
Bola.net - Franco Morbidelli merasa dirinya memang layak mendapat kans membela Monster Energy Yamaha di MotoGP. Alhasil, ketika kans itu berada di genggamannya mulai Seri San Marino di Misano, 17-19 September, ia merasa sangat bahagia. Namun, ia yakin bahwa kans ini ia dapatkan bukan karena Yamaha ingin balas budi padanya.
Seperti yang diketahui, Morbidelli 'menyelamatkan' wajah Yamaha pada 2020 meski ia sekadar mengendarai YZR-M1 versi 2019. Ketika Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi menunjukkan performa yang naik turun, ia justru sukses meraih lima podium dan tiga kemenangan bersama Petronas Yamaha SRT, bahkan jadi runner up.
Ia sejatinya juga masih punya kontrak dengan SRT sampai akhir 2022, namun semua berubah usai Vinales mendadak berpisah dari Yamaha. Morbidelli tadinya dijadwalkan baru membela tim pabrikan pada 2022, namun Vinales dan Yamaha justru berpisah lebih awal, yakni pada 20 Agustus lalu. Alhasil, ia juga membela tim pabrikan lebih awal.
Merasa Yamaha Tak Punya Utang Budi

Sebelum dapat kans pindah ke Monster Energy Yamaha, Morbidelli juga diketahui sudah berulang kali mendorong pabrikan Garpu Tala untuk memberinya M1 spek terbaru, namun selalu gagal. Alhasil, kesempatan kali ini ia yakini sebagai kesempatan yang memang layak ia dapatkan. Namun, ia yakin ini bukan karena Yamaha ingin balas budi.
"Saya merasa layak dapat kans ini. Saya merasa benar-benar layak, dan saya sudah bicara blak-blakan dengan orang-orang di Yamaha. Akhirnya, di sinilah kami. Yamaha tak berutang apa pun pada saya, namun saya merasa saya layak mendapatkan sesuatu. Namun, jelas Yamaha tak berutang budi pada saya," ujarnya via MotoGP.com.
Dalam sesi jumpa pers pada Kamis (16/9/2021), Morbidelli juga membahas soal crew chief-nya. Selama 2,5 tahun belakangan, rider berusia 26 tahun ini didampingi oleh Ramon Forcada, yang pernah merebut tiga gelar MotoGP bersama Jorge Lorenzo. Kombinasi mereka dianggap sangat ideal, namun mereka harus berpisah.
Sudah Terlalu Banyak Perombakan
Pada sisa musim ini, Morbidelli akan bekerja sama dengan Silvano Galbusera, eks crew chief Valentino Rossi yang kini juga jadi crew chief Cal Crutchlow di tim uji coba Yamaha. Meski begitu, juara dunia Moto2 2017 ini berharap bisa reuni dengan Forcada pada 2022, meski Forcada dikabarkan akan bekerja dengan Andrea Dovizioso.
Morbidelli pun menyatakan, keputusan bekerja dengan Galbusera diambil karena Yamaha sudah melakukan banyak perombakan usai Vinales hengkang. "Mulai akhir pekan ini sampai akhir musim nanti, saya akan bekerja dengan Silvano. Saya menikmati masa-masa bekerja dengan Ramon, saya banyak belajar darinya," tuturnya.
"Tapi kami putuskan untuk tak mengubah terlalu banyak hal, karena sudah terlalu banyak pergerakan di dalam kedua tim. Jadi, kami semua sepakat untuk mempertahankan sebanyak mungkin struktur. Tapi untuk musim depan, kita lihat saja nanti," pungkas anggota VR46 Riders Academy ini.
Sumber: MotoGP
Baca Juga:
- Jadwal Live Streaming WorldSBK Catalunya 2021
- Jadwal Live Streaming MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE San Marino 2021 di Misano
- Morbidelli Pindah, Dovizioso Kembali: Inilah Daftar Pembalap MotoGP 2022
- Sah! Andrea Dovizioso Balik ke Yamaha Sampai MotoGP 2022, Dapat Kontrak Pabrikan
- Kontrak Lebih Panjang, Franco Morbidelli Bela Monster Energy Yamaha Sampai MotoGP 2023
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
-
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:27 -
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 8 Maret 2026 02:16 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:41 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:37 -
Liga Inggris 8 Maret 2026 01:27 -
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026 00:30 -
Liga Spanyol 8 Maret 2026 00:00
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524166/original/052134800_1772905097-WhatsApp_Image_2026-03-08_at_00.08.49.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456394/original/065148700_1766853723-ryan-gravenberch-liverpool-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3301784/original/052407700_1605844535-20201120-Apel-gelar-pasukan-wilayah-Kodam-jaya-IMAM-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
