Bangga Kunci Gelar di Negara Mayoritas Muslim, Toprak Razgatlioglu Kenang Momen Juarai WorldSBK di Indonesia

Bangga Kunci Gelar di Negara Mayoritas Muslim, Toprak Razgatlioglu Kenang Momen Juarai WorldSBK di Indonesia
Kehadiran Toprak Razgatlioglu bersama Yamaha di SMK Negeri 39 Jakarta, Selasa (20/1/2026). (c) Bola.net/Muhammad Iqbal Ichsan

Bola.net - Toprak Razgatlioglu menyatakan bahwa gelar juara WorldSBK 2021 yang ia raih di Sirkuit Mandalika, Lombok, sangatlah berkesan. Ia mengaku senang bisa mengunci gelar di Indonesia, yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Hal ini ia katakan ketika menemui awak media di sela kunjungannya ke SMK Negeri 39 Jakarta bersama Yamaha Indonesia, Selasa (20/1/2026). Razgatlioglu, yang merupakan seorang muslim, memang menyabet gelar juara WorldSBK 2021 dengan gaya dominan.

Uniknya, kala itu ia membela Yamaha, pabrikan yang kini kembali ia bela di MotoGP lewat Prima Pramac Racing. Gelar kala itu merupakan gelar dunia pertamanya, sebelum sukses menjadi juara lagi bersama BMW pada 2024 dan 2025.

1 dari 2 halaman

Sebut Mandalika Sirkuit yang Menyenangkan

Sebut Mandalika Sirkuit yang Menyenangkan

Kehadiran Toprak Razgatlioglu bersama Yamaha di SMK Negeri 39 Jakarta, Selasa (20/1/2026). (c) Bola.net/Muhammad Iqbal Ichsan

Razgatlioglu sendiri belum mengunjungi Mandalika lagi sejak 2023, karena sirkuit itu tak lagi menjamu WorldSBK sejak 2024. Kini balapan di MotoGP, 'El Turco' bisa berkunjung lagi pada 9-11 Oktober 2026, ketika Grand Prix Indonesia digelar.

"Saya sangat suka Sirkuit Mandalika. Saya sangat menikmatinya karena itu adalah sirkuit yang sangat menyenangkan bagi saya," ujar Razgatlioglu, yang meraih hattrick kemenangan di WorldSBK Indonesia 2022.

2 dari 2 halaman

Pentingnya Kunci Gelar Dunia di Mandalika

Anak didik lima kali juara WorldSSP Kenan Sofuoglu ini juga menyatakan bahwa mengunci gelar dunia 2021 di Mandalika merupakan pengalaman tak terlupakan.

"Saat saya merebut gelar dunia pertama saya pada 2021 di Mandalika, rasanya luar biasa. Sebab, saya meraih gelar dunia pertama saya di negara muslim. Ini sangat penting bagi saya. Saya pun takkan pernah melupakan 2021 dan gelar pertama saya," pungkasnya.