
Bola.net - Spekulasi publik mengenai pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) November 2025 akhirnya terjawab. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah memberikan pernyataan resmi.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan program BSU tidak akan dilanjutkan. Kepastian ini menepis harapan adanya pencairan tahap kedua.
Penjelasan ini penting untuk mengklarifikasi berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Program BSU sebelumnya memang telah rampung disalurkan.
Program bantuan subsidi upah pemerintah sebelumnya telah menyasar belasan juta pekerja. Penyaluran tersebut telah berakhir pada Agustus 2025.
Dengan adanya konfirmasi ini, pekerja kini mendapat kepastian status program. Pemerintah juga telah merinci realisasi program yang telah tuntas tersebut.
Kepastian Status BSU November 2025
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merespons keraguan masyarakat terkait kelanjutan bantuan subsidi upah. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberikan kepastian mengenai program ini.
Yassierli secara tegas menyatakan bahwa program BSU tidak akan dilanjutkan. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang mungkin menyesatkan.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli telah memastikan bahwa program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tidak akan dilanjutkan, sehingga tidak akan ada pencairan tahap kedua.
Program BSU dari pemerintah ini sebelumnya telah sepenuhnya disalurkan. Total penerima yang tercatat mencapai hampir 15 juta pekerja.
Realisasi Program Tuntas Agustus 2025
Program BSU yang telah rampung merujuk pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025. Bantuan diberikan untuk periode dua bulan, yakni Juni dan Juli.
Proses penyaluran dana tersebut sudah dimulai sejak awal Juni 2025. Penyalurannya telah berakhir tuntas hingga Agustus 2025.
Data Kemnaker mencatat total penerima yang berhasil mendapatkan bantuan mencapai 14,95 juta pekerja. Para penerima ini tersebar di seluruh Indonesia.
Setiap penerima BSU yang memenuhi syarat mendapatkan dana bantuan tunai. Total bantuan yang diterima adalah Rp600.000 untuk dua bulan.
Kriteria Penerima dan Verifikasi Data
Penerima BSU diprioritaskan bagi pekerja yang memenuhi kriteria spesifik. Syarat utama adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK sah.
Pekerja juga harus terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Batas waktu kepesertaan aktif yang ditetapkan adalah hingga 30 April 2025.
Syarat penghasilan ditetapkan paling tinggi Rp3,5 juta per bulan. Penerima juga dipastikan bukan ASN, TNI, Polri, atau penerima bansos lain seperti PKH dan BPNT.
Pekerja dapat mengecek status penerima terdahulu melalui tiga kanal resmi. Kanal tersebut adalah bsu.kemnaker.go.id, bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id, dan aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).
Disadur dari: Liputan6.com
Advertisement
Berita Terkait
-
News 6 Januari 2026 21:54CPNS 2026: Syarat Pendaftaran dan Waspada Hoaks yang Mengintai
-
News 6 Januari 2026 21:46Stiker Presiden di WhatsApp, Bisa Dipidana? Ini Penjelasan Menteri Hukum
-
News 5 Januari 2026 09:11Panduan Lengkap Skrining BPJS Kesehatan 2026: Begini Caranya!
-
News 4 Januari 2026 15:41Waspada Superflu H3N2! Dinkes DKI Minta Warga Perketat Pertahanan Diri dengan PHBS
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 12:04Prediksi Real Sociedad vs Lyon 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 10:09Prediksi AZ vs Juventus 6 November 2026
-
Liga Eropa UEFA 4 November 2026 09:50Prediksi Milan vs Ferencvaros 6 November 2026
-
Liga Champions 4 November 2026 08:20Di Balik Penalti Bruno Fernandes yang Diulang
-
Liga Champions 4 November 2026 08:14Mengungkap Penyebab Roma Gagal Bendung Kebangkitan Manchester United
BERITA LAINNYA
-
news 31 Oktober 2026 17:13BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
-
news 27 Oktober 2026 17:27BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
-
news 26 Oktober 2026 05:39BRI Tegaskan Komitmen Zero Tolerance terhadap Fraud dalam Kasus KUR Fiktif BRI Kepanjen
SOROT
-
Liputan6 4 November 2026 13:00Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Bakal Batasi Media Sosial
-
Liputan6 4 November 2026 12:18Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Istana: Mengarah ke Makar
-
Liputan6 4 November 2026 12:043 Pati Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Polri Pastikan Tetap Solid
-
Liputan6 4 November 2026 11:52Fakta-fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
-
Liputan6 4 November 2026 11:45Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Bisa Tekan IHSG, Ini Kata Analis
-
Liputan6 4 November 2026 10:41Geger Temuan Granat dan 41 Amunisi Aktif di Lamongan
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5428980/original/030072900_1764569990-Presiden_dan_Kapolri_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383805/original/006884000_1793099058-147653.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389393/original/091576400_1793712915-c78527e7-754a-4d24-807e-5ed68e31d421.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389619/original/071817600_1793763682-site_1_image_870x_6aea90c8d9120.jpg)
