
Bola.net - Pebalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, tertarik membaca data telemetri Jorge Lorenzo selama membela Yamaha, ketika makin menyadari gaya balap mereka cukup mirip. Hal ini ia sampaikan via Motorsport Total.
Quartararo menjalani debut MotoGP pada 2019 dan langsung menggebrak lewat 7 podium dan 6 pole, serta beberapa kali memperebutkan kemenangan. Selain itu, ia juga meraih gelar debutan dan rider independen terbaik.
Banyak pihak menilai bahwa gebrakan El Diablo ini berkat gaya balapnya yang halus, mirip dengan Lorenzo yang selama membela Yamaha sukses meraih tiga gelar dunia, 44 kemenangan dan 40 pole.
Ingin Bandingkan Performa

"Kami hanya dapat data dari tahun ini, tapi saya tertarik untuk melihat data Jorge. Hanya untuk membandingkan dan melihat di mana ia mengerem, bagaimana caranya mempertahankan ritme di tikungan," tutur Quartararo.
Quartararo pun mengaku bahwa Lorenzo memang salah satu panutannya sejak masih belia, dan mengaku takjub melihat performa Lorenzo saat ia sendiri masih turun di Moto3 2015-2016 dan Moto2 2017-2018.
"Ia jelas merupakan panutan berkat gaya balapnya yang halus. Saya ingat ketika saya masih lebih muda dan turun di kelas yang lebih ringan, saya melihatnya melaju sangat cepat," ungkap pebalap berusia 20 tahun ini.
Terbantu Karakter YZR-M1
Di lain sisi, Quartararo juga mengakui dirinya cukup terbantu oleh karakter motor YZR-M1 yang memang dikenal bersahabat dengan berbagai jenis gaya balap, hingga memudahkan para debutan Yamaha beradaptasi.
"Saya hanya duduk di atas motor dan mencoba melaju secepat mungkin. Secara alami, gaya balap saya memang halus, tapi saya juga bisa agresif dengan motor ini, meski tadinya saya juga tak benar-benar agresif," pungkasnya.
Quartararo dan para rider MotoGP lainnya akan kembali turun lintasan dalam uji coba pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 2-4 (shakedown) dan 7-9 Februari.
Baca Juga:
- 8 Duel Sengit Lap Terakhir, Bukti Ketatnya MotoGP 2019
- Johann Zarco: Saya Tanda Tangani Kontrak Ducati, Bukan Avintia
- Mengapa Fabio Quartararo Batal Turun di Sepang 8 Hours 2019?
- Crutchlow Sebut Lorenzo Bakal Lebih Kompetitif Jika Bertahan di Honda
- Ubah Pola Latihan, Alex Marquez Tetap Profesional Meski Setim dengan Kakak
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 31 Januari 2026 03:01 -
Liga Spanyol 31 Januari 2026 00:59 -
Voli 30 Januari 2026 22:47 -
Voli 30 Januari 2026 22:40 -
Otomotif 30 Januari 2026 21:16 -
Tim Nasional 30 Januari 2026 20:35
MOST VIEWED
- Daftar Crew Chief MotoGP 2026, 4 Pembalap Dapat Pendamping Baru Agar Kompetitif
- 3 Pembalap Muda Incaran Valentino Rossi untuk MotoGP 2027, Pilihan yang Sulit!
- Maverick Vinales Dirumorkan Bakal Gantikan Pedro Acosta di Red Bull KTM Factory Racing MotoGP 2027
- 12 Tahun Sejak Kecelakaan Ski, Michael Schumacher Dikabarkan Tak Lagi Terbaring di Tempat Tidur
HIGHLIGHT
- 9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan...
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke...
- 5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi d...
- 5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5454810/original/007778500_1766572803-jokowi__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486892/original/056275200_1769635928-gianluca-prestianni-benfica-berebut-bola-jude-bellingham-real-madrid-liga-champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750795/original/017104800_1708660528-lulalahfah_1708488000_3307090680726527786_199618161.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482402/original/054602000_1769182507-lula_lahfah.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487881/original/098610500_1769682055-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484027/original/066562000_1769411301-image.png)

