini didasarkan pada analisis teknikal melalui pola candlestick dan indikator Moving Average.
Menurutnya, jika momentum penguatan ini dapat dipertahankan, harga emas memiliki ruang untuk terus menanjak. Target terdekat yang menjadi incaran pasar adalah level psikologis yang selama ini dinantikan.
"Jika tren bullish tetap kuat, emas berpotensi naik hingga menembus level psikologis USD 3.700," jelas Andy Nugraha dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/9/2025).
"Namun, bila harga gagal mempertahankan penguatan dan terjadi koreksi, area USD 3.637 menjadi support terdekat yang perlu dicermati."
Sentimen dari Kebijakan Moneter
Faktor utama yang menopang harga emas saat ini adalah kebijakan terbaru dari The Fed. Bank sentral AS tersebut memutuskan untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan September lalu.
Langkah ini diambil di tengah munculnya tanda-tanda pelemahan di pasar tenaga kerja AS. Kebijakan moneter yang lebih longgar secara teoretis akan menguntungkan emas sebagai aset tanpa imbal hasil.
Meskipun demikian, euforia pasar sedikit tertahan oleh pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell. Ia menekankan bahwa pemangkasan suku bunga yang dilakukan merupakan sebuah langkah "manajemen risiko".
Sinyal tersebut mengindikasikan bahwa siklus pelonggaran kebijakan moneter mungkin tidak akan seagresif perkiraan pasar. Hal ini pada gilirannya berpotensi memberikan ruang penguatan bagi Dolar AS ke depan.
Geopolitik vs Penguatan Dolar
Di luar faktor moneter, eskalasi konflik geopolitik menjadi katalis positif lainnya bagi pergerakan emas. Ketegangan di Eropa Timur dan Timur Tengah yang terus memanas menjaga permintaan aset aman tetap tinggi.
Laporan terbaru menyebutkan Rusia kembali melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina pada akhir pekan. Kondisi ini secara alami meningkatkan daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai.
Namun, di sisi lain, penguatan Dolar AS masih menjadi tantangan utama bagi laju emas. Indeks Dolar yang mengukur kekuatan greenback terhadap mata uang utama lainnya tercatat naik 0,26% ke level 97,61.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga ikut menanjak ke level 4,137%. Kenaikan imbal hasil riil ini berpotensi menjadi faktor yang menekan harga emas dalam jangka pendek.
Advertisement
Berita Terkait
-
News 6 Januari 2026 21:54CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
-
News 6 Januari 2026 21:46Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
-
News 5 Januari 2026 09:11Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
-
News 4 Januari 2026 15:41Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 September 2026 09:47Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
-
Liga Italia 7 September 2026 09:08Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
-
Liga Italia 7 September 2026 08:30Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
-
Liga Italia 7 September 2026 08:00Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
-
Liga Inggris 7 September 2026 07:45Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
BERITA LAINNYA
-
news 27 Agustus 2026 15:16Semarak Merah Putih di Pujon Kidul, BRI Dorong Ekonomi Desa dan Berdayakan UMKM
-
news 10 Agustus 2026 15:27BRI Kantor Cabang Batu Malang Dukung Proses Hukum Kasus Dugaan Fraud Kredit Rp934 Juta
SOROT
-
Liputan6 7 September 2026 09:50Anak Krakatau Bikin Porsi MBG Dikurangi
-
Liputan6 7 September 2026 09:38WN India Jadi Korban Jambret di Menteng, Satu Pelaku Ditangkap
-
Liputan6 7 September 2026 09:04Penerbangan Masih Ditutup, Penumpang Pilih Bertahan di Bandara Soekarno-Hatta
-
Liputan6 7 September 2026 08:38Tarif Masuk Ragunan Diusulkan Naik Jadi Rp 10 Ribu
-
Liputan6 7 September 2026 08:1512 Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Dibatalkan, Ini Alasannya
-
Liputan6 7 September 2026 07:40Kondisi Terkini Anak Krakatau, 100 Gempa Terekam Hingga Senin Pagi
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5541898/original/065702400_1774924493-IMG_8482.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342069/original/003806400_1788748974-7d9b9dc9-5cc1-46c9-b267-a8e4739c5474.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342044/original/012280800_1788747013-IMG-20260906-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3456172/original/049506300_1620984701-20210514-Taman-Margasatwa-Ragunan-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4412749/original/008778900_1683024969-20230502-Polemik-Impor-KRL-Bekas-Tallo-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342016/original/066970000_1788741875-1001638868.jpg)
