Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara

Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Alex Marquez dan Marc Marquez (c) AP Photo/Kittinun Rodsupan

Bola.net - Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, curhat soal betapa menantangnya berduel dengan sang adik, Alex Marquez, di MotoGP. Menurutnya, sulit untuk melupakan status mereka sebagai saudara kandung ketika bertarung di lintasan.

Marc yang berlaga di MotoGP sejak 2013, disusul sang adik sejak 2020. Namun, 2025 adalah musim perdana mereka berduel memperebutkan kemenangan dan gelar dunia. Pada akhir musim, mereka pun menduduki peringkat 1-2 di klasemen pembalap.

"Saya tak bisa bilang itu rumit. Jelas, Anda ingin menang, dan ketika di lintasan, Anda ingin kompetitif. Anda mencoba memberikan 100%. Setelah selesai, ya, saudara Anda telah mengalahkan Anda," ujarnya via La Sexta, Selasa (6/1/2026).

1 dari 2 halaman

Sempat Cemas Ketika Harus Salip Sang Adik

Sempat Cemas Ketika Harus Salip Sang Adik

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Marc pun mengaku sempat merasa cemas ketika bertarung dengan Alex di MotoGP Thailand 2025, yakni pertama kalinya mereka berduel wheel-to-wheel demi memperebutkan kemenangan. Namun, Marc berhasil menang, dan Alex finis kedua.

"Balapan pertama benar-benar sulit bagi saya. Ketika berada di belakang seseorang, Anda berpikir tentang di mana harus menyerang dan bagaimana melakukannya. Saya pun sulit memikirkan peluang menyalip, karena saya lebih memikirkan bahaya," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Harus Lupakan Status Kakak-Adik Ketika Berduel

Meski begitu, Marquez Bersaudara akhirnya sepakat bahwa mereka harus melupakan status mereka sebagai kakak-adik sekalinya bertarung di trek. "Saya berkata, 'Aku harus memberitahumu sesuatu: tahun ini sepertinya kita akan sering bertarung'," kisah Marc.

"'Aku akan menyalipmu, kau akan menyalipku, kita akan bertarung di beberapa lap terakhir, dan jika sesuatu terjadi besok, maka pada Senin, kita akan tetap menjadi saudara.' Dia bilang oke, dan kami berjabat tangan," pungkas Marc.

Sumber: La Sexta