Bola.net - Rivalitas antara Arsenal dan Manchester United (MU) selalu menjadi sorotan utama dalam dunia sepak bola Inggris. Sejak era Arsene Wenger di Arsenal dan Sir Alex Ferguson di Manchester United, kedua tim sering kali menjadi pesaing utama di Liga Inggris. Mereka tidak hanya saling berhadapan di lapangan, tetapi juga memperlihatkan tensi yang tinggi, dengan persaingan untuk merebutkan gelar juara liga.
Namun, menurut Mikel Arteta, rivalitas antara kedua tim kini terasa berbeda dibandingkan dengan era sebelumnya. Arteta yang saat ini melatih Arsenal, mengungkapkan bahwa persaingan di masa kini tidak seketat yang terjadi pada masa Wenger dan Ferguson. Ia menyebutkan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi rivalitas pada masa itu, seperti tim yang lebih dominan dan ketegangan yang terjadi di setiap pertemuan kedua tim.
Pernyataan Arteta ini menggarisbawahi perbedaan atmosfer kompetisi, di mana pada masa itu baik Arsenal maupun MU saling bertarung habis-habisan untuk meraih gelar juara. Meskipun saat ini masih ada ketegangan, intensitas persaingan menurut Arteta kini tidak sekeras yang terjadi di masa lalu.
Arteta Menghormati Wenger dan Ferguson
Mikel Arteta mengaku bahwa ia sangat menghormati kedua sosok legendaris ini, Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson. Bagi Arteta, Wenger adalah pelatih terbaik yang pernah melatihnya. Pengaruh Wenger dalam perjalanan kariernya sangat besar, baik di dalam maupun luar lapangan.
Arteta juga mengungkapkan bahwa Wenger selalu berbicara dengan penuh penghormatan tentang Sir Alex Ferguson. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh Ferguson dalam dunia sepak bola, serta pentingnya kepemimpinan dan persaingan sehat di antara kedua pelatih top tersebut. Arteta menganggap pelajaran dari mereka sangat berarti, terutama tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin yang tangguh dan mengelola tim dengan cara yang benar.
Rivalitas antara Arsenal dan MU memang telah melalui banyak fase, namun Arteta percaya bahwa untuk meraih kesuksesan, tim harus terus maju dan belajar dari rival. Pada akhirnya, persaingan sehat ini menjadi bagian dari perjalanan yang terus membentuk sejarah sepak bola Inggris.
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
LATEST UPDATE
-
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026 00:45 -
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026 00:45 -
Liga Eropa UEFA 22 Januari 2026 00:45 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:30 -
Liga Italia 21 Januari 2026 22:20 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 22:13
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480060/original/010927300_1769014700-sabrang.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480059/original/087062900_1769014044-IMG_5539.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480047/original/083448500_1769011227-141553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478933/original/079657200_1768961772-Ketua_KNKT__Soerjanto_Tjahjono.jpg)
