
Bola.net - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, sangat penasaran melihat performa tandemnya di MotoGP 2021, Pol Espargaro, di atas RC213V. Delapan kali juara dunia ini pun yakin performa Espargaro akan jadi tolok ukur penting dalam membandingkan performa RCV dengan KTM RC16.
Seperti yang telah diketahui publik sejak Juni lalu, Espargaro secara mengejutkan memilih meninggalkan Red Bull KTM Factory Racing, tim yang telah ia bela selama empat tahun terakhir dan yang telah menjadikannya pembalap utama dalam pengembangan motor RC16.
Espargaro kala itu berdalih, mengingat ia telah berusia 29 tahun, ia tak bisa menunggu KTM lebih lama untuk mencapai puncak dan konsisten bertarung memperebutkan gelar. Uniknya, walau tak meraih kemenangan, ia jadi rider KTM paling konsisten tahun ini, mengoleksi lima podium.
Minta Pol Espargaro Lebih Sering Naik Podium

Berkebalikan dengan KTM, Honda justru terpuruk tahun ini tanpa Marquez yang absen lama akibat cedera lengan. Pabrikan Sayap Tunggal hanya meraih dua podium lewat Alex Marquez. Ini pertama kali sejak GP500 1981 Honda gagal meraih satu kemenangan pun di kelas para raja.
"Saya tak sabar lihat Pol menjajal Honda, karena ia telah menjalani banyak balapan yang hebat di KTM. Jadi, dengan Honda, yang merupakan motor pemenang, Pol harus lebih sering naik podium. Selain itu, kita akan lihat perbedaan level performa antara KTM dan Honda," ujar Marquez via DAZN seperti yang dikutip Autosport, Selasa (8/12/2020).
"Kedatangan Pol ke Honda sangatlah baik. Honda menginginkan rider yang konsisten di posisi enam besar dan memperebutkan podium untuk mengendarai motor kami. Jika Pol mampu memperebutkan gelar, mengapa tidak? Toh inilah yang diinginkan setiap pembalap yang bergabung di HRC," lanjut rider berusia 27 tahun ini.
Apakah Pol Espargaro Menyesal?
Menurut Marquez, kedatangan pembalap yang sama agresifnya dengannya, seperti Espargaro, akan menjadi senjata ampuh bagi Honda dalam memperebutkan gelar. Tak hanya gelar dunia pembalap, melainkan juga gelar dunia tim dan konstruktor.
Namun, Marquez sulit mengira-ngira apa yang ada di benak Polyccio saat melihat KTM makin kompetitif dan Honda terpuruk sepanjang 2020. "Kehadiran Pol adalah kemajuan bagus bagi Honda. Tapi apa kepindahannya ke Honda adalah kemajuan bagus bagi Pol sendiri? Saya tak tahu," ujarnya.
"Saya belum tanya kepada Pol apakah ia menyesali keputusannya, karena jika melihat performa KTM saat ini, saya bisa bayangkan ia mungkin berpikir, 'Mengapa aku tak bertahan di KTM saja?' Tapi saya rasa, Pol takkan menyesali keputusannya," pungkas Marquez.
Sumber: Autosport
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Franco Morbidelli: Petronas Bakal Lebih Semangat Kerja Bareng Valentino Rossi
- 'Honda Perlakukan Valentino Rossi dengan Cara Terburuk'
- Takaaki Nakagami Heran Cal Crutchlow Tak Pelit Ilmu pada Rookie MotoGP
- Reli Sardinia dan KTM, Pintu Masuk Danilo Petrucci Menuju Reli Dakar
- Alex Briggs Sedih Batal Pensiun Bareng Valentino Rossi
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bola Indonesia 20 Januari 2026 17:29 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:11 -
Liga Inggris 20 Januari 2026 17:03 -
Liga Champions 20 Januari 2026 17:00 -
Otomotif 20 Januari 2026 16:51 -
Bolatainment 20 Januari 2026 16:50
MOST VIEWED
- Rayakan Ultah Ducati Ke-100, Ini 6 Potret Livery Retro Ducati Lenovo Team di MotoGP 2026
- Aprilia Akui Marco Bezzecchi dan Jorge Martin Mulai Diiming-imingi Gaji Selangit oleh Pabrikan Lain
- Pedro Acosta Masih Jaga Kans Gabung Skuad Valentino Rossi di MotoGP 2027, Tapi Utamakan Tim Pabrikan
- Jorge Martin Pede 100% Bugar di Balapan Pertama MotoGP 2026, Ingin Segera Menang Lagi
HIGHLIGHT
- 8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih...
- 8 Pemain Strasbourg yang Wajib Dipertimbangkan Che...
- Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir ...
- 4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelat...
- 4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester Unit...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...














:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478552/original/017456800_1768904588-Potongan_video_proses_pencarian_korban_pesawat_jatuh.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4873066/original/047832700_1719213109-Screenshot_20240624_123333_YouTube.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478486/original/020318500_1768903480-WhatsApp_Image_2026-01-20_at_16.53.09.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478382/original/073050900_1768899671-000_1BH95K.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5478423/original/1377-Wakil_Menteri_Kelautan_dan_Perikanan_Laksamana_TNI__Purn__Didit_Herdiawan_menemui_keluarga_tiga_pegawai_Kementerian_Kelautan_dan_Perikanan__KKP__yang_menjadi_korban_kecelakaan_pesawat_IAT_ATR.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476057/original/059970900_1768709189-dro.jpg)

