
Bola.net - Mengingat para pebalapnya memakai dua motor berbeda di MotoGP musim ini, Pramac Racing pun juga menyediakan dukungan teknis yang cukup berbeda pula untuk Jack Miller dan Francesco Bagnaia. Tak hanya itu, sumber data dan cara analisis performa mereka juga memiliki arahan berbeda.
Musim ini, Miller mendapatkan Desmosedici GP19, yakni spek yang sama dengan kedua rider pabrikan Ducati Team, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci. Di sisi lain, Bagnaia yang berstatus debutan, memakai Desmosedici GP18, motor yang dikendarai Dovizioso dan Jorge Lorenzo musim lalu.
Kedua spek ini memiliki detail berbeda, yang juga membuat metode kerja Miller dan Bagnaia berkebalikan di setiap pekan balap, terutama di area setup. Bagnaia, yang akrab disapa 'Pecco' mengaku sangat memperhatikan data Lorenzo musim lalu, mengingat gaya balap mereka sering dibanding-bandingkan sejak lama.
"Jelas saya lihat data Dovi, karena ia rider tercepat di antara kami semua. Tapi saya juga lihat data Petrux dan Jack. Selain itu, saya juga baca data Jorge, karena motornya mirip dengan milik saya. Gaya balap kami juga bisa dibandingkan, karena sangat mirip. Jadi saya bisa memahami beberapa hal dengan baik," ujar juara dunia Moto2 2018 ini kepada Motorsport Total.
Miller Jadikan Tim Pabrikan Acuan Utama

Tahun lalu, Lorenzo sukses meraih tiga kemenangan di atas GP18, dan sangat cepat di berbagai trek, atas alasan ini pula data Lorenzo sangat penting bagi Bagnaia. Apalagi rider Italia tersebut mengalami banyak kesulitan di 9 seri pertama: lima kali gagal finis dan hanya sekali masuk posisi 9 besar.
Situasi berbeda pun dialami Miller, yang sempat naik podium usai finis ketiga di Austin. Ia juga konsisten ikut memperebutkan podium. Meski tiga kali gagal finis, ia terhitung lima kali masuk posisi 6 besar. JackAss pun mengaku lebih dalam mengamati data para rider tim pabrikan.
"Tahun lalu motor saya (GP17) berbeda dibanding rider lainnya. Tapi kini kami semua punya model yang sama. Kami memulai musim ini dari titik yang sama seperti akhir tahun lalu. Meski begitu, kami makin dekat secara bertahap. Bisa dikatakan sejak Argentina," ungkap Miller.
Hanya Beda Metode Kerja
Rider berusia 24 tahun ini pun mengaku hanya ada perubahan kecil pada GP19 miliknya, dan hanya dilakukan pada hal-hal mendasar, seperti setup, pemilihan ban, dan cara kerjanya di sepanjang pekan balap.
"Pada kebanyakan pekan balap, kami mulai dengan dua kali turun lintasan di sesi latihan pertama, dan memakai ban yang sama, mungkin hanya untuk melakukan penyesuaian pengereman atau lainnya. Kami hanya mengubah geometri di Jerez, karena kami tampil sangat buruk sepanjang pekan balap," tutupnya.
Menjelang MotoGP Ceko pada 2-4 Agustus nanti, Miller tengah menyandang status rider tim independen terbaik dengan 70 poin di peringkat ketujuh. Sementara itu, Bagnaia ada di peringkat ke-21 dengan koleksi 11 poin saja, tertinggal 56 poin dari debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo di peringkat kedelapan.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 22 Juli 2026 21:57Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 22 Juli 2026 23:27Mikrobus Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 3 Penumpang Tewas
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:57Ketua DPRD Bone Dipolisikan Buntut Dugaan Aniaya Staf karena Kue
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:28Jalan Keluar Agar Tak Lagi Bermalam di Stasiun Cikarang
-
Liputan6 22 Juli 2026 21:22Dishub DKI Bangun Pelican Crossing di Bekas JPO Tendean
MOST VIEWED
Bukan Juara, tetapi Paling Diburu! Ing Asavanund Jadi Magnet Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika
MAXI Race Jadi Daya Tarik Baru Yamaha Sunday Race 2026 di Mandalika: Ketika Skutik Premium Ikut Balapan
David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
Jadwal Yamaha Sunday Race Hari Kedua, Minggu 19 Juli 2026
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304715/original/052585800_1784737644-1001369976.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304704/original/016390800_1784735476-1001487600.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304689/original/021470600_1784732248-903084.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715363/original/041394300_1782801197-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_13.19.27.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303555/original/038246300_1784643457-57344.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297615/original/034322700_1784100838-IMG_8537.jpeg)
