FOLLOW US:


Ducati: MotoGP Harus 'Kreatif' Hadapi Pandemi Virus Corona

01-04-2020 12:12

 | Anindhya Danartikanya

Ducati: MotoGP Harus 'Kreatif' Hadapi Pandemi Virus Corona
Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci © Ducati

Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, meyakini bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk menentukan kalender MotoGP 2020 terbaru, setelah musim balap kali ini ditunda akibat pandemi virus corona (Covid-19). Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dengan GPOne.

Cara Dorna Sports dalam menunda musim balap kali ini memang diacungi jempol oleh peserta MotoGP, karena mereka melakukan komunikasi yang sangat baik. Namun, mereka juga dikabarkan dikritik karena terus merilis kalender baru saat sebuah seri mengalami penundaan.

Menurut Ciabatti, hal terbaik yang dilakukan adalah tetap bersikap tenang dan tak gegabah mengambil keputusan selama solusi nyata belum bisa diraih akibat situasi yang tak menentu seperti ini. Pasalnya, tak seorang pun tahu kapan pandemi ini akan berakhir.

1 dari 4

Tak Ada Gunanya Revisi Jadwal Terus-terusan

"Saat ini saya rasa tak ada gunanya memikirkan cara untuk merevisi kalender balap. Kami hanya berharap bisa mulai pada musim panas, atau menjalani beberapa balapan di beberapa negara pada September, dan kemudian kami harus menggunakan sedikit kreativitas dan imajinasi," ujar Ciabatti.

Pria asal Italia ini juga mengaku yakin Dorna Sports tak lagi ngotot tetap menggelar 19 seri tersisa tahun ini jika melihat situasi kesehatan dunia. Meski semua orang ingin menggelar balapan sebanyak mungkin, Ciabatti yakin semua juga sepakat balapan hanya bisa digelar jika situasinya mendukung.

"Saya yakin Dorna tak berpikir untuk menggelar 19 seri. Mereka hanya akan ambil jumlah minimum yang bisa digelar di negara yang situasinya memang mendukung kesehatan, atau yang bersedia menyambut ribuan orang dari seluruh dunia. Kami harus merombak cara balapan, dan kami harus mulai dengan cara berbeda," ungkapnya.

2 dari 4

Minta FIM Longgarkan Ketentuan

Dorna Sports diketahui wajib menggelar minimal 13 balapan per musim jika menilik kontraknya dengan FIM. Meski begitu, Ciabatti menyatakan bahwa ketentuan ini seharusnya dilunakkan jika melihat situasi dunia sekarang.

"Dalam situasi darurat seperti ini, kami harus melupakan berbagai limit yang telah ditentukan Federasi. Saat ini semua kejuaraan olahraga sedang dihentikan. Jadi kami harus memulai lagi ketika situasinya sudah aman. Saya rasa menggelar 12 balapan sudah bisa jadi jumlah yang baik," pungkasnya.

Berikut jadwal sementara MotoGP 2020 terhitung sejak Kamis (27/3/2020).

3 dari 4

Jadwal Balap MotoGP 2020

  1. 8 Maret: Qatar - Losail (malam hari, hanya Moto2 dan Moto3)
  2. 3 Mei: Spanyol - Jerez* (status ditunda, tanggal pengganti belum ditentukan)
  3. 17 Mei: Prancis - Le Mans
  4. 31 Mei: Italia - Mugello
  5. 7 Juni: Spanyol - Barcelona-Catalunya
  6. 21 Juni: Jerman - Sachsenring
  7. 28 Juni: Belanda - Assen*
  8. 12 Juli: Finlandia - KymiRing
  9. 9 Agustus: Ceko - Brno
  10. 16 Agustus: Austria - Red Bull Ring*
  11. 30 Agustus: Inggris - Silverstone
  12. 13 September: San Marino - Misano*
  13. 27 September: Spanyol - MotorLand Aragon
  14. 4 Oktober: Thailand - Buriram
  15. 18 Oktober: Jepang - Twin Ring Motegi
  16. 25 Oktober: Australia - Phillip Island
  17. 1 November: Malaysia - Sepang
  18. 15 November: Amerika Serikat - Austin
  19. 22 November: Argentina - Termas de Rio Hondo
  20. 29 November: Spanyol - Valencia*

*) Dengan MotoE

4 dari 4

Video: Marc Marquez Dikalahkan Sang Adik di MotoGP Virtual Race