FOLLOW US:


Danilo Petrucci: Sulit Jadi Teman Andrea Dovizioso Sejak Mugello 2019

11-01-2021 14:31

 | Anindhya Danartikanya

Danilo Petrucci: Sulit Jadi Teman Andrea Dovizioso Sejak Mugello 2019
Marc Marquez, Danilo Petrucci, dan Andrea Dovizioso, © AP Photo

Bola.net - Danilo Petrucci dan Andrea Dovizioso sudah bersahabat sejak lama, namun Petrucci menyatakan bahwa usai dirinya memenangi balapan di MotoGP Mugello, Italia, pada 2019, pertemanan mereka sungguh diuji. Kepada GPOne, Minggu (10/1/2021), ia bahkan menyebut insiden MotoGP Aragon 2020 memperburuk situasi.

Dalam balapan di Mugello pada 2019, Petrucci meraih kemenangan usai berduel sengit dengan Dovizioso dan Marc Marquez sampai lap terakhir. Dovizioso yang akhirnya finis ketiga, mengkritik tajam manuver agresif Petrucci pada dirinya dan Marquez pada tikungan pertama pada lap pamungkas.

"Sejak Mugello 2019, kami menyadari bahwa bakal sulit melakukan apa yang sudah lama kami lakukan bersama. Jika memperebutkan kemenangan, Anda tak boleh memikirkan tandem Anda. Anda tak boleh saling bantu, melainkan hanya berpikir caranya menjadi yang terbaik," ungkap Petrucci.

1 dari 3

Saking Akurnya, Sampai Sempat Bikin Heran

Saking Akurnya, Sampai Sempat Bikin Heran
Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci © Ducati

Di Aragon tahun lalu, Petrucci yang baru menang di Le Mans, mencuri angin dengan melaju di belakang 'Dovi' di sesi Kualifikasi 1 (Q1) dan jadi yang tercepat. Sejatinya ini tindakan yang wajar saja dilakukan seorang pembalap. Namun akibat ulah 'Petrux', Dovizioso hanya duduk di posisi ketiga dan gagal lolos ke Kualifikasi 2 (Q2).

Usai kualifikasi, Dovizioso blak-blakan menyebut tindakan Petrucci tidak cerdas, dan makin naik pitam usai hanya finis ketujuh dalam balapan keesokan harinya. Keduanya bicara empat mata dalam perjalanan pulang ke Italia usai balap, tapi sejak itu pertemanan mereka justru renggang.

"Dengan Andrea, apa yang terjadi di Aragon memang jadi peretak pertemanan kami. Hubungan kami tadinya merupakan hal yang tak pernah dilihat orang di MotoGP. Tapi kami sendiri pula yang pertama tahu bahwa jika ada di dalam balapan dan kualifikasi, Anda tak boleh peduli pada rider lain," kisah Petrucci.

2 dari 3

Sudah Banyak Momen Panas

Rider Italia ini pun tak memungkiri, sejak bertandem di Ducati Team pada 2019, mereka kerap bersitegang dan ia sangat menyayangkan pertemanannya dengan Dovizioso merenggang. Di sisi lain, Petrucci sadar betul bahwa tugas utama pembalap memang mengalahkan rider lain, sekalipun di luar trek mereka merupakan kawan baik.

"Ada banyak momen panas di antara kami, bahkan yang tak terlihat oleh kamera. Saya sedih atas peristiwa yang terjadi Aragon. Tapi saya sendiri memang berusaha sebaik mungkin sekalinya menutup visor helm. Saya minta maaf atas peristiwa ini, meski saya rasa insiden itu tak benar-benar merusak pertemanan kami," ujarnya.

Di lain sisi, Petrucci yang musim depan akan membela Tech 3 KTM Factory Racing, juga berharap Dovizioso bisa kembali ke MotoGP dalam waktu dekat. "Saya pun berharap Andrea bakal dapat tempat di MotoGP, ia salah satu rider terbaik yang pernah ada di MotoGP," pungkas pembalap berusia 30 tahun ini.

Sumber: GPOne

3 dari 3

Video: Alex Rins Menangi MotoGP Aragon 2020