
Bola.net - - Rider Ducati Corse, Andrea Dovizioso boleh jadi sukses meraih kemenangan di MotoGP Qatar bulan lalu, namun performanya di Argentina, begitu juga di Austin, Texas akhir pekan lalu justru membuatnya bingung. Hasil balap yang fluktuatif justru membuatnya sulit menebak potensi Desmosedici GP18 yang sesungguhnya.
Dovizioso diketahui hanya finis keenam dan kelima masing-masing di Argentina dan Austin. Tapi gagalnya Cal Crutchlow meraih poin di Austin justru membuat Dovizioso memimpin klasemen menjelang MotoGP Spanyol di Jerez pada 4-6 Mei mendatang. Meski begitu, rider Italia ini tak yakin bisa mempertahankan posisinya bila Ducati kembali lemah.
"Tak buruk juga pulang ke Eropa sebagai pimpinan klasemen. Tapi tergantung kita melihatnya dari sudut pandang yang mana. Saya harap lebih kompetitif di COTA, tapi malah kesulitan seperti tahun lalu. Ada peningkatan di manajemen ban, tapi tak cukup untuk bertarung di depan. Kami tak boleh sekadar finis di posisi 7-8 bila ingin juara," ujarnya kepada GPOne.
Dovizioso sendiri tak tahu benar kesulitan apa yang melanda GP18 miliknya, mengingat ia dan timnya telah memilih setup dan komponen yang sesuai, serta telah memasang wing fairing. Nyatanya, ia malah harus susah payah mengalahkan rider Monster Yamaha Tech 3, Johann Zarco.
"Pekan balap kali ini sangat sulit. Kami menentukan setup yang tepat, sudah memakai wing fairing, dan memilih ban yang benar. Saya pikir bisa pulang dengan hasil terbaik. Andai saya menyalip Johann lebih awal, mungkin saya bisa lebih ngotot. Nyatanya saya malah harus sibuk sendiri menjinakkan motor," ungkapnya.
Dovizioso pun ogah melambungkan harapan terlalu tinggi di Jerez nanti. "Saya harus tetap positif. Kami memulai musim dengan baik, tapi hasil itu bukan cerminan yang sesungguhnya. Nyatanya di Austin kami masih kesulitan seperti tahun lalu. Saya tak harus harus mengharapkan apa dari Jerez dan Le Mans. Kami harus mengonfirmasi performa di sana," pungkasnya.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 20 Januari 2026 13:11Diterpa Banyak Rumor, Pecco Bagnaia Santai Saja Soal Kontrak Ducati di MotoGP 2027
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:56 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:47 -
Bola Indonesia 21 Januari 2026 09:36 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:29 -
Liga Champions 21 Januari 2026 09:15 -
Liga Inggris 21 Januari 2026 09:15
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478006/original/000390800_1768887810-pati2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3274952/original/072089200_1603351856-20201022-Aksi-Tolak-UU-Omnibus-Law-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478700/original/061728400_1768912854-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_19.21.38.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478812/original/086450500_1768927581-3.jpg)

