
Bola.net - - Pebalap LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow mengaku kondisi engkelnya terasa lebih baik dari dugaan selama dirinya menjalani tiga hari uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pekan lalu. Hal ini disampaikan Crutchlow kepada Crash.net usai mencatatkan waktu tercepat keenam pada hari terakhir uji coba, Jumat (8/2).
Crutchlow memang diketahui mengalami keretakan yang cukup kompleks pada beberapa tulang kakinya di bagian engkel, usai kecelakaan hebat di Australia pada akhir Oktober lalu. Meski hanya menduduki posisi 14 pada hari pertama uji coba, Crutchlow langsung kembali ke performa terbaik, dengan menduduki posisi 5 dan 6 pada dua hari terakhir.
"Kondisi engkel saya lebih baik dari dugaan. Saya merasa lebih buruk dibanding sepekan lalu, tapi ini karena tiga hari uji coba. Saya kira bakal lebih buruk, tapi pada malam hari saya bisa mengurangi pembengkakan. Tapi hari ini (Jumat) saya kesakitan. Ibu jari kaki saya sangat sakit, dan ini tak saya rasakan selama berbulan-bulan. Tapi tak masalah," ujarnya.
Seperti Ditabrak Bus
Dalam uji coba ini, Crutchlow pun menjadi salah satu dari enam rider yang berhasil mematahkan rekor lap Jorge Lorenzo bersama Ducati tahun lalu. Padahal Crutchlow masih tak maksimal dalam menggerakkan kakinya di sekitar rem belakang dan footpeg motor RC213V miliknya.
"Kondisi saya tergolong baik, mengingat saya tak berkendara selama tiga bulan. Tapi jangan salah, setiap kali bangun pagi, saya merasa habis ditabrak bus! Saat berkendara, saya baik-baik saja. Tapi sekalinya turun dari motor... Jadi, secara fisik, persiapan saya baik untuk berkendara dan turun di uji coba ini," ungkap rider 33 tahun ini.
Jajal Dua Motor Sekaligus
Cedera ini sempat memaksanya absen dalam uji coba Valencia dan Jerez pada November lalu, hingga ia harus mengejar ketertinggalan proses adaptasi selama di Sepang. Dalam uji coba ini ia harus mengendarai dua RCV sekaligus, yakni versi 2018 dan 2019. Meski begitu, ia tak merasakan adanya masalah pada ban depan motornya seperti tahun lalu.
"Anda harus melihat kecelakaan saya dengan cara berbeda, karena ketika para rider Honda jatuh, itu karena kami terlalu menekan ban depan. Tapi feeling saya dengan ban depan saat ini benar-benar kebalikannya. Saya tak merasakan adanya beban pada ban depan seperti tahun lalu. Mungkin mereka telah memperbaikinya dan kami harus menyesuaikan setup," tutupnya.
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bundesliga 7 Maret 2026 04:57 -
Liga Eropa Lain 7 Maret 2026 04:50 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:47 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 04:44 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:39 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:29
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

