
Bola.net - Usai secara menggemparkan diumumkan meninggalkan Suzuki Ecstar dan MotoGP, Davide Brivio akhirnya muncul ke publik untuk pertama kali sebagai Direktur Balap Alpine F1 Team di Formula 1 2021. Kemunculan Brivio ini terjadi di sela peluncuran tim, Selasa (2/3/2021). Kepada Autosport, Brivio mengakui ini bukanlah keputusan mudah.
Brivio memang sudah lama berkecimpung di dunia balap motor, pertama kali pada era 1990an sebagai press officer tim-tim balap di WorldSBK. Pada awal 2000an, ia ditunjuk sebagai Manajer Yamaha Factory Racing. Lewat rayuan mautnya, Brivio berhasil memboyong Valentino Rossi dari Repsol Honda ke Yamaha pada 2004.
Pada 2013, Brivio pun menjabat sebagai Manajer Tim Suzuki Ecstar. Meski jatuh bangun dalam proses kembali ke MotoGP, Suzuki menjadi tim yang kompak dan solid di bawah kepemimpinan Brivio. Kerja keras mereka pun berujung pada gelar dunia pada 2020 lewat Joan Mir, usai penantian selama 20 tahun.
Cinta pada MotoGP, Tapi Formula 1 Itu Impian
📸 Alpine A521
— Alpine F1 Team (@AlpineF1Team) March 2, 2021
🎙 Renault E-TECH 20B
🇫🇷 @OconEsteban
🇪🇸 @alo_oficial #A521Launch
💙 in the comments if you’re in love! pic.twitter.com/eWgwmKRziN
Namun, awal Januari, Suzuki menghebohkan paddock MotoGP lewat pengumuman hengkangnya Brivio. Bulan lalu, giliran Alpine yang mengumumkan bergabungnya pria Italia itu. "Tentu tidak mudah meninggalkan tim lama saya, begitu juga lingkungan yang sudah saya kenal dengan baik," ungkap pria yang juga eks manajer pribadi Rossi ini.
"Formula 1 telah menjadi impian saya sejak lama, dan rasanya menyenangkan bagi saya bisa memulai sesuatu yang benar-benar baru, sekaligus masuk ke lingkungan yang baru. Jelas ada banyak hal yang harus saya pelajari dan pahami, namun hal ini memberikan adrenalin, oksigen bagi saya untuk bekerja keras," lanjutnya.
Brivio pun akan bekerja dengan dua kali juara dunia F1 yang sempat vakum dua musim belakangan, Fernando Alonso, begitu juga pembalap muda Prancis, Esteban Ocon. Brivio menyatakan, meski berat meninggalkan Suzuki, dirinya kemungkinan besar akan menyesal andai tak menerima tawaran dari Alpine.
Tugas Baru di Alpine F1 Team, Fokus Operasional di Trek
"Ini kesempatan yang saya rasa harus saya ambil. Mungkin saya bakal menyesal jika tak mengambilnya. Jadi, kini di sini lah saya, dan saya akan coba bekerja sebaik mungkin, dan saya harap bisa berkontribusi di Alpine F1 Team lewat pengalaman saya. Ini takkan mudah, saya bakal butuh waktu, tapi saya sangat berkomitmen untuk coba terlibat sebaik mungkin," tutur Brivio.
Brivio juga menjelaskan peran barunya di Alpine. Ia akan berwenang mengatur operasional tim. Alpine merasa harus mengeluarkan potensi penuh mobil mereka. Untuk melakukannya, mereka harus menyatukan lebih dari 1000 kepala yang bekerja baik di Enstone, Viry, maupun trek. Brivio lah yang bertugas memimpin skuad yang ada di sirkuit.
"Kami akan membawa orang dengan jumlah terbatas di sirkuit, namun di sana lah kami harus mengeluarkan seluruh potensi mobil. Saya lah yang berwenang atas itu semua. Tentu saya bukan insinyur, tapi saya harus memastikan bahwa para insinyur, mekanik, pembalap kami, dan semua orang yang terlibat bekerja dengan baik," tutupnya.
Sumber: Autosport
Video: Gaya Nyeleneh Valentino Rossi di MotoGP
Baca Juga:
- Franco Morbidelli Baru Seriusi MotoGP Usai Dibayangi Performa Fabio Quartararo
- Franco Morbidelli: Kalau Saya Sukses, Valentino Rossi Pasti Bangga
- Galeri: 12 Ragam Corak Motor Valentino Rossi Selama Berlaga di MotoGP
- Franco Morbidelli: Persahabatan dengan Valentino Rossi Lebih Penting daripada MotoGP
- Petronas Yamaha SRT Sebut Franco Morbidelli 'Seniman' Balap Motor
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 Maret 2026 04:39 -
Liga Italia 7 Maret 2026 04:29 -
Bundesliga 7 Maret 2026 04:27 -
Liga Italia 7 Maret 2026 00:28 -
Bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
Liga Italia 6 Maret 2026 23:13
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

