FOLLOW US:


Marc Marquez Ogah Minta Tembok Pembatas di Repsol Honda

22-11-2019 16:35

 | Anindhya Danartikanya

Marc Marquez Ogah Minta Tembok Pembatas di Repsol Honda
Pebalap Repsol Honda, Marc MArquez © AP Photo

Bola.net - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku takkan meminta pemasangan dinding pembatas di antara garasinya dan garasi sang adik sekaligus sang tandem, Alex Marquez, di MotoGP musim depan. Hal ini ia nyatakan kepada Marca di Madrid, Spanyol, Kamis (21/11/2019).

Dinding pembatas di garasi tim pertama kali dipopulerkan Valentino Rossi, saat Jorge Lorenzo bertandem dengannya di Yamaha pada 2008-2010. Langkah ini diikuti Dani Pedrosa dan Nicky Hayden saat bertandem di Repsol Honda pada tahun 2008 silam.

Gosip bahwa dinding pembatas akan kembali dipasang di Repsol Honda pun menyeruak setelah Marquez Bersaudara resmi ditandemkan pada 2020, demi mencegah keduanya memberikan distraksi kepada satu sama lain. Meski begitu, Marc membantah kabar tersebut.

1 dari 2

Tergantung Keputusan Honda

"Saya takkan pernah melakukannya. Toh saya juga tak pernah memveto soal siapa yang akan jadi tandem saya. Soal dinding, itu keputusan Honda," ungkapnya saat menghadiri ekshibisi balap Repsol yang digelar di El Corte Ingles de Preciados.

Menurut Marc, naiknya Alex ke MotoGP dan menjadi tandemnya di Repsol Honda bukanlah suatu hal yang perlu dibesar-besarkan.

"Situasi ini kan tercipta karena Jorge pensiun. Honda bereaksi dan memutuskan menggaet juara dunia Moto2, yang kebetulan adik saya," ujar delapan kali juara dunia ini.

2 dari 2

Serahkan Alex ke Puig dan Alzamora

Uniknya, Marc juga mengaku ia dan Alex tak melakukan analisa performa bersama-sama usai uji coba pascamusim di Valencia pada 19-20 November. Menurutnya, itu tak perlu karena mereka punya tugas masing-masing.

"Kami jarang bertemu di sirkuit. Kami hanya bertemu saat hendak tidur, karena kami berbagi motorhome. Ia punya tugasnya sendiri, harus terus mempelajari motornya secara bertahap," tuturnya.

Marc pun menyerahkan adiknya kepada sang manajer tim, Alberto Puig, dan sang manajer pribadi, Emilio Alzamora. "Albero dan Emilio lah yang akan membantu Alex. Dalam garasi, kami punya tugas sendiri-sendiri," tutupnya.