
Bola.net - Crew chief Francesco Bagnaia, Cristian Gabarrini, menyebut pembalapnya itu seolah resmi masuk 'klub eksklusif' usai memenangi MotoGP Aragon, Minggu (12/9/2021). Pasalnya, MotorLand Aragon adalah trek yang dikenal tak cocok untuk Ducati. Tak hanya itu, 'Pecco' juga membekuk raja trek tersebut: Marc Marquez.
Start dari pole, Bagnaia langsung memimpin balapan, namun tak pernah lepas dari kejaran Marquez. Pada empat lap terakhir, Marquez akhirnya melakukan serangan, dan keduanya saling salip tujuh kali. Namun, Bagnaia mampu tampil tenang dan selalu mampu membalas manuver Marquez. Alhasil, Bagnaia pun menang.
Ini kemenangan perdana Bagnaia di MotoGP sekaligus yang pertama bersama Ducati. Ini juga kemenangan pertama Ducati di Aragon sejak 2010 lewat Casey Stoner, yang kala itu juga didampingi Gabarrini sebagai crew chief-nya. Mengalahkan Marquez di daerah kekuasaannya juga diyakini Gabarrini sebagai hasil super memuaskan.
Tak Hitung Aksi Saling Salip Bagnaia vs Marquez

"Kami tahu betapa cepatnya Marc dan Honda di Aragon. Kami tahu ia akan menyulitkan kami. Namun, Anda takkan pernah bisa benar-benar siap, dan ini justru memberi nilai lebih pada kemenangan Pecco: menang di Aragon sekaligus membekuk Marc. Marc memang belum mencapai kondisi terbaiknya, namun rider yang finis ketiga, Joan Mir, tertinggal empat detik," ujar Gabarrini.
Gabarrini, yang juga eks insinyur Honda untuk Marquez pada 2013-2014 juga mengaku takjub pada ketenangan Bagnaia dalam menjalani momen-momen menegangkan pada lap-lap terakhir. Menurutnya, kemampuan ini merupakan hal yang tak boleh diremehkan dari seorang pembalap, apalagi jika sang pembalap melawan Marquez.
"Saya tak menghitung berapa kali mereka saling salip, saya rasa tujuh kali, dan dalam semua manuver itu Pecco bersikap 'dingin' dan berpikir jernih. Hal ini adalah sesuatu yang tak boleh diremehkan, apalagi ketika Marc ada di belakang Anda. Kemenangan ini akan membawa Pecco selangkah lebih maju," ungkapnya.
Berkat Kekompakan Para Rider Ducati

Pria yang juga eks crew chief Jack Miller dan Jorge Lorenzo ini juga menyatakan bahwa, selain kekuatan Bagnaia, kemenangan ini juga terwujud berkat kekompakan para pembalap Ducati yang mendorong para insinyurnya untuk melakukan evolusi pada motor Desmosedici, yang sebelumnya dikenal lemah di tikungan.
"Berkali-kali kami dekat dengan kemenangan, dan ini semua terwujud berkat Pecco dan evolusi motor yang makin maju berkat saran dari Pecco dan pembalap lainnya. Saya rasa Pecco sangat baik dalam memahami kekuatan dan kelemahannya sendiri dalam balapan ini," tutur pria yang sukses juara bareng Stoner pada 2007 dan 2011 ini.
"Pecco sangat baik dalam menahan Marc. Saya selalu percaya padanya, saya selalu menyukainya. Jika tidak, saya takkan mau mendampinginya. Namun, bagi pembalap MotoGP, meraih kemenangan perdananya, apalagi dengan cara ini, bagaikan bergabung dengan klub eksklusif," pungkas pria asal Italia tersebut.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Kecewa Gagal Menang di Aragon, Fabio Quartararo: Tapi Ini Bukan Bencana
- Ducati Gores Ulang Sejarah, Inilah 9 Catatan Menarik dari MotoGP Aragon
- Ducati Bangga Pecco Bagnaia Kalahkan 'King of Aragon'
- Marc Marquez Angkat Topi untuk Pecco Bagnaia: Mirip Andrea Dovizioso!
- Pecco Bagnaia: Kelegaan Besar Bisa Rebut Kemenangan Perdana di MotoGP
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
Otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Juni 2026 07:00Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
-
Liga Inggris 7 Juni 2026 06:00Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
BERITA LAINNYA
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Klasemen Pembalap MotoGP 2026
-
otomotif 6 Juni 2026 20:37Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 20:10CFD Rasuna Said Kembali Hadir Besok, Simak Keseruannya
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7423398/original/034099100_1780200717-CFD_Rasuna_Said.jpeg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)

