Casey Stoner Penasaran Performa Remy Gardner di MotoGP 2022

Casey Stoner Penasaran Performa Remy Gardner di MotoGP 2022
Pembalap Red Bull KTM Ajo, Remy Gardner (c) AP Photo

Bola.net - Juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 asal Australia, Casey Stoner, turut bahagia untuk sang kompatriot, Remy Gardner, yang dipastikan bakal naik ke kelas para raja pada 2022. Lewat MotoGP.com, Selasa (8/6/2021), Stoner mengaku penasaran pada kiprahnya nanti.

Pengumuman naiknya Gardner ke MotoGP ini dirilis sepekan lalu, menjelang Seri Catalunya. Rider Red Bull KTM Ajo Moto2 ini pun bakal bernaung di Tech 3 KTM Factory Racing, menggantikan salah satu dari Danilo Petrucci dan Iker Lecuona.

Gardner, yang juga anak dari juara dunia GP500 1987 Wayne Gardner, telah menjalani debut Grand Prix pada 2015 dan kini tengah memimpin klasemen sementara Moto2, usai merebut enam podium dalam tujuh seri perdana, termasuk dua kemenangan.

Naik ke MotoGP Berkat Pembuktian Sendiri

Naik ke MotoGP Berkat Pembuktian Sendiri

Casey Stoner (c) Ducati

Dengan naik kelasnya Gardner, maka Jack Miller takkan jadi rider tunggal dari Australia. Ini adalah pertama kalinya dua rider Negeri Kangguru turun di MotoGP, yakni sejak Stoner dan Chris Vermeulen pada 2009. Stoner sendiri ikut bangga catatan ini kembali terulang.

"Bakal sangat hebat mendapati satu rider lagi dari Australia di kategori tertinggi, mengingat sudah lama sejak kami punya dia rider Australia berkompetisi di MotoGP. Remy benar-benar datang berkat pembuktiannya sendiri, terutama tahun ini," ujar Stoner.

"Kita sudah lihat ia menjadi dewasa selama beberapa tahun terakhir, dan ini sangat menyenangkan untuk dilihat. Dengan kesempatan besar seperti yang ia dapatkan, bakal menyenangkan pula untuk melihat apa yang akan ia sajikan kepada kami tahun depan," lanjutnya.

Jack Miller 'Terbang ke Bulan' untuk Remy Gardner

Jack Miller 'Terbang ke Bulan' untuk Remy Gardner

Pembalap Ducati Lenovo Team, Jack Miller (c) AP Photo

Kepada Crash.net sehari usai pengumuman dirilis, alih-alih merasa tersaingi, Miller justru ikut berbunga-bunga melihat Gardner akan menyusulnya. Sama-sama harus merantau ke Eropa sejak belia, Miller memang diketahui kerap memberikan dukungan moral kepada rider 23 tahun itu.

"Begitu mega. Jujur saja, rasanya tak nyata. Saya terbang ke bulan untuknya. Remy harus melakukan kerja ekstra keras dengan turun di Moto3, kemudian kembali ke Kejuaraan Moto2 Spanyol, kemudian kembali ke Moto2 bersama Tech 3, dan lalu bekerja menuju puncak," tutur The Thriller.

"Mendapatkan kans turun di MotoGP jelas gebrakan besar untuknya. Kini semua sudah beres, ia jadi bisa fokus mencoba memperebutkan gelar di Moto2. Ini sangat hebat bagi Australia, bisa punya satu rider lagi untuk ditonton secara begadang. Sungguh menyenangkan," pungkas rider 26 tahun itu.

Sumber: MotoGP, Crashnet