FOLLOW US:


Menpar Arief Yahya: Kenali Diri Sendiri untuk Menangkan Persaingan

30-10-2018 07:30
Menpar Arief Yahya: Kenali Diri Sendiri untuk Menangkan Persaingan
© Stella Maris

Bola.net - Dunia sepak bola tak pernah jenuh menghasilkan legenda. Lepas masa kejayaan Pele, muncullah Maradona. Di era sekarang, persaingan antar-legenda lebih hebat lagi. Berkolaborasi dengan teknologi yang semakin maju, semakin banyak pebola-pebola hebat yang lahir dan menggetarkan dunia. Sebut saja, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, hingga para calon bintang besar, seperti Kylian Mbappe.

Meskipun saat ini belum ada talenta bola Indonesia yang mendunia, tapi setidaknya dalam dunia teknologi, warga Tanah Air patut berbangga karena saat ini ada banyak generasi milenial yang berani bikin startup dan mampu memberi dampak perubahan untuk kehidupan sosial masyarakat.

Hal senada diungkapkan oleh CEO Telkomsel, Ririek Adriansyah, yang mengatakan bahwa masa depan Indonesia ada di tangan milenial. Dirinya menyadari hal tersebut setelah mengetahui betapa besarnya minat para pelaku startup di ajang pencarian dan pengembangan startup teknologi terbesar se-Nusantara, The NextDev.

"Saya yakin, seyakin-yakinnya teknologi digital Indonesia akan sejajar dengan negara lain. Saya yakin masa depan generasi Millennial Indonesia ada di tangan mereka," tegasnya saat mengunjungi IDEAFEST X The NextDev 2018 di Jakarta.

Sambil memperkenalkan tiga terbaik The NextDev Talent Scouting 2018, yaitu FishGo, HelloBeauty, dan GardaPangan, Ririek mengaku melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan generasi milenial di jaman sekarang. Kemampuan bersosialiasi, aktif berselancar di media sosial lewat internet, serta mampu mengomunikasikan gagasan dengan cemerlang.

Ririek berharap, dengan adanya kolaborasi antara The NextDev dan para pelaku industri kreatif Indonesia bisa memajukan ekosistem digital di negara ini. Untuk itu, Telkomsel bakal terus bergerak, melakukan scouting untuk mencari startup-startup terbaik yang mampu memberikan dampak sosial positif kepada masyarakat.

"Kami rutin melakukannya sejak 2015 dari puluhan kota, mencari dan memilih siapa orang yang paling berkompetensi di future leadership di industri digital," tutupnya.