FOLLOW US:


Jadi Kandidat Pengganti Petrucci di MotoGP, Bautista Merendah

13-05-2019 11:30
Jadi Kandidat Pengganti Petrucci di MotoGP, Bautista Merendah
Pebalap Aruba.it Racing Ducati WorldSBK, Alvaro Bautista. © Ducati

Bola.net - Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti, menyatakan bahwa rider Aruba.it Racing Ducati WorldSBK, Alvaro Bautista, kini menjadi salah satu dari kandidat pengganti Danilo Petrucci di Mission Winnow Ducati MotoGP musim depan. Hal ini disampaikan Ciabatti kepad Cycle World.

Jack Miller (Pramac Racing) masih jadi kandidat utama, mengingat rider Australia ini tampil kompetitif di atas Desmosedici GP19, motor yang juga dikendarai Petrucci. Tandem Miller, Francesco Bagnaia, juga sempat jadi kandidat, namun performanya yang belum juga garang membuat Ducati melirik Bautista.

Bautista sendiri turun di MotoGP sejak 2010 dan pernah membela Suzuki, Honda Gresini, Aprilia, dan Aspar Ducati. Rider Spanyol ini pun hengkang dari MotoGP akhir tahun lalu demi pindah ke WorldSBK. Tahun ini, ia pun mendominasi dengan meraih 11 kemenangan beruntun.

1 dari 2

Tiga Rider dengan Kontrak Setahun

Ciabatti menyatakan bahwa Mei adalah waktu yang masih terlalu dini untuk membicarakan masa depan Petrucci, dan menegaskan Ducati baru akan mengevaluasi performanya usai MotoGP Italia di Mugello pada 31 Mei-2 Juni mendatang.

"Kami akan mulai menganalisa situasi usai Mugello. Kami punya tiga rider cepat dengan kontrak setahun: Danilo, Jack Miller, dan Alvaro di WorldSBK, yang tengah menunjukkan potensinya dan membuktikan bahwa sebelumnya ia tak bisa mengekspresikan potensi karena situasinya tak mendukung," ujarnya.

Di lain sisi, Bautista memilih bersikap merendah soal potensinya kembali ke MotoGP tahun depan. Rider berusia 34 tahun ini mengaku kepada GPOne, bahwa dirinya memilih lebih dulu fokus pada perebutan gelar WorldSBK, mengingat ia begitu nyaman mengendarai Panigale V4R.

2 dari 2

Perpindahan yang Bakal Rumit

"Target saya adalah menang di WorldSBK. Saya nyaman mengendarai motor ini. Saya tahu banyak rider menginginkan tempat di tim pabrikan Ducati, dan saya tahu pindah dari WorldSBK ke MotoGP jauh lebih rumit. Satu-satunya hal yang bisa saya lakukan adalah mengerahkan segalanya," ungkapnya.

Meski begitu, Bautista tak memungkiri bakal senang bila kembali ke MotoGP, asal memang benar-benar dengan tim pabrikan. "Saya akui saya ingin turun di MotoGP dengan motor pabrikan. Tapi keputusan tak ada di tangan saya. Tapi saya yakin ada dalam kondisi yang sangat baik, dan menunjukkan performa level tinggi yang setara dengan MotoGP," pungkasnya.

Bautista tengah duduk di puncak klasemen pebalap dengan 263 poin, unggul 43 poin dari empat kali juara dunia, Jonathan Rea (Kawasaki). Di MotoGP, Petrucci duduk di peringkat kelima pada klasemen pebalap dengan 41 poin. Peringkat ini sesuai dengan target, namun demi bertahan di Ducati, ia harus meraih setidaknya satu kemenangan.