
Bola.net - Nada optimis Equestian Indonesia (Eqina) dalam mendapatkan legitimasi dari masyarakat, tidak hanya digaungkan Pembina Eqina, Alex Benyamin. Melainkan, ikut disuarakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Eqina, Ardi Hapsoro.
Menurutnya, langkah positif yang harus dilakukan yakni tetap berusaha konsisten untuk memperjuangkan Eqina dan fokus melakukan pembinaan. Sebab dikatakannya lagi, Eqina didirikan sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan masyarakat equestrian Indonesia
"Dasar kami adalah legitimasi dari Musyawarah Nasional (Munas) masyarakat equestrian Indonesia. Itu adalah amanah dan legitimasi besar yang harus kami pertanggungjawabkan. Artinya, kami akan membuktikan bahwa EQINA berjuang dalam jalur organisasi yang benar," terang Ardi.
Ardi mengaku bingung dengan keputusan Komite Olaharga Nasional Indonesia (KONI) ketika menggelar Rapat Anggota di Bandung, Jawa Barat, 19 Februari 2013.
Menurutnya, proses pengakuan EFI sebagai anggota KONI tidak berjalan sesuai dengan AD/ART. Sebab, voting untuk pengesahan dilakukan di sidang komisi, bukan rapat pleno.
"Proses voting di komisi tidak memenuhi ketentuan AD/ART yang mengharuskan pengambilan keputusan dengan suara 50 persen plus 1. Seharusnya, dari 84 anggota KONI, 50 persen plus satu atau 43 suara sah, baru boleh disahkan. Tetapi, hanya didukung 16 anggota, 10 menolak, dan 10 abstain, langsung ketok palu," terangnya.
Alhasil, Ardi menuding organisasi pimpinan Tono Suratman tersebut sudah membuat keputusan dengan cara-cara yang kurang arif dan tidak akomodatif.
Kini, dilanjutkan Ardi, Eqina dan seluruh masyarakat equestrian Indonesia akan terus merapatkan barisan. Tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga lebih menggiatkan berbagai kegiatan pembinaan.
"Kami akan mengisi tahun 2013 dengan berbagai kejuaraan, baik junior maupun senior. Salah satunya adalah menggelar kejuaraan AE Kawilarang Cup, di Arthayasa Stable, 1-3 Maret mendatang. Ajang tersebut, akan melibatkan hampir seluruh stakeholder equestrian di Indonesia," tandasnya. (esa/dzi)
Menurutnya, langkah positif yang harus dilakukan yakni tetap berusaha konsisten untuk memperjuangkan Eqina dan fokus melakukan pembinaan. Sebab dikatakannya lagi, Eqina didirikan sebagai bentuk kepedulian dan kecintaan masyarakat equestrian Indonesia
"Dasar kami adalah legitimasi dari Musyawarah Nasional (Munas) masyarakat equestrian Indonesia. Itu adalah amanah dan legitimasi besar yang harus kami pertanggungjawabkan. Artinya, kami akan membuktikan bahwa EQINA berjuang dalam jalur organisasi yang benar," terang Ardi.
Ardi mengaku bingung dengan keputusan Komite Olaharga Nasional Indonesia (KONI) ketika menggelar Rapat Anggota di Bandung, Jawa Barat, 19 Februari 2013.
Menurutnya, proses pengakuan EFI sebagai anggota KONI tidak berjalan sesuai dengan AD/ART. Sebab, voting untuk pengesahan dilakukan di sidang komisi, bukan rapat pleno.
"Proses voting di komisi tidak memenuhi ketentuan AD/ART yang mengharuskan pengambilan keputusan dengan suara 50 persen plus 1. Seharusnya, dari 84 anggota KONI, 50 persen plus satu atau 43 suara sah, baru boleh disahkan. Tetapi, hanya didukung 16 anggota, 10 menolak, dan 10 abstain, langsung ketok palu," terangnya.
Alhasil, Ardi menuding organisasi pimpinan Tono Suratman tersebut sudah membuat keputusan dengan cara-cara yang kurang arif dan tidak akomodatif.
Kini, dilanjutkan Ardi, Eqina dan seluruh masyarakat equestrian Indonesia akan terus merapatkan barisan. Tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga lebih menggiatkan berbagai kegiatan pembinaan.
"Kami akan mengisi tahun 2013 dengan berbagai kejuaraan, baik junior maupun senior. Salah satunya adalah menggelar kejuaraan AE Kawilarang Cup, di Arthayasa Stable, 1-3 Maret mendatang. Ajang tersebut, akan melibatkan hampir seluruh stakeholder equestrian di Indonesia," tandasnya. (esa/dzi)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 30 Juni 2018 20:30Target Raih Medali, Cabor Equestrian Genjot Pelatnas di Eropa
-
Olahraga Lain-Lain 17 September 2014 23:32 -
Olahraga Lain-Lain 13 Maret 2013 01:23 -
Olahraga Lain-Lain 26 Februari 2013 22:35
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 22 April 2026 14:20 -
Liga Italia 22 April 2026 14:16 -
Bola Indonesia 22 April 2026 13:54 -
Bolatainment 22 April 2026 13:52 -
Liga Italia 22 April 2026 13:46 -
Piala Dunia 22 April 2026 13:38
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 20 April 2026 21:09 -
olahraga lain lain 17 April 2026 16:33 -
olahraga lain lain 17 April 2026 15:36 -
olahraga lain lain 12 April 2026 06:14 -
olahraga lain lain 10 April 2026 21:22 -
olahraga lain lain 10 April 2026 17:49
HIGHLIGHT
- 9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Mele...
- 5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Ma...
- Beban Finansial Menggunung! 6 Kontrak Terburuk Man...
- 5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi ...
- Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Ab...
- 3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona ...
- 5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562809/original/026263600_1776840455-20260422_120559.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4805028/original/091104200_1713421055-IMG_1154.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544328/original/000217400_1775099692-IMG-20260402-WA0042.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5154296/original/008205500_1741342135-IMG_9446.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554943/original/048424100_1776138184-IMG-20260414-WA0001.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4105075/original/074412400_1659074996-jj-shev-gg7u7c2DuJ8-unsplash_1_.jpg)
