
Bola.net - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mengungkapkan, sebanyak delapan cabang olahraga (cabor) terus berjuang mendapatkan tempat agar dipertandingkan di ajang Olimpiade 2020.
Kedelapan cabor tersebut adalah karate, wushu, softball/baseball, squash, panjat tebing, roller sport, wakeboarding dan gulat.
Diterangkannya, gulat sebenarnya memiliki peluang dipertandingkan dalam Olimpiade London tahun lalu. Namun, cabor tersebut terpaksa dieliminasi akibat kurang digemari masyarakat.
"Kami sudah meminta kepada masing-masing Pengurus Besar dan Pengurus Pusat (PB/PP) setiap cabor supaya melakukan lobi kepada federasi internasional. Masih ada waktu supaya cabor tersebut dimasukkan dalam ajang Olimpiade," tutur mantan Ketua Umum KONI Pusat tersebut.
Ditambahkannya, KOI hanya bisa mendorong supaya masing-masing cabor dapat proaktif melakukan lobi di tingkat internasional. Pasalnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan membahas kuota cabor yang akan dipertandingkan di ajang Olimpiade 2020 pada Desember 2013 mendatang.
"Karena itu, harus segera bergerak cepat. Semua cabor berpeluang tampil di Olimpiade jika serius melakukan lobi kepada federasi bersangkutan dan IOC," tukasnya.
Dalam pandanganya, cabor karate merupakan yang giat berjuang agar ditampilkan di event empat tahunan tersebut. Bahkan, karate pernah melakukan aksi demonstrasi di Kawasan Candi Borobudur tahun lalu. Kegiatan tersebut diprakarsai PB Forki bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Forki Jawa Tengah dan Yogyakarta.
"Sepatu roda juga bisa tampil. Dengan catatan, harus mendapat dukungan dari banyak negara. Kalau cabor tersebut bisa dipertandingkan, Indonesia berpeluang besar meraih medali," ungkapnya. (esa/gia)
Kedelapan cabor tersebut adalah karate, wushu, softball/baseball, squash, panjat tebing, roller sport, wakeboarding dan gulat.
Diterangkannya, gulat sebenarnya memiliki peluang dipertandingkan dalam Olimpiade London tahun lalu. Namun, cabor tersebut terpaksa dieliminasi akibat kurang digemari masyarakat.
"Kami sudah meminta kepada masing-masing Pengurus Besar dan Pengurus Pusat (PB/PP) setiap cabor supaya melakukan lobi kepada federasi internasional. Masih ada waktu supaya cabor tersebut dimasukkan dalam ajang Olimpiade," tutur mantan Ketua Umum KONI Pusat tersebut.
Ditambahkannya, KOI hanya bisa mendorong supaya masing-masing cabor dapat proaktif melakukan lobi di tingkat internasional. Pasalnya, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan membahas kuota cabor yang akan dipertandingkan di ajang Olimpiade 2020 pada Desember 2013 mendatang.
"Karena itu, harus segera bergerak cepat. Semua cabor berpeluang tampil di Olimpiade jika serius melakukan lobi kepada federasi bersangkutan dan IOC," tukasnya.
Dalam pandanganya, cabor karate merupakan yang giat berjuang agar ditampilkan di event empat tahunan tersebut. Bahkan, karate pernah melakukan aksi demonstrasi di Kawasan Candi Borobudur tahun lalu. Kegiatan tersebut diprakarsai PB Forki bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Forki Jawa Tengah dan Yogyakarta.
"Sepatu roda juga bisa tampil. Dengan catatan, harus mendapat dukungan dari banyak negara. Kalau cabor tersebut bisa dipertandingkan, Indonesia berpeluang besar meraih medali," ungkapnya. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 10 September 2025 17:005 Cabor Baru di Olimpiade Los Angeles 2028
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:29Strategi BGN Benahi Tata Kelola MBG
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:19Menengok Stasiun MRT Monas, Bakal Ada Ruang Seni dan Pameran Edukasi
-
Liputan6 22 Juli 2026 20:16Menko Yusril: Tugas Utama Jampidsus Baru Selesaikan Kasus Febrie
-
Liputan6 22 Juli 2026 19:46Dari Sawah ke Istana, Perjuangan Anak Petani Sumbawa Jadi Perwira TNI
-
Liputan6 22 Juli 2026 19:28Ketua DPRD Lebak Bantah Terlibat Dugaan Penculikan Aktivis
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4669428/original/019485600_1701341322-20231130-Ketut-Sumedana-Faizal-D.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304632/original/040698100_1784726406-IMG_2470.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5480209/original/055827300_1769049427-53be1b51-4a07-4337-a7d7-3ea2480321b2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304623/original/006883900_1784725061-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_19.26.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304620/original/094760400_1784724402-Zul_Arsyi_Dilantik_Jadi_Perwira_TNI_di_Istana_Negara.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304530/original/056427900_1784718664-Ketua_DPRD_Kabupaten_Lebak_Juwita_Wulandari.jpeg)
