
Rea yang pernah turun di MotoGP pada tahun 2012 sebagai pengganti sementara Casey Stoner di Repsol Honda, meyakini bahwa Rossi merupakan pebalap yang tak mudah menyerah dalam meraih gelar. Pendapat Rea ini bahkan tak terpengaruh oleh senggolan kontroversial antara Rossi dengan Marc Marquez di Malaysia tahun lalu.
"Menjadi pebalap terhebat sepanjang masa adalah prestasi paling sulit bagi seorang pebalap. Vale pantas mendapatkan gelar dunia. Apa yang terjadi di Sepang tidak mengubah opini saya soal Vale. Ia merupakan pebalap yang selalu mengerahkan segalanya," ujar pebalap asal Irlandia Utara ini.
Meski begitu, Rea sempat kaget Rossi bisa lepas kendali dalam jumpa pers di Malaysia, yakni ketika ia menuduh Marquez sengaja membantu Jorge Lorenzo meraih gelar dunia. Bagaimanapun, pebalap berusia 28 tahun ini yakin The Doctor akan balas dendam musim depan.
"Vale selalu andal dalam mengendalikan situasi. Ia bagai pemimpin orkestra. Ia selalu bisa mengendalikan media dan timnya. Ada kesan ia bagaikan dewa. Saya sangat penasaran memperhatikan Vale musim depan. Ia pasti termotivasi dan makin kuat," tutup Rea. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 5 Juni 2026 20:49Klasemen Pembalap Moto3 2026
SOROT
-
Liputan6 5 Juni 2026 23:59Razia di Alexa Suites and Lounge, Polisi Sita Ratusan Vape Etomidate
-
Liputan6 5 Juni 2026 22:03Timnas Indonesia Sikat Oman, 4 Pemain Curi Perhatian
-
Liputan6 5 Juni 2026 21:35Amirul Hajj Dorong Budaya Haji Ramah Lingkungan: Bagian dari Ibadah
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405689/original/016785800_1762495362-daa8e71a-aea2-4d67-b5fa-242e6c7467b5.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7845662/original/097107000_1780668046-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026-03.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7851333/original/088695500_1780674474-352358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7847078/original/022355100_1780669520-20260605AA_Timnas_Indonesia_vs_Oman-04.JPG)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7847649/original/067096200_1780670141-Sampah_tertinggal_di_Muzdalifah_setelah_seluruh_jemaah_haji_Indonesia_diberangkatkan_ke_Mina__28_Mei_2026.__dok._Media_Center_Haji__.jpg)
