FOLLOW US:


Iannone Protes, Hukuman Jump Start Kembali Dirapatkan

21-04-2017 16:00
Iannone Protes, Hukuman Jump Start Kembali Dirapatkan
Andrea Iannone © Suzuki

Bola.net - Menjelang MotoGP Austin, Texas akhir pekan ini, pembalap Suzuki Ecstar, Andrea Iannone melancarkan protes kepada Race Director, Mike Webb soal ride through penalty yang ia peroleh akibat dinilai melakukan jump start di Argentina dua pekan lalu, demikian yang dilansir oleh GPOne.

The Maniac yang start dari posisi 12, tersenggol rider Ducati Corse, Jorge Lorenzo di tikungan pertama dan harus rela melorot beberapa posisi. Pada lap ketiga, Iannone pun dinyatakan melakukan jump start dan harus menjalani ride through penalty pada lap keenam. Ia pun finis di posisi 16 dan tak meraih satupun poin.

Rider Italia ini tak puas atas keputusan Race Direction dan yakin dirinya hanya melakukan gerakan kecil dan tak mengambil keuntungan apapun saat start. Ia pun menemui Webb setibanya di Austin untuk mendiskusikan isu tersebut, dan Webb berjanji akan membahasnya dengan rider MotoGP lain dalam rapat Safety Commission pada Jumat (21/4) sore.

Andrea Iannone (c) Suzuki


"Saya sudah bicara dengan Mike dan ia juga paham saya tak mengambil keuntungan. Masalahnya, sensor menangkap gerakan sekecil mungkin, dan sering kali penalti yang dijatuhkan terlalu besar bagi kesalahan kecil. Saya senang mereka mau mendengar dan kami akan membicarakannya di Safety Commission. Jika kami mencapai kesepakatan, mungkin aturan ini akan diubah," ujar Iannone.

Usai gagal finis di Qatar dan tak meraih poin di Argentina, hingga kini Iannone belum juga meraih satu pun poin. Posisinya pun terpuruk di dasar klasemen, dan rider berusia 27 tahun bertekad memperbaiki situasi di Circuit of The Americas akhir pekan ini.

"Kami harus bereaksi, saat ini kami punya potensi yang baik dan berpeluang bertarung di 6-7 besar. Kami akan berusaha sebaik mungkin. Soal Austin, saya tak tahu apa yang harus saya harapkan dari motor kami, segalanya baru bagi saya. Tapi tahun lalu saya tampil baik dan naik podium," pungkasnya. (gpo/kny)