
Bola.net - - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi mengaku bangga terhadap Jefri Setiawan. Pasalnya, Jefri berhasil memecahkan rekor dunia Record Holders Republic (RHR) memainkan keyboard 60 lagu selama 5 jam nonstop dengan mata tertutup.
Aksi menawan Jefri tersebut dilakukan di Teater Mandala Pemuda, Wisma Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (13/4/2017). Menurut Imam, prestasi yang dicatatkan oleh Jefri tersebut sanggup mengharumkan nama bangsa.
"Terima kasih kepada ananda Jefri Setiawan dan ayahanda Joko Manis yang tak henti-hentinya mendorong Kemenpora, Kemendikbud dan Kemenko PMK agar memberi fasilitas dan pencapaian ini adalah buah karya kemauan, kerja keras dan cita-cita," ujar Imam.
"Tentu negara memberikan dukungan karena ini adalah potensi yang harus didorong dan difasilitasi sehingga karyanya benar-benar menjadi karya yang monumental bagi masa depan musik dan industri musik Tanah Air," sambungnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menpora juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada pihak Record Holders Republic. Sebab, mereka bersedia memberikan kesempatan pada Jefri untuk bisa memecahkan rekor tersebut.
"Kami bersyukur dan berterima kasih kepada USA President Record Holders Republic Mr. David Adamovich yang memberikan catatan penting terhadap perjalanan karier Jefri. Banyak anak Indonesia yang memberikan sejarah harum di bidang musik salah satunya Jefri yang telah memecahkan rekor dunia dengan bernyanyi selama 5 jam 60 lagu dengan mata tertutup ini adalah prestasi membanggakan, selamat kepada Jefri," seru Imam.
Sementara itu, Jefri membeberkan rahasianya bisa memecahkan rekor tersebut. Dikatakan oleh bocah asal Kendal tersebut, prestasi itu bisa diraih berkat kerja keras dalam waktu lama.
"Latihannya sebenarnya tergantung mood. Aku biasanya tiga sampai empat jam sehari," ujar bocah berusia 11 tahun yang bercita-cita jadi dokter ini.
Saat ini, Jefri ternyata menyimpan target yang lebih ambisius. Siswa kelas V Sekolah Dasar Universal Ananda, Kendal, Jawa Tengah ini berharap bisa masuk Guiness Book of Record dan kemudian bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo.
"Harapan aku dapat memecahkan rekor bermain keyboard di Korea Selatan 70 lagu dan bisa bertemu Bapak Presiden juga memecahkan Guiness Book of Record untuk mengharumkan nama Kendal di tingkat nasional dan internasional," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 17 April 2026 15:36Reformasi Kemenpora: Erick Thohir Pangkas 191 Regulasi
-
Tenis 9 Februari 2026 13:00Menpora Apresiasi Lompatan Besar Futsal dan Dominasi Tenis Indonesia pada Awal 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 07:30Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 07:26Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
MOST VIEWED
Saksikan NEX Road to Champion Vol. 3 Live Streaming Hanya di Vidio
Sengit! Pertarungan Aman Koboi vs Sun Go Kong: Byon Madness 4 di Vidio
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Resmi Bergulir, Perkuat Regenerasi Atlet Renang Nasional
Rekor Nasional Tercipta di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

