Valentino Rossi Mengaku Sempat Ditolak Yamaha Kembali di MotoGP 2013

Anindhya Danartikanya | 20 Januari 2022 13:20
Valentino Rossi (c) Twitter/Yamaha MotoGP

Bola.net - MotoGP Legend sekaligus sembilan kali juara dunia, Valentino Rossi, menyatakan dirinya sempat ditolak Yamaha untuk kembali ke tim pabrikan mereka pada 2013, yakni usai ia menjalani dua musim buruk di Ducati. Hal ini ia sampaikan dalam wawancaranya dalam kanal YouTube Graham Bensinger yang dirilis pada Rabu (19/1/2022).

Rossi memang mengakui sempat ngambek saat Yamaha memutuskan menggaet Jorge Lorenzo sebagai rekan setimnya pada 2008. Pembalap asal Italia ini menyebut keputusan itu tak menghormati kedudukannya sebagai rider pertama yang mampu mempersembahkan gelar kepada Yamaha sejak Wayne Rainey di GP500 1992.

Meski sukses meraih dua gelar dunia tambahan pada 2008 dan 2009, Rossi akhirnya hengkang pada akhir 2010 karena merasa Yamaha lebih menggantungkan masa depan pada Lorenzo. Rossi kemudian membela Ducati, dengan harapan merebut gelar ke-10. Sayang, ia malah puasa kemenangan dan hanya tiga kali naik podium.

1 dari 2 halaman

Juga Hengkang karena Masao Furusawa Pensiun

Valentino Rossi dan Masao Furusawa di MotoGP 2008. (c) MotoGP.comValentino Rossi dan Masao Furusawa di MotoGP 2008. (c) MotoGP.com

"Yamaha memutuskan menandemkan dua rider terbaik. Saya marah, karena saya datang dan merebut gelar untuk mereka usai penantian 20 (12) tahun, sehingga saya merasa layak dapat tandem yang kekuatannya sedikit di bawah saya. Ini yang bikin saya putuskan ganti motor dan pergi ke Ducati, karena sulit jadi tandem Lorenzo," ujarnya.

Namun, Rossi menyatakan tak hanya Lorenzo yang jadi faktor 'pendukung' hengkangnya ia ke Ducati. Ia menyebut keputusan insinyur legendaris Yamaha, Masao Furusawa, untuk pensiun juga sangat berpengaruh. Seperti yang diketahui, Rossi dan Furusawa memang duo unik di balik kesuksesan Yamaha pada 2004-2010.

"Insinyur yang membawa saya ke Yamaha dan bekerja dengan mereka tiba-tiba berhenti. Saya pun jadi kehilangan bagian terpenting dalam hubungan saya dengan Yamaha. Selain itu, saya juga tahu Jorge akan dipertahankan. Saya merasa tim kami mendukung Jorge, jadi saya putuskan untuk hengkang," lanjut Rossi.

2 dari 2 halaman

Nyaris Pensiun Gara-Gara Ditolak

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi (c) AP Photo

Usai gagal bareng Ducati, Rossi cari cara kembali ke Yamaha pada 2013, yang pada 2011-2012 digawangi Lorenzo dan Ben Spies. The Doctor pun mengaku sempat ditolak hingga kepikiran untuk pensiun dalam usia 33 tahun. "Kisah kembalinya saya ke Yamaha sangat menarik, karena saya tak nyaman mengendarai Ducati," kisahnya.

"Padahal saya ingin menang dengan Ducati karena kombinasi motor Italia dan rider Italia adalah sebuah impian. Namun, saat merasa tak nyaman di sana, saya pun mendatangi Yamaha dan berkata saya merasa buruk dan saya ingin kembali. Tapi pada awal 2012, Yamaha berkata 'tidak'. Menurut mereka mustahil," lanjut Rossi.

"Saya jadi sangat cemas, karena merasa sepertinya harus pensiun. Pasalnya, saya tak mau balapan dengan Ducati lagi, sementara tak ada tempat lain yang saya sukai. Namun, usai 3-4 bulan, sesuatu berubah di Jepang, dan Yamaha membuka pintu sekali lagi untuk saya. Itu adalah momen yang menyenangkan." tutupnya.

Sumber: YouTube/Graham Bensinger

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR