FOLLOW US:

Micah Richards Fantasy Football XI

Selasa, 10-02-2015 18:09
Micah Richards Fantasy Football XI
Micah Richards. © Bola.net
Bola.net - Bek serba bisa asal Inggris, Micah Richards, baru saja merilis sebuah tim impiannya yang berisikan para pemain bintang yang pernah bermain bersamanya.


Richards saat ini membela Fiorentina. Namun, statusnya di klub itu hanya pinjaman saja. Ia dipinjam dari Manchester City selama satu musim. Sepanjang karirnya, ia hanya pernah membela kedua klub itu saja, plus bermain bagi Timnas Inggris dan Britania Raya.


Dalam sebuah kesempatan, bek berusia 26 tahun itu diminta untuk membentuk tim impian versinya sendiri untuk Fantasy Football Club. Sekedar info, Fantasy Football Club adalah game manajerial yang diadakan oleh Sky Sports.


Dengan skema 3-5-2, berikut adalah nama-nama 11 pemain yang dipilih oleh Richards.



  

1 dari 11

Kiper

Kiper Joe Hart - "saya pernah bermain bersama beberapa kiper hebat. Shay Given pemain yang hebat, Kasper Schmeichel luar biasa. Namun karena ia telah memenangkan pertempurannya, saya harus memilih Joe Hart. Sulit untuk bisa mendapatkan jersey nomor 1 tersebut dan lebih sulit lagi untuk mempertahankannya."
2 dari 11

Bek Tengah

Bek Tengah Rio Ferdinand - "Saya masih 18 tahun ketika memulai debut saya di Timnas Inggris. Ketika saya pertama kali gabung di tim itu, mungkin ialah bek terbaik di dunia. Susah sekali bermain bagi timnas ketika Anda berasal dari klub medioker seperti City dan bermain bersama salah satu bek terbaik dunia."
3 dari 11

Bek Tengah

Bek Tengah Vincent Kompany - "Ia adalah pemimpin serba bisa. Bagi saya, tak ada bek tengah yang lebih baik darinya saat ini."
4 dari 11

Bek Tengah

Bek Tengah Joleon Lescott - "Saya rasa Vincent Kompany tak akan menjadi pemain yang bagus tanpa Lescott. Mereka melengkapi satu sama lain dengan baik. Jika bukan karena kedua pemain itu, City mungkin tak akan memenangkan trofi juara liga."
5 dari 11

Winger Kiri

Winger Kiri Ryan Giggs - "Saya bermain bersamanya di ajang Olimpiade. Saya biasanya tak kaget ketika bertemu dengan pemain bintang, namun saya hanya bisa terkagum-kagum kepadanya karena apa yang telah ia lakukan dan betapa bagusnya performa yang ia tampilkan selama bertahun-tahun."
6 dari 11

Winger Kanan

Winger Kanan David Silva - "Kami memanggilnya Merlin di Man City hanya karena ia adalah seorang penyihir. Beberapa umpan yang ia lepaskan, beberapa situasi (sulit) di mana ia bisa lolos, beberapa hal yang Anda rasa mustahil bisa ia lakukan. Dan ia melakukannya dengan sangat baik!"
7 dari 11

Gelandang Bertahan

Gelandang Bertahan Patrick Vieira - "Sungguh merupakan suatu kehormatan bisa bermain bersamanya karena saat saya masih kecil saya adalah fan Arsenal, dan saya mengoleksi beberapa jerseynya di rumah. Mereka akan menjadi sangat berharga di masa depan!"
8 dari 11

Gelandang Tengah

Gelandang Tengah Steven Gerrard - "Alex Ferguson mengatakan bahwa ia tak pernah menjadi pemain kelas dunia. Namun bagi saya, dari apa yang telah saya saksikan, ia telah menjadi gelandang Inggris terbaik di generasinya."
9 dari 11

Gelandang Tengah

Gelandang Tengah Yaya Toure - "Ia binatang buas. Saya rasa kami bisa menjadi juara karena bantuan dirinya, karena ia bisa membuka pintu yang tak bisa dibuka pemain-pemain lain. Musim lalu ia bisa mencetak 20 gol di liga. Bagi seorang gelandang, bisa mencetak gol sebanyak itu sangatlah menakjubkan."
10 dari 11

Striker

Striker Daniel Sturridge - "Ia adalah pemain yang luar biasa. Dari semua jenjang umur, mulai ketika kami masih berada dalam skuat U15 dan setiap tahunnya ia selalu menjadi yang terbaik. Tak mudah untuk bergabung dengan Liverpool dengan semua pemain legendaris yang pernah bermain di sana. Ada beban sangat besar yang harus dipikul. Namun rekornya sejak ia gabung di klub tersebut sangatlah luar biasa."
11 dari 11

Striker

Striker Carlos Tevez - "Musim di mana kami memenangkan trofi juara liga, ia sempat berselisih dengan Roberto Mancini, di mana ia akhirnya terus berlibur selama tiga, empat bulan dan bermain golf di suatu tempat yang tak saya ketahui. Jika ia tak kembali kala itu saya tak yakin kami akan bisa memenangkan trofi juara liga."