
Bola.net - Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John masih tetap akan bertinju meski istrinya, Anna Maria Megawati menghendaki pertarungan melawan Satoshi Hosono adalah yang terakhir.
Pemegang rekor bertarung 48 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan tiga kali seri ini mengatakan, istrinya sudah mengajukan permintaan itu sejak dulu.
"Tetapi saya tetap akan bertinju, dan soal sampai kapan saya akan menekuni tinju, nanti akan dibicarakan dengan pelatih sekaligus manajer, Craig Christian," kata petinju dengan julukan The Dragon tersebut.
Pada pertarungan terakhir di Jakarta, Minggu (14/4), Chris John dinyatakan tetap mempertahankan gelar yang dipegangnya hampir 10 tahun meskipun pertarungan melawan petinju Jepang, Satoshi Hosono tersebut berakhir dengan technical draw.
Wasit Rafael Ramos dari Amerika Serikat, menghentikan pertandingan pada ronde ketiga setelah pelipis Chris terlihat banyak mengeluarkan darah akibat benturan. "Saya akui bahwa Satoshi merupakan lawan yang berat karena menempati penantang peringkat keenam kelas bulu WBA," kata petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah tersebut.
Peristiwa benturan kepala yang membuat pertarungan dihentikan sebelum waktunya bukan yang pertama bagi Chris John, karena pada saat melawan petinju Venezuela, Jose Cheo Rojas di Tenggarong Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, 3 Desember 2004, peristiwa serupa juga pernah terjadi. (ant/kny)
Pemegang rekor bertarung 48 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan tiga kali seri ini mengatakan, istrinya sudah mengajukan permintaan itu sejak dulu.
"Tetapi saya tetap akan bertinju, dan soal sampai kapan saya akan menekuni tinju, nanti akan dibicarakan dengan pelatih sekaligus manajer, Craig Christian," kata petinju dengan julukan The Dragon tersebut.
Pada pertarungan terakhir di Jakarta, Minggu (14/4), Chris John dinyatakan tetap mempertahankan gelar yang dipegangnya hampir 10 tahun meskipun pertarungan melawan petinju Jepang, Satoshi Hosono tersebut berakhir dengan technical draw.
Wasit Rafael Ramos dari Amerika Serikat, menghentikan pertandingan pada ronde ketiga setelah pelipis Chris terlihat banyak mengeluarkan darah akibat benturan. "Saya akui bahwa Satoshi merupakan lawan yang berat karena menempati penantang peringkat keenam kelas bulu WBA," kata petinju asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah tersebut.
Peristiwa benturan kepala yang membuat pertarungan dihentikan sebelum waktunya bukan yang pertama bagi Chris John, karena pada saat melawan petinju Venezuela, Jose Cheo Rojas di Tenggarong Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, 3 Desember 2004, peristiwa serupa juga pernah terjadi. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 8 September 2025 15:24The Exocet: Kisah Kejayaan Ellyas Pical di Ring Tinju Internasional
LATEST UPDATE
-
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 21:18 -
Liga Champions 21 Januari 2026 21:07 -
Tim Nasional 21 Januari 2026 20:56
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 21 Januari 2026 22:30 -
olahraga lain lain 21 Januari 2026 22:13 -
olahraga lain lain 21 Januari 2026 18:57 -
olahraga lain lain 21 Januari 2026 16:42 -
olahraga lain lain 21 Januari 2026 14:31 -
olahraga lain lain 20 Januari 2026 21:37
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)

