
Bola.net - Rider anyar Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira, santai-santai saja alokasi mesin KTM kini berkurang dari sembilan menjadi lima usai kehilangan hak konsesi di MotoGP 2021. Ia juga sama sekali tak cemas melihat daftar kombinasi catatan waktu uji coba pramusim Qatar, di mana seluruh rider KTM terlempar dari 15 besar.
Usai Pol Espargaro finis ketiga di MotoGP Valencia 2018, ditambah kemenangan Brad Binder di Ceko dan Oliveira di Styria tahun lalu, KTM kehilangan konsesi pada 2021. Mereka mengalami pengurangan alokasi mesin, masuk aturan engine freeze, kehilangan hak uji coba tanpa batas, dan para pembalap reguler tak boleh ikut uji coba tertutup.
Selama uji coba di Qatar, tak satu pun rider KTM punya performa mencolok. Dalam daftar kombinasi catatan waktu selama lima hari, rider terbaik KTM adalah Oliveira, yang hanya duduk di posisi 16. Binder sendiri ada di posisi 17, Danilo Petrucci ada di posisi 19, Iker Lecuona ada di posisi 23, dan sang test rider, Dani Pedrosa, ada di posisi 24.
Keluhkan Ban Medium Asimetris Terbaru Michelin
Namun, kepada Crash.net, Sabtu (13/3/2021), Oliveira mengaku santai dan justru sangat yakin performa KTM yang sesungguhnya bakal terlihat pada pekan balap. "Kami masih harus lihat situasi pada pekan balap. Namun, jelas performa kami nanti bakal jauh lebih baik. Kami uji coba dengan kondisi trek ideal, bisa menyelesaikan banyak tugas. Jadi, uji coba ini produktif," ungkapnya.
Namun, rider asal Portugal ini tak memungkiri ada penyebab di balik catatan waktu KTM yang jeblok. Ia pun yakin ban depan medium asimetris yang dibawa Michelin, yakni yang sisi kanannya keras dan sisi kirinya lunak, tak memberikan umpan balik yang menjanjikan. Meski begitu, ia yakin hal ini juga berlaku untuk pada rival.
"Semua ini agak dipengaruhi sisi lunak ban. Memang benar kami punya komponen ganda pada ban depan, tapi menurut saya ban itu tak memberi umpan balik yang baik. Namun, dengan ban itulah kami harus bekerja, dan memang sulit membawa ban yang bisa memuaskan semua orang di Qatar. Jadi, kita lihat nanti jalannya pekan balap," ujarnya.
KTM Tak Pernah Gagal Mesin
Soal alokasi mesin yang berkurang dan aturan engine freeze, Oliveira juga tak galau. Ia yakin, selama enam tahun mengembangkan RC16, KTM sudah berpikir matang demi membuat mesinnya punya ketahanan yang baik, serta merancang mesin itu agar tahan dipakai 20 kali balapan semusim. Toh, KTM tak pernah gagal mesin selama turun di MotoGP sejak 2017.
"Sudah jelas kami agak terhimpit soal mesin, karena kini kami harus menjalani musim balap dengan jumlah mesin yang terbatas. Namun, spek mesin terbaru kami memang didesain dengan cara itu, jadi kami bisa punya materi yang awet," ungkap rider berusia 26 tahun yang juga mahasiswa kedokteran gigi ini.
"Toh bagaimanapun, jika melihat sejarah, tak pernah ada masalah mesin di KTM. Jadi, saya sama sekali tak cemas. Saya rasa orang-orang KTM juga cukup puas, mereka cukup rileks soal pekerjaan yang sudah kami lakukan, dan semua orang juga merasa percaya diri dalam memulai musim ini," pungkas Oliveira.
Sumber: Crashnet
Video: Ikut Jejak Ayah, Mick Schumacher Turun di Formula 1 2021
Baca Juga:
- Adaptasi di Ducati Lancar, Enea Bastianini Tekad Tembus 10 Besar di MotoGP 2021
- Ayah Marco Simoncelli Rilis Surat Terbuka, Umumkan Tatsuki Suzuki Positif Covid-19
- Pertama Kalinya Dijagokan di MotoGP, Jack Miller Ingin Tetap Membumi
- Pulang ke Spanyol, Marc Marquez Tarik Ulur Keputusan Balapan di MotoGP Qatar
- Aprilia Meroket, Aleix Espargaro Peringatkan untuk Tetap Membumi
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 23 Juli 2026 22:03Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
BERITA LAINNYA
-
otomotif 21 Juli 2026 18:02David Alonso Naik ke MotoGP 2027 Bersama Honda HRC
SOROT
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:43Polisi Ditikam Saat Kawal Mediasi Kasus di Rumah Kepala Desa
-
Liputan6 23 Juli 2026 23:16Momen Mentan Bantu Korban Kecelakaan hingga Telat Rapat dengan Prabowo
-
Liputan6 23 Juli 2026 22:10Prabowo Sebut Koalisi Pemerintah Senapas, Yakin PDIP Akan Bersama
-
Liputan6 23 Juli 2026 21:37Prabowo Guyon Pengakuan Dosa di Harlah PKB
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barc...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306002/original/020394900_1784825028-IMG_1190.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305997/original/091903700_1784823366-89568794-B5E5-4F02-BDC2-9CE57EBB9058.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305993/original/036458400_1784821760-IMG_6032.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305984/original/092121400_1784820529-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_19.46.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305972/original/066888600_1784815774-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_20.52.55.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305976/original/078346800_1784817430-WhatsApp_Image_2026-07-23_at_21.30.02.jpeg)
