
Bola.net - Tiga kali juara dunia MotoGP, Jorge Lorenzo, baru-baru ini menanggapi pernyataan Casey Stoner, yang mengaku bahwa dirinya sempat dihalangi 'seseorang' dari Yamaha untuk menjadi tandem Valentino Rossi saat masih aktif balapan di kelas para raja.
Jelang balapan terakhir Rossi di Valencia, Spanyol, pada 14 November 2021 lalu, para rival The Doctor menjalani sesi wawancara untuk film dokumenter 'RiVale' yang dirilis oleh DAZN Italia. Dokumenter itu mengisahkan hubungan Rossi dengan para rivalnya seperti Lorenzo, Stoner, Dani Pedrosa, dan bahkan Max Biaggi.
Dalam dokumenter itu, Stoner pun mengisahkan hubungannya dengan Rossi saat mereka sengit bertarung di lintasan. Namun, dua kali juara dunia MotoGP itu juga mengungkapkan hal yang tak diketahui banyak orang, yakni usahanya untuk menjadi tandem Rossi di tim pabrikan Yamaha.
Casey Stoner 2 Kali Coba Setim dengan Valentino Rossi

Stoner memang tak menyebutkan kapan peristiwa itu terjadi, namun keinginannya membela Yamaha muncul ketika melihat kekuatan Rossi di atas YZR-M1. Seperti yang diketahui, sampai saat ini, Rossi masih merupakan rider Yamaha tersukses dengan empat gelar dunia.
Uniknya, pria asal Australia itu mengaku usahanya gagal total usai dihalangi 'orang dalam' Yamaha yang tak ia sebutkan namanya. "Saya dua kali mencoba menjadi tandem Vale. Tapi seseorang di Yamaha menghalangi saya," ungkap Stoner.
"Anda mungkin tahu siapa orang yang saya maksud. Padahal saya bakal senang punya motor yang sama dengan rider seperti Vale, agar saya bisa belajar darinya," ungkap Stoner, yang merebut gelar dunia MotoGP bersama Ducati Team dan Repsol Honda.
Hak Veto Wajar Dilakukan
Casey Stoner dan Jorge Lorenzo (c) Ducati
Di lain sisi, seperti yang dikutip La Gazzetta dello Sport, Rabu (1/12/2021), Lorenzo justru menyebut Rossi sendiri yang menghalangi Stoner bergabung ke Yamaha. Pria asal Spanyol yang jadi tandem Rossi pada 2008-2010 dan 2013-2016 ini yakin Rossi memveto langkah Stoner agar tak jadi rekan setimnya.
Lorenzo menyatakan, langkah ini wajar saja dilakukan, apalagi Rossi mengaku tak senang atas keputusan Yamaha yang menandemkannya dengan Lorenzo pada 2008 silam. Lorenzo juga menyatakan bahwa dirinya sempat nyaris memveto langkah Rossi kembali ke Yamaha pada 2013 usai dua tahun terpuruk di Ducati.
"Saya tak membayangkan Yamaha akan kembali menggaet Vale. Andai saya tahu, saya jelas akan menghalanginya. Namun, ini hal yang alami. Contohnya saja, meski saya tak tahu benar atau tidak, tampaknya Vale juga sempat memveto Casey untuk pindah ke Yamaha," ungkap Lorenzo.
Sumber: DAZN, La Gazzetta dello Sport
Baca Juga:
- Tinggalkan Pramac, Francesco Guidotti Resmi Jadi Manajer Tim KTM di MotoGP
- Max Verstappen Berpeluang Sabet Gelar di Formula 1 GP Arab Saudi 2021, Asal...
- Alex Marquez: Semoga Marc Pulih Agar Honda Tak 'Tersesat'
- Fabio Quartararo Beri Ultimatum, Yamaha: Lebih Baik Negosiasi Kontrak Lebih Awal
- Razlan Razali Akui Salah Naungi Valentino Rossi di MotoGP 2021
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 08:43 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:30 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:19 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 08:13 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:06
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478881/original/082736200_1768958519-PHOTO-2026-01-20-18-28-27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5478868/original/049824700_1768956658-momen-unik-saat-presiden-prabowo-bertemu-pm-starmer-di-london-0a9cf1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478865/original/037928200_1768955017-PHOTO-2026-01-20-18-28-26.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478808/original/008534300_1768926875-korupsi.jpg)

