
Bola.net - MotoGP Legend sekaligus lima kali juara dunia, Jorge Lorenzo, menyebut Yamaha tersesat dalam pengembangan motor YZR-M1 selama beberapa tahun terakhir. Ia juga yakin, andai Yamaha mempertahankannya sebagai test rider, mungkin M1 akan tetap jadi motor superior meski berbeda konsep mesin dari para rival.
Lorenzo membela tim pabrikan Yamaha pada periode 2008-2016 dan sukses meraih tiga gelar dunia. Meski Valentino Rossi masih merupakan rider Yamaha tersukses sepanjang sejarah, ia dan pembalap Yamaha lain mengakui bahwa Lorenzo merupakan rider yang paling andal dalam mengembangkan dan menjinakkan M1.
Rossi pula yang mendorong Yamaha menggaet Lorenzo sebagai test rider pada 2020, usai ia pensiun pada akhir 2019. Sayangnya, pandemi Covid-19 dan jadwal tes tertutup yang kacau balau membuat kolaborasi ini hanya berlangsung setahun. Pada 2021, Yamaha menggaet Cal Crutchlow sebagai pengganti Lorenzo.
Dulu Lincah, Sekarang Loyo

Crutchlow dikenal punya andil besar mengembangkan Honda RC213V bersama Marc Marquez pada 2005-2020. Dengan arahannya, Yamaha mencoba membuat M1 lebih bertenaga, menuruti kemauan Fabio Quartararo. Kini mesin M1 memang lebih bertenaga, tetapi motor itu tak lagi lincah seperti dulu sehingga sulit kompetitif.
"Sepanjang sejarah, Yamaha tak punya mesin terbaik atau paling bertenaga. Cara mereka merakit mesin juga bukan yang terbaik demi dapat tenaga maksimal. Namun, ini juga memberikan karakter unik pada motornya: lebih stabil di tikungan, lebih lincah, dan mudah dikendarai," ujar Lorenzo via MotoGP.com, Kamis (4/5/2023).
"Dulu, motor mereka ramah pada semua rider. Meski begitu, selama beberapa tahun terakhir, mereka kehilangan kekuatan-kekuatan mereka ini, tetapi mereka juga tidak mendapatkan keuntungan dari sisi mesin, tenaga, dan akselerasi. Jadi, motor Yamaha bukan lagi motor yang punya kekuatan seperti dulu," lanjutnya.
Yamaha Tidak Cukup Kuat Jadi Juara

Lorenzo menyatakan M1 versi 2023 bukanlah senjata ampuh untuk merebut gelar dunia, apalagi para rival mereka terus mengalami kemajuan. Ia yakin, andai ia tetap jadi test rider Yamaha, keterpurukan ini takkan terjadi. Meski begitu, ia berharap pabrikan Garpu Tala bisa menemukan perbaikan bersama Crutchlow.
"Saya tak bilang motor mereka buruk, karena saya masih percaya motor itu kompetitif. Namun, motor itu tak cukup tangguh untuk diajak merebut gelar. Apalagi dalam menghadapi Pecco Bagnaia, yang sangat dewasa dan punya tujuh rider Ducati lainnya. Selain itu, ada pula KTM dan Aprilia yang kini sangat kuat," tuturnya.
"Yamaha hilang arah. Masa-masa saya jadi test rider mereka sangat disayangkan. Saya kenal betul motor mereka. Saya benar-benar yakin, saya sejatinya bisa membantu mereka menemukan evolusi. Namun, kini mereka memiliki test rider berbeda. Semoga mereka bisa menemukan jalan kembali seperti dulu," tutup Lorenzo.
Sumber: MotoGP
Baca juga:
- MotoGP Panen Cedera, Kini 6 Rider dalam Kondisi Tak Prima Usai 4 Seri
- Sempat Dikira Ingin Pensiun, Alvaro Bautista Sepakati Kontrak Baru dengan Ducati
- Demi Film, Brad Pitt Bakal Kendarai Mobil F1 Bareng Para Pembalap di GP Inggris
- Miguel Oliveira Resmi Absen di MotoGP Prancis, Digantikan Lorenzo Savadori
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 20:01Di Mana Posisi Curtis Jones jika Gabung Inter Milan?
-
Liga Spanyol 20 Agustus 2026 19:03Jose Mourinho Siapkan Peran Baru untuk Trent Alexander-Arnold di Real Madrid
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 18:33Porto Menyerah Kejar Santiago Gimenez, Negosiasi dengan AC Milan Buntu
-
Liga Inggris 20 Agustus 2026 18:03Manchester City Incar Gelandang Serie A sebagai Pengganti Rodri
-
Liga Italia 20 Agustus 2026 17:33Juventus Jajaki Emerson Palmieri untuk Perkuat Bek Kiri
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 21 Agustus 2026 11:13Pemain-pemain Berkaki Cepat di Premier League Musim Ini
-
Liga Italia 21 Agustus 2026 07:39Diego Moreira: Ambisi, Target, dan Karakter Sang Pemain Baru AC Milan
-
Liga Italia 21 Agustus 2026 07:31AS Roma Cetak Sejarah Unik Usai Rodrigo Mora Kenakan Nomor 86
-
Liga Italia 21 Agustus 2026 07:20Juventus Tetapkan Bek Sayap sebagai Prioritas Transfer Terakhir
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Agustus 2026 19:57Hasil MotoGP Silverstone 2026: Raul Fernandez Dominan, Marc Marquez Posisi Ke-7
-
otomotif 9 Agustus 2026 07:50Jadwal dan Live Streaming ARRC 2026 Mandalika Hari Ini, Minggu 9 Agustus 2026
SOROT
-
Liputan6 21 Agustus 2026 10:54Ditangkap KPK, Rektor Unsoed Punya Harta Rp 3,12 Miliar
-
Liputan6 21 Agustus 2026 10:422 Wakil Rektor Unsoed Ikut Ditangkap dalam OTT KPK
-
Liputan6 21 Agustus 2026 09:47OTT Rektor Unsoed, KPK Amankan Ratusan Juta
-
Liputan6 21 Agustus 2026 07:541.487 Hotspot Terdeteksi di Kalimantan
-
Liputan6 21 Agustus 2026 06:26Anak Sekolah di Tengah Kepungan Asap Kebakaran Hutan Kalimantan
-
Liputan6 21 Agustus 2026 06:00Jejak Basri Lewaimang dalam Bisnis Hitam Planet Batam
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3973840/original/036982100_1648110310-Prof_Akhmad_Sodiq.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329416/original/060679900_1787279204-imgi_5_Rektor-dan-Wakil_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321825/original/071104600_1786505831-pal6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2939114/original/024902300_1571064643-WhatsApp_Image_2019-10-14_at_9.36.51_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329194/original/037927400_1787225027-IMG_5574.jpg)
