
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, terus menggenjot persiapan fisiknya demi benar-benar bugar saat turun dalam uji coba pramusim MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang pada 5-6 Februari 2022 nanti. Baru-baru ini, ia menjalani latihan motor di Sirkuit MotorLand Aragon, Spanyol.
Marquez sempat cedera diplopia alias penglihatan ganda mata kanan usai kecelakaan dalam latihan enduro bersama Josep Garcia pada akhir Oktober 2021. Ia absen dari Seri Algarve dan Valencia, serta uji coba pascamusim di Jerez. Ia bahkan dilarang dokter mengendarai motor apa pun selama tiga bulan.
Marquez baru mendapatkan izin latihan motor lagi pada Senin (10/1/2022), di mana ia mengendarai motocross di Ponts Circuit, Lleida. Usai latihan itu, ia mengaku tak lagi merasakan kejanggalan pada penglihatannya. Namun, dokter memintanya menjalani latihan lebih lanjut di sirkuit aspal bertaraf Grand Prix.
Kali Ini Pakai CBR600RR
#Honda #CBR600rr
— Marc Márquez (@marcmarquez93) January 20, 2022
📸 @AragonMotorLand pic.twitter.com/xHI9U9Yf9g
Marquez pun memilih Sirkuit Algarve, Portimao, Portugal untuk latihan dengan motor RC213V-S pada Minggu (16/1/2022) lalu. Sang delapan kali juara dunia menjalani 65 lap dalam sesi tersebut, dan sekali lagi tak mengalami kendala pada penglihatannya.
Pada Kamis (20/1/2022), pembalap 28 tahun ini beralih ke sirkuit lainnya, yakni MotorLand Aragon. Bedanya, kali ini ia mengendarai motor CBR600RR. Meski begitu, ia diperkirakan masih akan menjalani latihan dengan jenis motor lainnya sebelum uji coba Sepang digelar.
Marquez juga mengaku tak kapok menjalani latihan motor off-road lagi, seperti enduro, motocross, dan flat track. Menurutnya, seluruh pembalap MotoGP paham bahwa latihan macam ini tetap dibutuhkan demi melatih konsentrasi dan fisik saat balapan.
Tak Kapok Latihan Motor Off-road
Marc Marquez saat latihan dengan CBR600RR di MotorLand Aragon, Kamis (20/1/2022). (c) Instagram/MarcMarquez93
"Off-road memang bahaya, tapi juga bahaya kalau latihan pakai CBR1000 di trek non-Grand Prix, di mana area run-off-nya kecil. Anda harus tetap latihan walau selalu ada risiko. Jika duduk-duduk saja di sofa, Anda takkan ambil risiko apa pun. Anda bisa tetap balapan, namun takkan jadi rider terbaik di dunia," ujarnya via Crash.net.
Sembari bersabar memulihkan diplopia, Marquez juga tak berhenti menjalani pemulihan untuk cedera patah tulang lengan kanannya yang mendera sejak Juli 2020. Cedera ini juga menimbulkan komplikasi pada bahu kanan. Ia dan pelatih fisiknya berusaha mengurangi rasa sakit dan iritasi seperti yang ia alami sepanjang 2021.
"Selama tiga bulan terakhir, kami juga bekerja keras pada area bahu. Meski bahu dan lengan saya sudah jauh lebih baik, kami harus paham cara terbaik dalam berlatih ketika musim berjalan agar masalah tahun lalu tak muncul. Iritasi dan rasa sakit bikin segalanya jadi lebih sulit. Kami harus bersiap menghadapi semua ini," tutupnya.
Sumber: MotoGP, Crashnet
Baca Juga:
- Positif Covid-19, Jack Miller Absen dari Peluncuran Ducati Lenovo Team
- 'Kompak Cinta MotoGP, Sepang dan Mandalika Takkan Saling Iri'
- Valentino Rossi: Selain Simoncelli, Morbidelli Juga Inspirasi Pembentukan VR46 Academy
- Valentino Rossi Mengaku Sempat Ditolak Yamaha Kembali di MotoGP 2013
- Jelang Debut Moto3, Mario Aji Latihan di Mandalika Didampingi Gubernur Jatim
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Inggris 6 Maret 2026 21:00Tempat Menonton Wolves vs Liverpool: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 7 Maret 2026 00:28 -
Bolatainment 7 Maret 2026 00:17 -
Liga Italia 6 Maret 2026 23:13 -
Liga Italia 6 Maret 2026 22:45 -
Tim Nasional 6 Maret 2026 22:40 -
Bola Indonesia 6 Maret 2026 22:35
MOST VIEWED
- Jorge Martin Takjub Lihat Dominasi Marco Bezzecchi di MotoGP Thailand 2026: Level Performanya Berbeda!
- Jadi Murid Valentino Rossi Tak Halangi Pecco Bagnaia Akur dengan Marc Marquez, Justru Sering Dapat Nasihat
- Serunya Kunjungan Luca Marini dan Joan Mir ke Bali, Belajar Budaya Lokal Bareng Honda
- Formula 1 dan WEC Utamakan Keselamatan Terkait Konflik Timur Tengah, Bagaimana dengan MotoGP?
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523402/original/083790500_1772811975-IMG_2172.jpeg)

