
Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller, sukses membuat paddock MotoGP di Jerez, Spanyol, Minggu (2/5/2021), mengharu biru. Mengingat ia merupakan salah satu rider yang supel dan punya banyak teman di kejuaraan ini, banyak orang yang bersuka cita ikut merayakan kemenangan besarnya.
Miller memang belum lagi menang sejak MotoGP Belanda pada 2016, meski sukses meraih sembilan podium bersama Pramac Racing pada 2019 dan 2020. Tiga seri perdana musim ini juga berjalan berat baginya, hingga ia banjir kritik tajam dan merasa ragu pada dirinya sendiri. Namun, ia mencoba fokus sejak latihan perdana selama di Jerez.
Miller pun untuk pertama kalinya musim ini mampu start dari barisan pertama, tepatnya dari posisi ketiga. Ia pun menjalani start dengan baik, langsung memimpin balapan, walau sempat tersalip sang sahabat, Fabio Quartararo, pada Lap 4. Namun, pada Lap 14, El Diablo mengalami masalah arm pump dan posisinya terus melorot.
Emosi Bagai Rollercoaster

Miller pun senang melihat marginnya dari Quartararo terus menipis. Tapi saat sadar masih ada 11 lap tersisa, rider Australia ini sempat ragu bisa mempertahankan ritmenya sampai akhir. Namun, nyatanya Miller justru sukses merebut kemenangan, yang juga merupakan kemenangan perdananya sebagai rider tim pabrikan Ducati.
"Jujur saja, rasanya sungguh di luar nalar. Sejak melihat bendera finis, bahkan sejak Tikungan 12, emosi saya bagaikan rollercoaster, dan tak ada henti-hentinya. Saya menangis dan sesenggukan seperti bayi, dan kemudian merasa marah. Entahlah, sulit untuk menggambarkan perasaan saya," ujarnya kepada Matt Birt via MotoGP.com.
Pembalap berusia 26 tahun ini pun menyatakan bahwa performanya sepanjang akhir pekan di Jerez memang sangat fenomenal. Mengingat cedera arm pump-nya sudah pulih total, ia pun bisa benar-benar fokus pada performa. Pada sesi FP1 dan FP4, ia pun fokus menjalani lapnya sendiri, tanpa membuntuti rider lain.
Terima Kasih pada 4 Bos Besar Ducati
"Saat saya melihat Fabio mulai mundur, saya merasa harus mencobanya. Saya melihat berapa banyak lap yang tersisa, lalu berpikir, 'Ini berarti kau akan di depan sendirian begitu lama, apakah kauyakin bisa melakukannya?' Saya melakukan obrolan dengan diri saya sendiri di dalam helm," ungkap rider berjuluk The Thriller ini.
Miller pun tak lupa berterima kasih kepada keluarganya dan empat petinggi Ducati, yang sudah merangkulnya sejak 2018. Mereka adalah CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali; General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna; Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, dan Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi.
"Saya berterima kasih kepada orang-orang Ducati, dari Gigi, Davide, Paolo, dan juga Claudio. Claudio selalu ada di sudut saya selama ini, percaya pada saya. Saya takkan bisa cukup berterima kasih kepada mereka. Saya tak bisa cukup berterima kasih kepada ibu, ayah, dan semua orang. Emosi saya sungguh meluap-luap," pungkas Miller.
Sumber: MotoGP
Video: Ketika Valentino Rossi dan Lewis Hamilton Tukar Kendaraan Balap
Baca Juga:
- Klasemen Sementara Formula 1 2021 Usai Seri Portimao, Portugal
- Hasil Balap Formula 1 GP Portugal: Lewis Hamilton Rebut Kemenangan
- Klasemen Sementara MotoE 2021 Usai Seri Jerez, Spanyol
- Hasil Balap MotoE Jerez: Alessandro Zaccone Raih Kemenangan Perdana
- Nestapa Quartararo, Kebahagiaan Miller: Inilah Reaksi Netizen Soal MotoGP Jerez
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 12:17Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
-
Liga Champions 21 Januari 2026 11:36 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 11:28Mikel Arteta Benarkan Wonderkid Arsenal Ini Segera Cabut dari Emirates Stadium
-
Liga Spanyol 21 Januari 2026 11:07Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 17:23 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:59 -
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026 16:42 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:38 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:31 -
Liga Champions 21 Januari 2026 16:09
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/2324058/original/029514300_1533785565-508390.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479752/original/002740200_1768988813-2d8a8ac0-e1a1-497e-941e-a229e99a393a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478844/original/040720200_1768943914-BodoGlimt_vs_Man_City_lagi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479692/original/057742100_1768986387-Juru_Bicara_KPK_Budi_Prasetyo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479735/original/039501900_1768987850-Kades_di_Sragen_mandi_lumpur.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478841/original/029387100_1768943182-AP26020727701192.jpg)

