
Bola.net - Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli, meyakini hengkangnya Maverick Vinales memang solusi terbaik bagi semua pihak. Hal ini ia nyatakan kepada GP Inside, seperti yang dikutip Corsedimoto pada Sabtu (9/10/2021), menyusul perpisahan kontroversial antara Yamaha dan Vinales pada pertengahan tahun ini.
Pada akhir Juni, sehari usai Vinales finis kedua di MotoGP Belanda, Yamaha mengumumkan rider Spanyol itu meminta hengkang pada akhir tahun, meski kontraknya masih tersisa untuk 2022. Perpisahan ini bahkan terjadi lebih awal, yakni pada tengah Agustus, usai Vinales diduga sengaja ingin merusak mesin M1 di Seri Styria.
Ketegangan antara Vinales dan Yamaha sudah terjadi sejak Seri Jerman, di mana Top Gun finis terbuncit. Saat naik podium di Assen, rider berusia 26 tahun itu juga terang-terangan menolak berpelukan dengan Meregalli. Meregalli pun menyayangkan hal ini harus terjadi, namun yakin ini karena Vinales sulit mengatasi tekanan.
Tadinya Bidik Triple Crown Bareng Quartararo-Vinales
Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli (c) Yamaha
"Tanpa mengatakan hal-hal lain, saya rasa Maverick punya masalah besar akibat tekanan. Bagaimana Anda bisa menjelaskan bahwa di Jerman ia finis terbuncit tapi pada pekan selanjutnya di Assen ia meraih pole dengan motor yang sama?" ungkap pria yang akrab disapa 'Maio' tersebut.
Seperti yang diketahui, sejak awal tahun, Vinales dibayang-bayangi Fabio Quartararo meski sempat menang di Qatar. "Maverick mengejutkan kami pada akhir Juni dengan mengumumkan bahwa ia tak ingin menaati tahun kedua dari kontraknya. Padahal, target kami tadinya adalah menyabet gelar Triple Crown," lanjutnya.
Kini, Vinales membela Aprilia Racing. Tempatnya di Monster Energy Yamaha ditempati Franco Morbidelli, runner up MotoGP 2020. Dengan begitu, Yamaha bisa kembali menandemkan Quartararo dan Morbidelli, dua rider yang mengawinkan delapan podium dan enam kemenangan pada 2020 lewat Petronas Yamaha SRT.
Alasan Tak Kerja Sama Bareng VR46 Team
"Tanpa mengatakan hal lainnya, saya rasa Maverick mengalami masa-masa berat dalam mengendalikan tekanan. Namun, kami tak butuh kisah macam itu. Mungkin memang demi kebaikan semua orang bahwa Maverick hengkang," ungkap Meregalli.
Dalam wawancara yang sama, Meregalli juga membahas keputusan Yamaha tetap bekerja dengan SRT, yang akan ganti nama menjadi RNF Racing, pada 2022, alih-alih bekerja sama dengan VR46 Team, yakni tim balap milik Valentino Rossi. Pria Italia ini mengaku kendala Yamaha adalah struktur departemen balap yang kurang masif.
"Tak ada alasan bagi kami untuk tak percaya pada tim Razlan Razali, yang telah memberi kami begitu banyak hasil baik. Masalah kami adalah kami tak bisa menyuplai lebih banyak motor. Kami tak punya struktur seperti Ducati, yang menurunkan delapan motor tahun depan. Saya rasa inilah sumber masalah kami," tutupnya.
Sumber: Corsedimoto, GP Inside
Baca Juga:
- Jadwal Pekan Balap WorldSBK Argentina 2021 di San Juan Villicum
- Franco Morbidelli: Jangan Tertipu, Andrea Dovizioso Tangguh di Atas Yamaha
- Pindah ke Reli, Danilo Petrucci Bisa Jadi Rider Cadangan KTM di MotoGP
- Video: Highlights Balapan Formula 1 GP Turki 2021 di Sirkuit Istanbul Park
- Valtteri Bottas Kelewat Tangguh, Max Verstappen Legawa Finis Kedua di F1 GP Turki
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 18:21Mulai September 2026, Bansos Disalurkan Lewat Koperasi Desa Merah Putih
-
Liputan6 23 Juli 2026 17:13Jadi Deputi BGN, Ketut Sumedana Tinggalkan Jabatan Kajati Sumsel
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304080/original/037315600_1784706181-12394.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8669810/original/074257300_1782706469-WhatsApp_Image_2026-06-29_at_11.12.12.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762001/original/051041800_1709608675-20240305-Imbauan_Keselamatan-MER_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305791/original/088403500_1784802594-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_16.46.10.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302840/original/055070800_1784609043-01kxzhkva65j0s4aysz9nvc14a.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4669428/original/019485600_1701341322-20231130-Ketut-Sumedana-Faizal-D.jpg)
