
Bola.net - Uji coba pascamusim MotoGP 2018 telah digelar di Valencia dan Jerez, Spanyol, dan ini menandakan peserta MotoGP telah mempersiapkan diri menghadapi musim baru. Terdapat empat wajah baru di grid 2019, dan Tim Bola.net mengulik perjalanan karier para debutan ini satu per satu. Usai membahas Fabio Quartararo dan Joan Mir, kini mari beralih pada Miguel Oliveira.
Miguel Oliveira, yang lahir di Almada, Portugal pada 4 Januari 1995 memulai perjalanan kariernya sebagai pebalap sejak usia 9 tahun dengan turun di kejuaraan MiniGP di negara asalnya. Mendapat dukungan penuh dari sang ayah, karier Oliveira terus menanjak dan ia mulai diperhitungkan saat turun di ajang Red Bull Rookies Cup pada tahun 2008.
Ia pun mendapatkan kesempatan turun di kejuaraan Spanyol, CEV 125cc pada 2009 dan langsung duduk di peringkat ketiga. Pada tahun berikutnya, ia menjadi rival sengit Maverick Vinales. Sayang, Oliveira harus puas menyabet titel runner up. Prestasinya di CEV pun membuatnya mendapat peluang turun di ajang Grand Prix, dan menjadi rider Portugal pertama yang turun secara penuh di kejuaraan tersebut.
Debut Grand Prix

Oliveira turun di GP125 2011 bersama Andalucia Banca Civica dan dilirik oleh Estrella Galicia 0,0 pada 2013, bertandem dengan Alex Marquez. Bersama tim ini lah Oliveira meraih podium perdananya, usai finis ketiga di Catalunya. Ia pun hijrah ke Mahindra Racing pada 2013. Bersama tim asal India ini, Oliveira harus jatuh bangun. Selain harus meraih hasil baik, ia juga harus menjadi ujung tombak pengembangan motor mereka.
Dengan mesin yang belum terlalu garang, Oliveira meraih dua podium saja selama dua musim. Meski begitu, perjuangan dan kegigihannya ini menarik perhatian tokoh balap bertangan dingin, Aki Ajo, yang juga merupakan bos tim Red Bull KTM Ajo. Ajo pun memberinya kontrak setahun, yang ternyata dimanfaatkan dengan baik oleh Oliveira.
Walau juga disibukkan oleh kegiatan kuliah di kedokteran gigi, Oliveira sukses mengoleksi sembilan podium yang enam di antaranya merupakan kemenangan. Sayangnya, ia harus puas duduk di peringkat runner up, usai kalah dari Danny Kent (Leopard Racing) dengan ketertinggalan enam poin saja.
Gebrakan di Moto2

Pada 2016, Oliveira pun naik ke Moto2 bersama Leopard Racing dan bertandem dengan Kent. Mengendarai Kalex, Oliveira kembali kesulitan tampil baik. Ia mengakhiri musim di peringkat 21, tanpa satu pun podium dan bahkan sempat absen empat seri akibat cedera. Keterpurukan ini membuatnya kembali ke rengkuhan Aki Ajo, juga KTM yang memutuskan untuk turun di Moto2 untuk pertama kali pada 2017.
Lagi-lagi kombinasi ketiga pihak ini membuahkan hasil luar biasa. Oliveira kembali ke persaingan papan atas, menyabet sembilan podium, yang tiga di antaranya merupakan tiga kemenangan beruntun yang ia raih di tiga seri terakhir. Ia sukses menduduki peringkat ketiga, di belakang Franco Morbidelli dan Thomas Luthi.
Tahun 2018, Oliveira pun lebih menggila. Masih bernaung di bawah bendera Red Bull KTM Ajo, ia mengoleksi 12 podium, yang tiga di antaranya merupakan kemenangan. Ia bersaing sengit dengan Francesco Bagnaia (Sky RacinG VR46) dalam memperebutkan gelar dunia. Sayangnya, lagi-lagi ia harus puas duduk di peringkat runner up dan mengakui keunggulan Bagnaia.
Ke MotoGP Bareng Tech 3 - KTM

Meski belum pernah mengantongi gelar dunia di kelas balap yang lebih ringan, sederet prestasi gemilang tetap membuat Oliveira diperhitungkan sebagai salah satu bintang masa depan MotoGP. Kolaborasi apiknya dengan KTM di Moto3 dan Moto2 pun membuat pabrikan asal Austria tersebut tak ragu untuk menggaetnya.
Musim depan, ia resmi naik ke kelas para raja, dalam naungan KTM dan bimbingan Tech 3 Racing yang baru saja meninggalkan Yamaha. Meski membela tim satelit, Oliveira dipastikan akan mengendarai RC16 dengan spek pabrikan dengan harapan dirinya mendapat kesempatan membela Red Bull KTM Factory Racing pada 2021 mendatang.
Apakah kerja sama ini akan sekali lagi menelurkan prestasi mencolok? Kita tunggu saja musim depan ya, Bolaneters!
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
Otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 22:07Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
-
Liga Inggris 30 Oktober 2026 21:46Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:10Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:05Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
-
Bola Indonesia 30 Oktober 2026 20:00Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:50Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:40Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
-
otomotif 30 Oktober 2026 16:06Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
SOROT
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
-
Liputan6 30 Oktober 2026 19:47KPK Geledah Bea Cukai Semarang, Sita Dokumen dan Uang
-
Liputan6 30 Oktober 2026 18:12Triple 80, Strategi Menkes Tekan Kematian Akibat Stroke dan Penyakit Ginjal
-
Liputan6 30 Oktober 2026 16:27Pesan Prabowo saat Resmikan SMA Taruna Nusantara Cimahi
-
Liputan6 30 Oktober 2026 15:13Kemendagri Percepat Pembentukan Satgas MBG di Daerah
MOST VIEWED
Jorge Martin Nekat Coba Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Ducati Berpeluang 'Team Order' di MotoGP Malaysia 2026, Marc Marquez Kirim Sinyal Tentang Alex Marquez
MotoGP Qatar 2026 Penuh Tanda Tanya, Bos Ducati Pasang Badan untuk Sikap Marc Marquez
MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Siap Ambil Risiko, Sebut Jorge Martin Bakal Tampil Cepat
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386723/original/081560300_1793359234-IMG_1306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386619/original/052363300_1793352425-1baedaf7-5ec9-4b3e-97d7-a405ef8a875b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386466/original/014521800_1793348019-1d166084-97ad-4422-811f-04062161bdb6.jpg)
