Honda Mengaku 'Tersesat' Tanpa Tuntunan Marc Marquez, Doakan Tak Absen Lagi

Anindhya Danartikanya | 16 Desember 2021 10:55
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Bola.net - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, mengakui Honda Racing Corporation (HRC) tersesat tanpa tuntunan Marc Marquez selama dua musim terakhir di MotoGP. Kepada Motosan, Rabu (15/12/2021), Puig menyatakan, meski kembali balapan pada 2021 dan meraih tiga kemenangan, Marquez tak intensif terlibat dalam pengembangan motor.

Seperti yang diketahui, Marquez mengalami patah tulang lengan kanan sejak Juli 2020 dan sempat absen semusim. Ia juga absen dua balapan pada awal 2021. Saat kembali, ia hanya fokus adaptasi ulang dengan tenaga dan kecepatan motor MotoGP, serta memulihkan kondisi fisik, hingga pengembangan RC213V tak menjadi target utama.

Marquez ternyata kena sial lagi pada akhir musim. Ia mengalami cedera penglihatan ganda atau diplopia pada mata kanan usai kecelakaan dalam latihan off-road. Ia pun harus absen lagi dari dua seri terakhir, bahkan absen dari uji coba pascamusim di Jerez, yang sejatinya krusial untuk awal pengembangan RC213V versi 2022.

1 dari 2 halaman

Tetap Ikuti Anjuran Medis

Alberto Puig dan Marc Marquez (c) HRC

Cedera itu sama persis dengan yang Marquez alami pada 2011, yang membuatnya harus dioperasi. Saat ini, ia tengah menunggu tes medis selanjutnya pada Natal. Belum diketahui apakah ia harus dioperasi lagi. Namun, Puig tegas HRC tak punya rencana cadangan andai Marquez harus absen lagi dari uji coba dan beberapa seri pertama 2022.

Menurut Puig, menggodok rencana macam itu hanya akan menjatuhkan mentalitas skuadnya. "Tidak, kami tidak mempertimbangkannya. Jika begitu, maka itu seperti bertanya apakah kami terpikir untuk melakukan sesuatu yang salah," ungkap mantan manajer Dani Pedrosa ini.

"Jadi, tidak, kami tidak mempertimbangkan hal itu. Apa yang terjadi adalah kami akan lihat situasi nantinya. Mempertimbangkan memulai musim tanpa Marc bakal menyakiti diri kami sendiri. Yang jelas, kami harus coba mengikuti anjuran medis dan ambil keputusan berdasarkan apa yang kami lihat nanti," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Sangat Terasa Kehilangan Marc Marquez

Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez (c) Honda Racing Corporation

Puig juga tak memungkiri bahwa selama dua tahun terakhir HRC memang tersesat tanpa Marquez, meski Pol Espargaro, Takaaki Nakagami, Alex Marquez, dan sang test rider, Stefan Bradl, juga bekerja keras tanpa lelah mengevaluasi performa RC213V. Menurut Puig, bagaimanapun juga, masukan Marquez tetap berharga.

"Kami telah menjalani dua musim di mana Marc praktisnya 'absen'. Jika Anda punya rider pemenang namun tak terlibat dalam proses pengembangan motor, Anda tentu kehilangan komentar dari sang pemimpin dan orang yang membawa motor itu menuju limit performanya," tutur pria Spanyol yang juga eks pembalap GP500 ini.

"Jadi, ya, kami bisa jadi sedikit kehilangan arah. Sudah lama kami tak mendapati Marc dalam kondisi baik, namun jelas pembalap lainnya juga punya opini yang baik, yakni Stefan, Alex, Taka, dan Pol. Meski begitu, saya bisa bilang bahwa, ya, absennya opini Marc soal pengembangan motor sangat kami rasakan," pungkas Puig.

Sumber: Motosan

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR