
Bola.net - Joan Mir menghadapi tantangan besar sejak bergabung dengan tim pabrikan Honda di MotoGP. Setelah sukses bersama Suzuki Ecstar, ia sulit menyesuaikan diri dengan motor RC213V. Hasil buruk membuatnya sadar telah terlalu dimanjakan oleh pencapaian gemilang sejak awal kariernya.
Mir merupakan runner up Red Bull Rookies Cup 2014, dan menduduki peringkat ketiga Moto3 Junior World Championship (kini JuniorGP) 2015. Dalam debutnya di Moto3 2016, Mir langsung menang di Seri Austria, bahkan mengakhiri musim di peringkat kelima dan jadi debutan terbaik.
Ia pun mendominasi Moto3 2017, menyabet 13 podium dan 10 kemenangan, serta jadi juara dunia. Ia lalu naik ke Moto2 2018 dan menduduki peringkat keenam serta jadi debutan terbaik lagi. Ia kemudian langsung naik ke MotoGP pada 2019 bersama Suzuki dan langsung klop dengan GSX-RR meski sempat cedera paru-paru berkepanjangan.
Pada 2020, ia pun jadi juara dunia MotoGP, dan mengakhiri musim 2021 di peringkat ketiga. Pada 2023, Suzuki memutuskan mundur dari MotoGP, dan Mir terpaksa pindah ke Repsol Honda. Sayang, kedatangan Mir ini berbarengan dengan keterpurukan RC213V, situasi yang juga membuat Marc Marquez hengkang.
Tak Pernah Susah Sebelum Bela Honda

Bersama Repsol Honda, Mir menduduki peringkat 22 pada 2023 dan 21 pada 2024, membuktikan betapa sulitnya RC213V dikendarai. Mir sempat berpikir untuk hengkang ke Trackhouse Racing, tetapi akhirnya memilih bertahan karena masih ingin membantu pabrikan sekaliber Honda untuk bangkit dari masa kelam.
Lewat Motorsport.com, Selasa (18/2/2025), Mir mengakui keadaan ini membuatnya sadar bahwa kesuksesan di masa lalu telah membuatnya terlalu nyaman. "Alberto (manajer tim) kenal saya dengan sangat baik. Dia tahu, ketika situasi tak berjalan baik, saya akan terpuruk, dan itu mungkin karena saya sangat dimanjakan," ujarnya.
"Sepanjang karier saya, saya dapat hasil sangat baik sejak dini... Saya tak pernah mengalami masa sulit sampai akhirnya bergabung dengan Honda. Di sini lah perjalanan sulit dimulai. Sangat mudah kehilangan motivasi ketika selama ini selalu terdorong oleh hasil, lalu tiba-tiba berhenti mendapatkannya. Sudah lama saya tidak menikmati balapan," lanjut Mir.
Secercah Harapan di Tes Pramusim MotoGP 2025
Namun, tes pramusim di Sepang dan Buriram bulan ini memberikan secercah harapan bagi Mir setelah dua musim yang mengecewakan. Ia merasa Honda telah melakukan peningkatan signifikan pada motornya. Dengan pencapaian sebagai pembalap Honda tercepat dalam tes Buriram, kepercayaan dirinya mulai pulih.
"Apa yang saya nikmati selama masa tes ini sungguh luar biasa, karena saya bisa mengendarai motor dengan cara yang saya suka. Misalnya, bisa memasuki tikungan dengan posisi miring. Saat ini, saya hanya ingin motor ini bisa melaju sedikit lebih cepat dan memiliki top speed yang sedikit lebih tinggi," pungkas rider 27 tahun ini.
Dalam tes pramusim di Sepang, Mir menjadi pembalap tercepat kedelapan dalam daftar kombinasi catatan waktu. Sementara dalam tes pramusim di Buriram, Mir menjadi pembalap tercepat keenam sekaligus pembalap Honda terbaik.
Sumber: Motorsportcom
Baca Juga:
- Cabut dari MotoGP, Augusto Fernandez Gantikan Jonathan Rea di WorldSBK Portugal 2025
- Belum Pede, Yamaha Ngaku Tak Realistis Pakai Mesin V4 di MotoGP 2025
- Daftar Tim MotoGP dengan Kemenangan Terbanyak dalam Semusim, Pecco Bagnaia dan Marc Marquez Pecahkan Rekor?
- Link Live Streaming MotoGP 2025, Jangan Lupa Dukung Rider Jagoanmu!
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 6 Maret 2026 14:59 -
Otomotif 6 Maret 2026 14:55 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 14:48 -
Bundesliga 6 Maret 2026 14:40 -
Liga Spanyol 6 Maret 2026 14:23 -
Liga Inggris 6 Maret 2026 14:01
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5261713/original/017908800_1750682486-AP23215607070697.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520761/original/097055300_1772636773-Apple-MacBook-Neo-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5009213/original/050665200_1731817568-20241117-Konser_Isyana-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5348217/original/023747500_1757803800-AP25256710850102.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520710/original/050317700_1772630965-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360814/original/069450900_1758765244-alvarez_2.jpg)

