
Bola.net - Tim Pelatda Balap Motor PON XVIII/2012 Jawa Barat (Jabar) mengganti dua pebalapnya untuk turun di Riau karena mengalami cedera.
"Setelah melakukan evaluasi, kami mengganti dua pebalap. Salah satunya karena cedera yang dikhawatirkan tidak bisa tampil pada kemampuan terbaiknya di Riau," kata Ketua Pengda IMI Jawa Barat Oke Djundjunan di Bandung, Rabu (13/6).
Dua pebalap motor Jabar yang diganti itu adalah Asep Kancil dan Adhi Bontot dengan memasukkan pebalap lainnya, yakni Wahyu Widodo dan Okie. Asep Kancil terpaksa melepas peluangnya turun di PON karena mengalami cedera setelah mengalami kecelakaan saat balapan.
Sedangkan penggantian Adhi Bontot berdasarkan pertimbangan dan evaluasi dari beberapa balapan yang diikuti para pebalap itu. Wahyu Widodo sendiri merupakan pebalap yang juga turun di ajang PON XVII/2008 di Kaltim.
Sementara itu dua pebalap lainnya Anggi Permana dan Owie Nurhuda tetap menjadi tim inti yang akan turun di kelas bebek dan sport.
"Berdasarkan hasil kejuaraan dan klub event, penampilan pebalap Jabar saat ini cukup menjanjikan, sehingga kami optimis bisa meraih minimal satu emas di ajang balap motor," kata Oke Djundjunan.
Sepanjang keikutsertaan Jabar di ajang balap motor PON, belum sekalipun berhasil mendulang emas. Pada PON XVI/2004 hanya meraih sekeping perunggu, sedangkan PON XVII/2008 meraih sekeping perak dan perunggu.
Menurut Oke, ajang PON menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap yang selama ini mereka turun dengan kendaraan hasil modifikasi. Namun pada ajang PON mereka akan tampil dengan kendaraan standar dan merek yang sama.
"Semua kendaraan baru, satu merek dan standar. Kecepatan kendaraan memang di bawah kecepatan kendaraan di klub event. Namun di sini tantangannya, mereka dijajal untuk bisa menyiasati dan tentunya peranan mekanik menentukan dalam menetapkan setup," kata Oke.
Spesifikasi kendaraan balapan di PON semuanya standar, perubahannya hanya pada knalpot, step dan rem serta pengapian. Mekanik dilarang mengubah dengan setup apapun, mereka harus adu jeli dalam menetapkan setup mesin.
"Mekanik dan kejelian pebalap akan menentukan, mereka berlaga di kendaraan standar. Pesaing masih tetap dari Yogyakarta, DKI, Jateng dan Jatim," kata Oke.
Untuk mendukung keberhasilan tim Jabar, Oke berencana memboyong atletnya untuk melihat sirkuit yang akan digunakan untuk balapan. Hal itu perlu untuk mengenal trek yang akan digunakan. Saat ini pebalap Jabar melakukan latihan di Karawang dan Tasikmalaya. (ant/kny)
"Setelah melakukan evaluasi, kami mengganti dua pebalap. Salah satunya karena cedera yang dikhawatirkan tidak bisa tampil pada kemampuan terbaiknya di Riau," kata Ketua Pengda IMI Jawa Barat Oke Djundjunan di Bandung, Rabu (13/6).
Dua pebalap motor Jabar yang diganti itu adalah Asep Kancil dan Adhi Bontot dengan memasukkan pebalap lainnya, yakni Wahyu Widodo dan Okie. Asep Kancil terpaksa melepas peluangnya turun di PON karena mengalami cedera setelah mengalami kecelakaan saat balapan.
Sedangkan penggantian Adhi Bontot berdasarkan pertimbangan dan evaluasi dari beberapa balapan yang diikuti para pebalap itu. Wahyu Widodo sendiri merupakan pebalap yang juga turun di ajang PON XVII/2008 di Kaltim.
