
Marquez dan Rossi terus menjalani aksi saling salip memperebutkan posisi terdepan di awal balap, sampai akhirnya keduanya berbarengan melakukan pit stop pada lap ke-10. Usai pit stop, Marquez mampu melenggang bebas di posisi pertama, sementara The Doctor merasa tak nyaman dengan setup M1 cadangannya.
"Pertarungan kami sangat menyenangkan dan saya mencoba fokus pada ritme balap, tapi nyatanya kami berkendara cukup cepat meski lintasannya sedikit berbahaya karena masih ada beberapa bagian yang basah. Vale menyalip saya pada saat-saat tertentu, dan saya balik menyalipnya. Jadi pertarungan ini menyenangkan," ujar Marquez kepada Crash.net.
Dalam wawancaranya dengan GPOne, Rossi melontarkan komentar senada, meski kecewa tak bisa memberi tekanan pada Marquez hingga akhir dan malah nyaris kalah dari pebalap Suzuki Ecstar, Maverick Vinales dan duo Ducati Corse, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone.
"Sangat disayangkan karena pada awal balap saya sangat kuat dan berpeluang menang. Tapi saya senang finis kedua meski tak bisa bertarung dengan Marc hingga usai. Marc punya ritme balap yang lebih baik. Pertarungan kami sangat menarik, karena motor kami punya karakter berbeda. Bakal lebih menyenangkan andai kami bertarung sampai akhir," tutup Rossi. [initial]
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 6 Juni 2026 16:47DPO Anak Punk yang Tusuk Pedagang di Lampung Akhirnya Ditangkap
-
Liputan6 6 Juni 2026 15:31Kementerian ATR/BPN Kejar Sertifikasi 100 Persen Tanah Wakaf di 2028
-
Liputan6 6 Juni 2026 14:53Saat Otoritas Ekonomi Bergerak di Tengah Gejolak Rupiah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...














![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG [Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Gunakan Momentum untuk Penilaian Dampak Kesehatan MBG](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/tITdedV3H-UtIN8YQVCvyxd8MBc=/673x379/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5084734/original/085391600_1736341642-20250108-Tjandra_Yoga_Aditama-ANG_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826784/original/062893300_1426130957-illustration111.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7908606/original/011431000_1780739237-1001334760.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7906760/original/020408400_1780737353-Tenda_jemaah_haji_di_dekat_Jamarat__Mina__Makkah__Arab_Saudi.__Asnida_Riani_Liputan6.com_Media_Center_Haji_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5185504/original/083767400_1744433482-WhatsApp_Image_2025-04-12_at_09.58.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7902225/original/067643200_1780732416-IMG_2963.jpg)

