
Bola.net - Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, mendedikasikan gelar dunia MotoGP 2020 yang sukses ia kunci dalam Seri Valencia di Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, Minggu (15/11/2020), kepada orang-orang yang kesusahan dan terdampak oleh pandemi Covid-19. Hal ini ia sampaikan via Marca usai balap.
Usai merebut kemenangan perdananya dalam MotoGP Eropa di trek yang sama pekan lalu, kali ini Mir harus start ke-12. Pada lap pembuka, ia naik ke posisi 10, namun sulit meraih kedudukan yang lebih baik. Ia pun naik ke posisi 7 usai menyalip Aleix Espargaro, dan terbantu terjatuhnya Johann Zarco dan Takaaki Nakagami.
Namun, meski ia hanya finis ketujuh dan Franco Morbidelli memenangi balapan kali ini, Mir tetap sukses mengunci gelar, usai empat rival terdekatnya gagal meraih hasil signifikan: Alex Rins hanya finis keempat, Fabio Quartararo gagal finis, Andrea Dovizioso hanya finis kedelapan, dan Maverick Vinales hanya finis ke-10.
Semoga Bisa Menghibur

Sejak kans jadi juara mulai nyata bulan lalu, Mir sudah menyatakan akan senang-senang saja dirinya berhasil merebut gelar 2020 atau tidak. Menurutnya, bisa balapan di tengah pandemi saja, ia sudah banyak bersyukur. Ia pun berharap jalannya musim ini bisa menghibur orang-orang yang kesusahan akibat penyakit ini.
"Kepada semua orang yang ada di rumah, dan yang terdampak oleh segala situasi yang disebabkan Covid-19, semoga kalian menikmati musim ini. Saya sudah mengerahkan segalanya, pada akhirnya saya bisa jadi juara. Saya berharap, orang-orang yang sedang kesusahan bisa tersenyum melihat ini," ujarnya.
Usai balap, Mir terlihat merayakan gelar bersama tim dan juga keluarga intinya, yakni ibu, ayah, sang kakak, dan sang pacar. Ia senang mereka bisa hadir, namun sedih karena keluarga besar dan para kerabatnya tak bisa hadir akibat adanya pembatasan jumlah personel MotoGP di paddock akibat Covid-19.
Kerap Khawatir Terinfeksi Covid-19
"Sungguh berat rasanya tak bisa melakukan selebrasi dengan keluarga saya, baik podium maupun kemenangan perdana saya. Situasi ini sungguh berat. Saya juga tertekan karena tiap kali pulang, saya harus berusaha keras tidak terinfeksi," kisah Mir.
"Jika sampai terinfeksi, saya takkan bisa balapan. Jadi, saya memang harus hati-hati. Covid-19 tak hanya jadi tekanan ekstra bagi saya, melainkan juga para rival saya. Situasi ini bikin kami harus membuat perbedaan. Rasanya memang berat," pungkasnya.
Menjelang seri penutup di MotoGP Portugal yang digelar di Sirkuit Algarve, Portimao, pada 20-22 November nanti, Mir pun telah mewujudkan impiannya menjadi juara dunia di kelas para raja. Ia mengoleksi 171 poin, unggul 29 poin dari Morbidelli yang ada di peringkat kedua.
Sumber: Marca
Video: Joan Mir Sukses Rebut Kemenangan di MotoGP Eropa
Baca Juga:
- Juarai MotoGP 2020, Joan Mir Banjir Ucapan Selamat dari Para Rival
- Video: Highlights Kiprah Joan Mir Sepanjang MotoGP 2020
- Juarai MotoGP 2020, Joan Mir: Saya Bingung Mau Ketawa atau Nangis
- Mengenal Joan Mir, Juara Dunia MotoGP 2020 yang Kariernya Baru Seumur Jagung
- Klasemen Sementara MotoGP 2020 Usai Seri Valencia, Spanyol
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 8 Maret 2026 12:46 -
Otomotif 8 Maret 2026 07:59Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil Kualifikasi Formula 1 GP Australia 2026: George Russell Sabet Pole, Sikat Kimi Antonelli
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...












:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192610/original/075951700_1745188702-MADRID_BILBAO_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524385/original/061264000_1772944251-ClipDown.com_551256479_18525425173022238_7948439602243380320_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524438/original/084882300_1772947426-Banjir_di_Cipinang_Melayu.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5400733/original/020747600_1762146027-ClipDown.com_571045026_18531746140022238_5678456159712626039_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3650051/original/018473900_1638382189-WhatsApp_Image_2021-12-02_at_1.02.57_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524296/original/000488600_1772933206-Lokasi_penemuan_mayat_perempuan_di_Depok.jpg)