Sementara itu dua pebalap lainnya Anggi Permana dan Owie Nurhuda tetap menjadi tim inti yang akan turun di kelas bebek dan sport.
"Berdasarkan hasil kejuaraan dan klub event, penampilan pebalap Jabar saat ini cukup menjanjikan, sehingga kami optimis bisa meraih minimal satu emas di ajang balap motor," kata Oke Djundjunan.
Sepanjang keikutsertaan Jabar di ajang balap motor PON, belum sekalipun berhasil mendulang emas. Pada PON XVI/2004 hanya meraih sekeping perunggu, sedangkan PON XVII/2008 meraih sekeping perak dan perunggu.
Menurut Oke, ajang PON menjadi tantangan tersendiri bagi para pebalap yang selama ini mereka turun dengan kendaraan hasil modifikasi. Namun pada ajang PON mereka akan tampil dengan kendaraan standar dan merek yang sama.
"Semua kendaraan baru, satu merek dan standar. Kecepatan kendaraan memang di bawah kecepatan kendaraan di klub event. Namun di sini tantangannya, mereka dijajal untuk bisa menyiasati dan tentunya peranan mekanik menentukan dalam menetapkan setup," kata Oke.
Spesifikasi kendaraan balapan di PON semuanya standar, perubahannya hanya pada knalpot, step dan rem serta pengapian. Mekanik dilarang mengubah dengan setup apapun, mereka harus adu jeli dalam menetapkan setup mesin.
"Mekanik dan kejelian pebalap akan menentukan, mereka berlaga di kendaraan standar. Pesaing masih tetap dari Yogyakarta, DKI, Jateng dan Jatim," kata Oke.
Untuk mendukung keberhasilan tim Jabar, Oke berencana memboyong atletnya untuk melihat sirkuit yang akan digunakan untuk balapan. Hal itu perlu untuk mengenal trek yang akan digunakan. Saat ini pebalap Jabar melakukan latihan di Karawang dan Tasikmalaya. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 September 2012 22:30IMI Sulawesi Selatan Minta Gubernur Lebih Perhatian
-
Bola Indonesia 19 September 2012 22:04Kalahkan Sumut, Kaltim Raih Medali Emas Sepakbola PON Riau
-
Basket 19 September 2012 19:45Kalahkan Jawa Tengah, Basket Putra Jawa Barat Raih Emas
-
Olahraga Lain-Lain 19 September 2012 18:45DKI Jakarta Optimis Jadi Juara Umum PON XVIII/2012 Riau
-
Bola Indonesia 15 September 2012 09:40Lumat Kaltim, Papua Melenggang ke Semifinal PON XVIII
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 13:10Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 12:45Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
-
Liga Italia 29 Oktober 2026 12:23Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
-
Liga Inggris 29 Oktober 2026 10:23Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
BERITA LAINNYA
-
otomotif 29 Oktober 2026 10:18Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
-
otomotif 27 Oktober 2026 20:40Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 24 Oktober 2026 11:32Hasil Sprint Race MotoGP Australia 2026: Marc Marquez Menang, Jorge Martin Crash!
SOROT
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:45Waketum MUI Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Gus Yaqut
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:39DPR Dorong RI-Singapura Perkuat Penegakan Hukum Kebakaran Hutan
-
Liputan6 29 Oktober 2026 13:163 Masalah MBG, dari Pengawasan hingga Tata Kelola
-
Liputan6 29 Oktober 2026 06:43Momen Prabowo Bacakan Ikrar Sumpah Pemuda Bareng Siswa SD
-
Liputan6 28 Oktober 2026 19:25Momen Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385392/original/063858100_1793256354-IMG_20261029_131304_405.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384902/original/065831300_1793190238-Screenshot_20261028_184744_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385345/original/080698200_1793254600-IMG_1193.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9385158/original/034017200_1793243298-erick-surat-fifa-618d32.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385053/original/031401100_1793231031-Screenshot_2026-10-29_063401.jpg)
