Cuma Finis ke-8, Fabio Quartararo: Yang Jadi Masalah Bukan Long Lap Penalty

Anindhya Danartikanya | 8 Agustus 2022 11:58
Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, kecewa hanya finis kedelapan di MotoGP Silverstone, Inggris, Minggu (7/8/2022). Uniknya, ia mengakui penyebab hasil jeblok ini bukanlah long lap penalty, melainkan kesalahan dalam memilih ban belakang. El Diablo diketahui memakai komponen medium ketimbang keras seperti tiga rider terdepan.

Start keempat, Quartararo merangsek ke posisi kedua pada lap pembuka. Namun, pada Lap 4, ia harus menjalani long lap penalty, yakni hukuman yang ia terima usai bertabrakan dengan Aleix Espargaro di Seri Assen, Belanda. Saat kembali ke trek, ia pun duduk di posisi kelima. Sejak itu, Quartararo seolah kehilangan tajinya dan sulit bertahan di depan.

Rider Prancis ini pun digempur aksi salip dari Jorge Martin, Maverick Vinales, dan Miguel Oliveira. Alhasil, ia harus rela melihat kemenangan jatuh ke tangan Pecco Bagnaia, yang diikuti oleh Vinales di posisi kedua dan Jack Miller di posisi ketiga. Menurut Quartararo, YZR-M1 sangat sulit diajak bertarung jika melaju di belakang banyak motor rival.

1 dari 3 halaman

Kesalahan Tak Jajal Ban Keras

"Saya pikir long lap penalty bakal lebih merugikan. Ternyata tak buruk. Ban belakang saya lah yang sangat buruk. Di belakang banyak rider, motor kami tak bisa dikendarai. Ketika hanya ada satu motor, situasinya oke. Sekalinya lebih dari satu motor, ban belakang jadi sangat panas dan kami kehilangan performa. Usaha menyalip jadi mimpi buruk," ujar Quartararo via Crash.net.

"Saya rasa saya bisa bertahan di depan tanpa long lap. Pasalnya, masalah kami bukan jarak waktu dari pemenang. Kami kehilangan 1,5 detik, dan ini tidak buruk. Jika hanya ada satu motor di depan dan saya kehilangan 1,5 detik, semua masih oke. Namun, ketika saya ada di di belakang banyak pembalap, ban belakang saya jadi superpanas," lanjutnya.

Juara dunia bertahan ini menyatakan bahwa ia dan timnya melakukan kesalahan besar dengan tak pernah menjajal ban belakang keras sepanjang akhir pekan. Andai memakai ban itu, mungkin panas yang terjadi takkan sampai membuat bannya aus dengan cepat. Meski begitu, ia cukup puas dengan performa ban depan lunak yang ia pilih.

2 dari 3 halaman

Kembali Waspadai Gerakan Pecco Bagnaia

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP

"Dengan ban keras, mungkin bakal lebih baik. Namun, selalu mudah ngomong begini setelah balapan. Kami tak menjajal ban keras sebelum balapan. Kami salah karena tak mencobanya. Padahal, dalam kondisi seperti ini, superpenting pakai ban itu. Namun, ban depan lunak saya oke. Biasanya saya benci ban lunak, tetapi di trek ini kerjanya oke," ucap El Diablo.

Dengan hasil finisnya yang tak memuaskan ini, ditambah kemenangan Bagnaia, Quartararo pun memiliki satu tambahan rival dalam perebutan gelar. Pasalnya, kini tak hanya Espargaro yang ketat membuntutinya di klasemen, melainkan juga Bagnaia yang kini merangsek ke peringkat ketiga dengan ketertinggalan 49 poin saja darinya.

"Kami nyaris kalah poin setara dua balapan dari Pecco! Jadi, jelas saya lihat Pecco sebagai rival yang lebih sengit dalam perebutan gelar. Kami harus membiasakan diri. Pada Jumat, Ducati lebih lamban, karena motor kami sangat mirip dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, sekalinya menjalani lebih banyak lap, mereka lebih cepat dari kami," tutup Quartararo.

3 dari 3 halaman

Klasemen Sementara MotoGP 2022

Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo (c) Yamaha MotoGP
  1. Fabio Quartararo - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 180
  2. Aleix Espargaro - Aprilia Racing - Aprilia - 158
  3. Francesco Bagnaia - Ducati Lenovo Team - Ducati - 131
  4. Enea Bastianini - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 118
  5. Johann Zarco - Prima Pramac Racing - Ducati - 114
  6. Jack Miller - Ducati Lenovo Team - Ducati - 107
  7. Brad Binder - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 98
  8. Alex Rins - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 84
  9. Maverick Viñales - Aprilia Racing - Aprilia - 82
  10. Miguel Oliveira - Red Bull KTM Factory Racing - KTM - 81
  11. Jorge Martin - Prima Pramac Racing - Ducati - 81
  12. Joan Mir - Team SUZUKI ECSTAR - Suzuki - 77
  13. Marco Bezzecchi - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 61
  14. Marc Marquez - Repsol Honda Team - Honda - 60
  15. Luca Marini - Mooney VR46 Racing Team - Ducati - 56
  16. Takaaki Nakagami - LCR Honda IDEMITSU - Honda - 45
  17. Pol Espargaro - Repsol Honda Team - Honda - 42
  18. Alex Marquez - LCR Honda CASTROL - Honda - 27
  19. Franco Morbidelli - Monster Energy Yamaha MotoGP - Yamaha - 26
  20. Fabio Di Giannantonio - Gresini Racing MotoGP - Ducati - 18
  21. Darryn Binder - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  22. Andrea Dovizioso - WithU Yamaha RNF MotoGP Team - Yamaha - 10
  23. Remy Gardner - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 9
  24. Raul Fernandez - Tech3 KTM Factory Racing - KTM - 5
  25. Stefan Bradl - Repsol Honda Team - Honda - 0
  26. Michele Pirro - Aruba.it Racing - Ducati - 0
  27. Lorenzo Savadori - Aprilia Racing - Aprilia - 0

Sumber: Crashnet

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR