FOLLOW US:


Karel Abraham Tolak Mengalah pada Johann Zarco di Avintia

21-11-2019 10:50

 | Anindhya Danartikanya

Karel Abraham Tolak Mengalah pada Johann Zarco di Avintia
Pebalap Reale Avintia Racing, Karel Abraham © Avintia Racing

Bola.net - Sudah jadi rahasia umum bahwa Karel Abraham adalah salah satu pebalap yang membayarkan uang kepada timnya untuk balapan di MotoGP. Kontraknya dengan Reale Avintia Racing pun secara tertulis baru akan habis pada akhir 2020, namun ia terancam terdepak oleh Johann Zarco.

Zarco, yang batal ke Repsol Honda, sempat menolak tawaran Avintia, namun peluangnya kini kembali membesar usai para petinggi Ducati sendiri yang meyakinkannya untuk bergabung. Ia pun dikabarkan masih ragu, karena punya opsi fantastis untuk kembali ke Moto2 bersama Marc VDS Racing.

Zarco diketahui melakukan pertemuan khusus dengan General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, dan sang Sporting Director, Paolo Ciabatti, di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Senin (18/11/2019), dan kedua pria Italia ini sama-sama mengakui adanya pertemuan tersebut.

1 dari 2

Johann Zarco Dibantu Dorna Sports

Johann Zarco Dibantu Dorna Sports
Johann Zarco © LCR Honda

Ducati merasa optimis Zarco mau bergabung, mengingat Avintia telah 'naik pangkat' menjadi tim satelit resmi Ducati musim depan, yang artinya mereka akan dapat dukungan teknis lebih baik, seperti motor Desmosedici GP19, serta insinyur dan teknisi langsung dari pabrikan Italia itu.

"Saya yakin ia bicara dengan tim saya, itu sudah jelas dan memang benar. Saya sudah tanya sendiri kepada tim. Di lain sisi, saya punya kontrak valid dengan mereka untuk 2020. Tapi ini rumit, karena Dorna Sports juga bekerja untuk Zarco," ujar Abraham via Speedweek.

Rider asal Ceko ini tak menyebutkan berapa uang yang ia bayarkan kepada Avintia demi turun di MotoGP, namun yakin Zarco bisa menggantikannya jika membawa uang sebesar 5 juta euro. Abraham pun yakin Zarco tak punya uang sebesar itu.

2 dari 2

Tetap di Avintia Selama Kontrak Tak Diputus

"Apa pun bisa terjadi. Tapi jika tim tak mematahkan kontrak, saya akan lanjut. Zarco tak bisa bicara dengan Avintia selama kami memutuskan untuk mengakhiri kontrak. Jujur, saya ingin lanjut, karena saya suka balapan dan MotoGP," pungkasnya.

Di lain sisi, bisa jadi Zarco tak perlu membawa uang sebesar 5 juta euro untuk Avintia. Mengingat ia merupakan juara dunia Moto2 2015-2016, dan terbukti cepat dan kuat di MotoGP selama membela Yamaha, bisa jadi justru sponsor lah yang beramai-ramai datang mendukungnya.

Jadi, apakah Zarco akan benar-benar bergabung dengan Avintia dan Ducati? Atau justru kembali ke Moto2 bersama Marc VDS, tim yang mengantar Tito Rabat, Franco Morbidelli, dan Alex Marquez merebut gelar? Kita tunggu kabar berikutnya ya, Bolaneters!