
Bola.net - Start dari pole dan punya ritme yang sangat cepat dan konsisten pada sesi FP4, Fabio Quartararo langsung jadi unggulan utama dalam balapan MotoGP Jerez, Spanyol, Minggu (2/5/2021). Sayangnya, harapannya mencetak hattrick sirna begitu saja akibat cedera arm pump pada lengan kanannya yang tahu-tahu kambuh.
Quartararo memang sempat turun di posisi keempat pada lap pembuka, namun ia mengambil alih pimpinan balap dari sang sahabat, Jack Miller, pada Lap 4. Sejak itu, ia melenggang mencetak margin lebih dari sedetik, ritmenya sangat cepat dan konsisten, bahkan mencatat waktu tercepat pada Lap 8 dengan 1 menit 37,770 detik.
Banyak orang sempat meyakini bahwa kegagalan El Diablo meraih kemenangan di Jerez diakibatkan masalah ban. Namun, fakta-fakta di atas membuktikan bahwa keterpurukannya bukan disebabkan manajemen ban yang buruk. Tanpa disangka-sangka, penyebab utamanya adalah cedera arm pump yang kembali menghantui.
Quartararo sempat mengalami cedera ini pada 2019, dan telah menjalani operasi usai balapan di Mugello. Uniknya, 12 hari kemudian, meski kondisi fisiknya tak 100% bugar, ia mampu merebut podium perdananya di MotoGP dengan finis kedua di Catalunya. Sejak itu, ia tak pernah lagi mengalaminya sampai Seri Portimao, tahun lalu.
Kondisi Tubuh Terlihat Lemah Saat Tiba di Garasi
View this post on Instagram
Cedera ini pun datang dan pergi, namun dalam video behind the scene usai kemenangannya di Seri Doha pada awal April, Quartararo sempat terekam mengaku kepada Johann Zarco dan Jorge Martin bahwa lengan kanannya kesakitan sepanjang balapan akibat tendinitis. Saat di parc ferme, lengan kanannya juga terlihat bengkak.
Uniknya, cedera ini tak muncul saat ia meraih kemenangan di Portimao dua pekan lalu. Ia juga mengaku biasanya sama sekali tak mengalami masalah fisik di Jerez, terbukti dari dua kemenangannya tahun lalu. Atas alasan ini, Quartararo mengaku bingung arm pump-nya kambuh lagi pada Lap 14, hingga ia tersalip lagi oleh Miller.
Usai finis, kamera pada dasbor YZR-M1 milik Quartararo memperlihatkan ekspresi wajah yang menunjukkan dirinya kesakitan. Ia sesekali terlihat memegangi lengannya, yang terpaksa tetap membuka gas demi bisa kembali ke garasi sambil membawa motornya. Sesampainya di garasi, ia juga terlihat berjalan sempoyongan demi duduk di kursi.
Meski hasil finis ke-13 sangat jauh dari kata ideal, perjuangan Quartararo ini patut disebut sebagai aksi heroik. Rider berusia 22 tahun ini punya pilihan untuk berhenti balapan dan kembali ke garasi sekalinya sadar lengannya bermasalah. Namun, kenyataannya ia tetap berjuang untuk finis, demi memperebutkan poin yang tersisa.
Tetap Berjuang Finis karena Tiap Poin Berharga

"Kami punya ritme yang menakjubkan, tapi lalu saya tak punya kekuatan pada lengan. Saya sungguh kecewa. Tapi saya berjuang sampai akhir, meski hanya demi tiga poin. Sungguh tak ada tenaga. Saya pun masih bertarung selama enam lap berikutnya sambil kesakitan, demi menjaga margin sedetik," ujarnya kepada Crash.net.
"Tapi akhirnya mustahil. Paruh kedua balapan sungguh berbahaya, namun saya tak mau berhenti karena saya tahu mungkin 1-2 poin akan sangat berharga. Jadi, saya tetap mengerahkan segalanya," lanjut Quartararo, yang kini duduk di peringkat kedua pada klasemen dengan 64 poin, tertinggal dua poin dari Pecco Bagnaia.
Saat ini, Quartararo belum memutuskan langkah medis apa yang harus ia jalani demi menghindari cedera arm pump-nya kambuh lagi. Namun, mengingat Seri Le Mans, Prancis, akan digelar dua pekan lagi, ia harus mengambil keputusan penting dalam waktu dekat. Operasi kedua pun tampaknya semakin jadi opsi yang nyata.
Di lain sisi, mengingat cedera ini membuatnya sangat kesakitan, Quartararo terancam harus absen dalam uji coba pascabalap di Jerez pada Senin (3/5/2021). Meski begitu, belum ada pernyataan resmi dari Monster Energy Yamaha.
Video: 5 Pembalap Hebat WorldSBK yang Tak Sukses di MotoGP
Baca Juga:
- Arm Pump Kambuh, Penyebab Fabio Quartararo Terjun Bebas di MotoGP Jerez
- Ketika Franco Morbidelli Lagi-Lagi Selamatkan 'Wajah' Yamaha Meski Pakai Motor Lama
- Ragu pada Diri Sendiri, Jack Miller dapat Dukungan dari Istri Cal Crutchlow
- Momen-Momen Haru Selebrasi Jack Miller di MotoGP Jerez: Seisi Paddock Ikut Senang
- Jack Miller Akui 'Nangis Seperti Bayi' Usai Menangi MotoGP Jerez
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 31 Oktober 2026 14:43Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
-
Otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 31 Oktober 2026 23:47Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:39Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
-
Liga Inggris 31 Oktober 2026 22:02Lisandro Martinez yang Konyol!
BERITA LAINNYA
-
otomotif 31 Oktober 2026 14:43Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
-
otomotif 31 Oktober 2026 10:47Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
-
otomotif 31 Oktober 2026 10:32Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
MOST VIEWED
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
Aspal Sirkuit Sepang Hancur Jelang MotoGP Malaysia 2026, Pembalap Mengeluh Sebut Lintasan Mirip Arena Motocross!
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Petronas Grand Prix of Malaysia 2026: Marquez Ingin Menjauh, Aprilia Menolak Menyerah
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
