
Bola.net - Pebalap baru Repsol Honda, Alex Marquez, mengakui bahwa sang tandem, Marc Marquez, merupakan panutan terbaik dalam mempelajari motor MotoGP. Meski begitu, ia mengaku akan mencari gaya balap sendiri, dan tak mau ikut-ikutan rider yang juga kakak kandungnya itu.
Dalam uji coba pascamusim di Valencia, Spanyol, 19-20 November, Alex duduk di peringkat 22 pada daftar catatan waktu, mengalahkan debutan Red Bull KTM Factory Racing yang juga lawan terberatnya di Moto2, Brad Binder. Ia tertinggal 2,386 detik dari Maverick Vinales di puncak.
Dalam uji coba ini, Alex mengendarai RC213V versi 2019 milik Cal Crutchlow, dan bekerja dengan kru Takaaki Nakagami di LCR Honda sebagai tahap belajar. Menjalani 132 lap dalam dua hari, Alex sempat kelelahan, namun puas atas proses belajarnya.
Lebih Baik dari Dugaan
Juara dunia Moto3 2014 dan Moto2 2019 ini nyaman di atas RCV, meski tubuhnya lebih tinggi daripada sang kakak, yang juga enam kali juara dunia MotoGP. Alex bahkan terkejut langsung menemukan kecocokan dengan motor itu, meski masih harus memperbaiki diri lebih jauh.
"Lebih baik dari yang saya kira, karena Honda motor yang kecil. Saya harus menemukan limit lebih jauh untuk tahu motor ini mudah atau sulit. Untuk sekarang, semua oke dan nyaman, jadi saya harus tetap bekerja, berkembang, dan cari apa yang harus diperbaiki," ujarnya via Crash.net.
Akan Coba Cari Cara Sendiri
Sejak turun di ajang Grand Prix pada 2012 di kelas Moto3, Alex terbiasa dibanding-bandingkan dengan Marc, apalagi kini sama-sama di MotoGP dan jadi tandem. Alex pun menegaskan tak ingin menjadi sang kakak, dan berusaha mencari cara sendiri untuk menaklukkan tantangan.
"Saya akan coba memperbaiki diri, belajar banyak dari Marc, Cal, Taka, dan semua rider Honda untuk memetik sesuatu. Jelas Marc paling baik dalam mengendarai motor ini, dan merupakan referensi terbaik, tapi saya akan coba cara saya sendiri, memperbaiki performa lap demi lap," tutupnya.
Alex akan mulai bergabung dengan krunya di Repsol Honda dalam uji coba pascamusim kedua di Jerez, Spanyol, pada 25-26 November. Ia akan bekerja dengan seluruh kru yang ditinggalkan Jorge Lorenzo pensiun, termasuk sang crew chief, Ramon Aurin.
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 28 Februari 2026 17:20Yamaha Indonesia Resmi Umumkan Kalender Balap Yamaha One Make Race 2026
-
Otomotif 28 Februari 2026 16:59
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 1 Maret 2026 06:26 -
Liga Italia 1 Maret 2026 06:07 -
Liga Italia 1 Maret 2026 05:36 -
Liga Eropa Lain 1 Maret 2026 05:18 -
Liga Italia 1 Maret 2026 05:08 -
Bola Dunia Lainnya 1 Maret 2026 05:07
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
- Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang P...
- 5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi M...
- 10 Pemain dengan Gaji Tertinggi di Premier League:...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516501/original/079948500_1772318882-961d8c46-f8a2-4003-bc0c-f0ae1bed1337.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516440/original/052107900_1772297191-IMG-20260228-WA0002.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516470/original/021368800_1772302940-Manchester_City_s_Nico_O_Reilly_leeds.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516439/original/006848700_1772296767-IMG_0169.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5344043/original/075504800_1757478274-000_377R4N2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4928474/original/073159500_1724676923-Untitled.jpg)

