FOLLOW US:


Jonathan Rea: Pensiun? Tergantung Program Kawasaki 2021

16-01-2020 15:55

 | Anindhya Danartikanya

Jonathan Rea: Pensiun? Tergantung Program Kawasaki 2021
Pebalap Kawasaki Racing Team, Jonathan Rea © Kawasaki

Bola.net - Lima kali juara WorldSBK, Jonathan Rea, mengaku tak menutup kemungkinan untuk pensiun pada akhir 2020 nanti. Meski begitu, ia bisa saja melanjutkan karier, tergantung pada program Kawasaki Racing Team pada 2021.

Pada 2 Februari mendatang, Rea akan menginjak usia 33 tahun, dan 2020 akan menjadi musim keenamnya bernaung di Kawasaki. Sebagai juara bertahan, tentu ia juga difavoritkan untuk meraih gelar dunia tahun ini.

Uniknya, kontrak Rea dan Kawasaki juga akan habis pada akhir tahun nanti. Meski kecanduan sensasi meraih kemenangan dan gelar dunia, pebalap asal Irlandia Utara ini paham betul suatu saat nanti kariernya harus berhenti.

1 dari 2

Tapi Perlu Terus-terusan Balapan

"Saya menikmati masa-masa saya di atas motor, saya suka berkompetisi. Tapi saya tak harus balapan di sisa hidup saya. Secara finansial, saya sudah aman. Saya juga punya kehidupan yang baik di luar dunia balap," ujarnya kepada Speedweek.

Rea pun mengaku akan mempertimbangkan peluang pensiun jika Kawasaki ingin mengubah program balapnya pada 2021 mendatang. Jika memang pensiun pada akhir 2020 nanti, ia juga bertekad untuk tetap bekerja di lingkungan Tim Hijau.

"Masa depan saya tergantung pada gagasan Kawasaki soal 2021. Setelahnya, saya baru bisa memikirkan pensiun. Saya akan bicara dengan Kawasaki apakah ada pekerjaan di dalam perusahaan mereka ketika saya pensiun nanti. Entah jadi test rider, duta, atau manajer tim," ungkapnya.

2 dari 2

Butuh Rehat Setahun

Rea mengaku takkan bisa berdiam diri di rumah jika ia pensiun nanti, atas alasan inilah ia ingin tetap berkecimpung di dunia balap. Meski begitu, ia butuh rehat setahun lebih dulu sebelum kembali beraktivitas di paddock.

"Jika saya harus duduk di sofa bersama istri saya sepanjang hari dan setiap hari, bisa-bisa kami bakal cerai. Saya juga harus melakukan sesuatu untuk diri saya sendiri. Mungkin saya butuh satu tahun setelah pensiun untuk memikirkan masa depan saya," tuturnya.

Rea juga mengaku tak bisa membayangkan dirinya pindah pabrikan di WorldSBK. "Saat ini tidak. Kebanyakan memori baik saya datang dari Kawasaki. Masa-masa saya di Honda sungguh melelahkan," pungkasnya.