
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, memang tampil jatuh bangun sepanjang pekan balap MotoGP Austin, 8-10 April 2022 lalu. Namun, usai mengalami kendala teknis saat start balapan dan kemudian mampu finis keenam, ia mengaku kini punya kepercayaan diri tinggi untuk kembali bertarung di papan atas seperti sediakala.
Dalam balapan di Circuit of The Americas itu, yakni trek favoritnya, Marquez sejatinya start dari posisi kesembilan. Namun, selepas start, ia mengalami kendala teknis yang membuat RC213V miliknya kehilangan tenaga. Hal ini pun membuatnya melaju di posisi terbuncit. Namun, ia punya ritme yang sangat baik hingga mampu mengejar.
Marquez mengaku motornya mulai kembali bekerja dengan baik setelah melewati Tikungan 1 pada lap pembuka, dan sejak itu ia mampu menyalip para rivalnya, sampai akhirnya secara heroik finis keenam. Meski gagal meraih target kemenangan, Marquez mengaku memetik pelajaran dan pemikiran positif dari balapan kali ini.
Honda Investigasi Kendala Teknis

"Pada satu sisi, saya kecewa karena sudah jelas kami punya kecepatan. Saya sangat menikmati balapan ini, merangsek dari belakang, namun meraih 25 poin sejatinya memungkinkan. Kami mengalami masalah teknis. Honda tengah menginvestigasinya, namun kurang lebih mereka sudah tahu apa penyebabnya," ujarnya via Crash.net.
Marquez melihat lampu peringatan di dasbornya sejak kembali ke grid usai lap pemanasan, namun tak mengerti apa masalah yang muncul. Ia pun tetap mencoba start, namun motornya justru kehilangan tenaga. Ia sempat mengira telah melakukan kesalahan dengan memencet tombol pit limiter, namun kendala tak muncul dari sana.
"Alarm itu menyala sepanjang balapan, namun untungnya usai tikungan pertama, ketika holeshot device mati dan hal-hal lainnya, motor saya bekerja kurang lebih dengan baik. Tidak sempurna, karena tetap saja ada yang salah, namun tetap berfungsi dengan baik. Sejak itulah balapan lain dimulai," ungkap delapan kali juara dunia ini.
Kelelahan pada 5-6 Lap Terakhir

Pada Lap 14, Marquez bertarung sengit dengan Fabio Quartararo dan Jorge Martin. Namun, pada lima lap terakhir, ia tak lagi ngotot karena kelelahan. Pasalnya, saat rehat akibat cedera diplopia, ia tak bisa berlatih fisik dengan baik. Uniknya, meski kelelahan, Marquez tak bisa terkejar lagi oleh El Diablo dan Martinator.
"Saya tahu bahwa berkendara 100% untuk menjalani semua lap bakal mustahil. Namun, saya mengerahkan segalanya dan pada 5-6 lap tersisa, tubuh saya berkata, 'oke, cukup' dan saya hanya coba finis. Tapi bahkan dalam kondisi itu saya mampu berkendara dengan ritme yang baik," tuturnya.
"Hasilnya memang tak sesuai harapan, namun jika melihat bagaimana saya start dan bagaimana saya finis, kami bisa bilang hasil ini bikin saya percaya diri," pungkas Marquez, yang kini duduk di peringkat 13 pada klasemen pembalap dengan koleksi 21 poin, tertinggal 2 poin dari sang tandem, Pol Espargaro, di peringkat 11.
Sumber: Crashnet
Baca Juga:
- Enea Bastianini Mulai Pede Bidik Gelar MotoGP Meski Masih Merasa Bagai Rookie
- Klasemen Sementara Moto3 2022 Usai Seri Austin
- Hasil Balap Moto3 Austin: Jaume Masia Bekuk Dennis Foggia-Andrea Migno
- Klasemen Sementara MotoGP 2022 Usai Seri Austin
- Hasil Balap MotoGP Austin: Enea Bastianini Sabet Kemenangan Kedua
Advertisement
Berita Terkait
-
Liga Champions 21 Januari 2026 08:06Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
-
Liga Champions 21 Januari 2026 07:19 -
Liga Champions 21 Januari 2026 07:05
LATEST UPDATE
-
Liga Champions 21 Januari 2026 09:02 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:58 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:57 -
Liga Italia 21 Januari 2026 08:48 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:43 -
Liga Champions 21 Januari 2026 08:36
MOST VIEWED
- Dijagokan Juarai MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah Karena Merasa Masih Harus Berbenah
- Toprak Razgatlioglu Sebut Target Podium di MotoGP 2026 Tidak Realistis, Pilih Tunggu 2027
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Kembali Bidik Kemenangan dan Gelar Dunia di MotoGP 2026: Inilah Alasan Saya Digaet Aprilia!
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383964/original/082146600_1760706112-Mensesneg_Prasetyo_Hadi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478881/original/082736200_1768958519-PHOTO-2026-01-20-18-28-27.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478870/original/037289600_1768956979-1000521273.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5478868/original/049824700_1768956658-momen-unik-saat-presiden-prabowo-bertemu-pm-starmer-di-london-0a9cf1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478865/original/037928200_1768955017-PHOTO-2026-01-20-18-28-26.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478863/original/039458700_1768954137-1000521557.jpg)

