
Indonesia menjadi tuan rumah hajatan besar Asian Games 2018. Jakarta dan Palembang menjadi kota tempat digelarnya pesta olahraga negara-negara di seluruh Asia ini.
Namun bagi yang memperhatikan, mungkin ada beberapa pertanyaan tentang beberapa 'negara' kontestan Asian Games tahun ini. Ada nama Korea Bersatu dan bendera Atlet Independen Asia yang ikut bersaing di Jakarta dan Palembang.
Korea Bersatu, simpel saja, adalah gabungan antara atlet dari Korea Utara dan Korea Selatan. Benderanya cukup simpel, dengan peta semenanjung Korea berwarna biru dan latar belakang putih. Para atlet yang bernaung di bawah bendera Korea Bersatu ini hanya bertanding di beberapa cabang olahraga saja; bola basket, kano, dan dayung.
Dari tiga cabang tersebut, Korea Bersatu akan bertanding di enam nomor event. Mereka akan berjuang memperebutkan medali di basket putri (5x5), perahu naga putra dan putri, dayung LM4- putra, LM8+ putra, serta LW2X putri.
Persatuan Korea di olahraga ini bukan hal baru. Pada Januari lalu, dua negara Korea mengumumkan akan bergandengan tangan di ajang Olimpiade Musim Dingin. Korea Bersatu pun kemudian turun di cabang olahraga Hoki putri.
Sementara itu, salah satu kontestan yang juga cukup menyita perhatian adalah kontingen Atlet Independen Asia. Mereka akan tampil dengan menggunakan bendera Dewan Olimpiade Asia (OCA). Kontingen ini beranggotakan 31 atlet, 26 atlet putra dan lima atlet putri.
Semua atlet yang tampil sebagai atlet independen semuanya berasal dari Kuwait. Saat ini Kuwait memang masih dihukum larangan mengikuti kegiatan olahraga yang berhubungan dengan Olimpiade atau sejenisnya, termasuk Asian Games.
Kuwait secara resmi dijatuhi hukuman sejak 27 Oktober 2015. Komite Olimpiade Kuwait dinilai bersalah karena mengubah undang-undang keolahragaan yang dipersengketakan. Setelah diberi waktu untuk menyelesaikan masalah itu, pihak Kuwait belum juga bisa mematuhinya sehingga hukuman pun dijatuhkan.
Atlet independen sendiri sebenarnya sudah lama ikut berkompetisi di ajang Internasional. Pada Olimpiade 1992 Barcelona, beberapa atlet Yugoslavia memilih bertanding dengan status independen. Para atlet Timor Leste juga tampil sebagai atlet independen pada Olimpiade Sydney 2000 setelah mereka berpisah dari Indonesia. Yang terbaru, di Olimpiade Musim dingin 2018 lalu, para atlet Rusia juga masuk dalam kontingen Atlet Independen karena negara mereka juga tengah dihukum.
Para atlet yang bertanding di bawah bendera OCA tidak diperbolehkan menunjukkan identitas negara asli mereka. Artinya, Para atlet dari Kuwait kali ini tidak boleh memakai jersey Kuwait, membawa bendera Kuwait, atau menyanyikan lagu kebangsaan Kuwait. Mereka akan sepenuhnya memakai lambang-lambang OCA selama bertanding di Asian Games 2018.
Advertisement
Berita Terkait
-
Voli 2 September 2026 16:03Menuju Asian Games 2026: PBVSI Panggil 12 Pemain untuk Pelatnas Timnas Voli Putri Indonesia
-
Tim Nasional 13 Februari 2026 15:47Asian Games 2026: Aturan Baru Jegal Timnas Indonesia, PSSI Wajib Lobi AFC!
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 6 September 2026 18:30Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:45Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:30Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
-
Bola Indonesia 6 September 2026 17:28Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
-
Liga Inggris 6 September 2026 16:47Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
BERITA LAINNYA
-
olahraga lain lain 28 Agustus 2026 20:54Mulai Rp 69 Ribu! Pay Per View Byon Combat Showbiz 8 Saksikan di Vidio
SOROT
-
Liputan6 6 September 2026 17:09Imbauan Prabowo di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau
-
Liputan6 6 September 2026 14:29Anak Krakatau Erupsi, Prabowo Tekankan Keselamatan Warga
-
Liputan6 6 September 2026 12:12Cegah Abu Vulkanik, Mesin Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Dipasang Penutup
-
Liputan6 6 September 2026 11:54Masker Mulai Langka di Lampung, Warga Antre Sejam
-
Liputan6 6 September 2026 11:38Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
-
Liputan6 6 September 2026 11:06Bukan Debu Biasa, Ini Alasan Bersihkan Abu Anak Krakatau Harus Disiram Dulu
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331953/original/067793800_1787589244-IMG-20260824-WA0123.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302220/original/068100800_1784536790-Pidato_Prabowo_di_Sidang_Kabinet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341680/original/050307700_1788673041-IMG-20260906-WA0040.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341660/original/063349900_1788671418-1001635065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341636/original/068576600_1788669892-Atap_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341624/original/012028000_1788667917-WhatsApp_Image_2026-09-06_at_08.46.41__1_.jpeg)
