Penantian 7 Tahun, 151 Start: Carlos Sainz jr Sabet Kemenangan Perdana di Formula 1

Anindhya Danartikanya | 4 Juli 2022 10:20
Pembalap Scuderia Ferrari, Carlos Sainz jr (c) AP Photo

Bola.net - Formula 1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone pada Minggu (3/6/2022) menjadi balapan spesial bagi Carlos Sainz jr. Pasalnya, pembalap Scuderia Ferrari tersebut akhirnya merebut kemenangan perdana usai penantian 7 tahun dan 151 kali start. Ia juga menjadi pembalap Spanyol kedua dalam sejarah F1 yang mampu meraih kemenangan, selain Fernando Alonso.

Start dari pole, Sainz tersalip Max Verstappen pada Lap 1, namun sesi dihentikan akibat kecelakaan yang dialami Zhou Guanyu dan Alex Albon. Restart lalu dilakukan, dan kali ini Sainz memimpin sejak Tikungan 1. Pada Lap 10, ia sempat tersalip lagi oleh Verstappen, namun kembali memimpin pada Lap 13 akibat Verstappen melaporkan adanya kerusakan ban dan harus pit stop.

Pada Lap 20, Sainz melakukan pit stop dan kembali ke trek di posisi ketiga, di belakang Charles Leclerc dan Lewis Hamilton. Enam lap kemudian, Leclerc melakukan pit stop dan kembali ke trek di posisi ketiga, membuat Hamilton memimpin. Ferrari kemudian melancarkan team order, meminta Sainz mundur satu posisi dan menyerahkan posisi kedua kepada Leclerc.

1 dari 2 halaman

Merasa Tegang Usai Periode Safety Car

Pembalap Scuderia Ferrari, Carlos Sainz jr (c) AP Photo

Leclerc dan Sainz memimpin di posisi 1-2 usai Hamilton pit stop pada Lap 34. Posisi ini bertahan sampai Lap 39, ketika Esteban Ocon mengalami kendala teknis dan memicu keluarnya Safety Car. Periode ini berakhir pada akhir Lap 42, dan Sainz langsung menyalip Leclerc. Sejak itu, ia melenggang menuju kemenangan perdananya.

"Balapan ini tidak mudah. Saya cukup kesulitan mencari keseimbangan, terutama pada stint pertama dengan ban medium. Max memaksa kami tampil sangat ngotot di zona kecepatan tinggi. Namun, bahkan dengan segala tantangan yang ada, saya tetap yakin kemenangan masih bisa terjadi," curhat Sainz seperti yang dilansir oleh Autosport.

"Saya harus tetap bertahan dalam balapan, seperti yang saya coba, dan kemudian safety car memberi saya kesempatan untuk kembali ke depan. Kami pun berhasil melakukannya. Anda bisa bayangkan ketegangan saat restart usai periode safety car, mengingat itulah kans saya menyelesaikannya," lanjut pembalap berusia 27 tahun ini.

2 dari 2 halaman

Prestasi Serupa di Formula BMW 2010

Carlos Sainz jr dan Lewis Hamilton (c) AP Photo

Sainz jr, yang merupakan putra dari legenda reli dunia, Carlos Sainz, juga terharu bisa menang di Silverstone. Meski bukan trek kandangnya, trek ini punya kenangan manis. Pada 2010, saat masih turun di ajang Formula BMW, ia sukses meraih pole dan kemenangan perdananya dalam kancah internasional di trek tersebut. Kini, prestasi sama persis terulang di F1.

"Rasanya sungguh menakjubkan. Ini kemenangan pertama usai 150 start, bersama Ferrari di Silverstone. Saya tak bisa meminta lebih. Ini hari yang sangat spesial, hari yang takkan pernah saya lupakan. Ini akhir pekan yang istimewa. Silverstone tempat yang cukup spesial bagi saya," ungkap Sainz, yang kini total mengoleksi 12 trofi di F1.

"Saya meraih kemenangan perdana saya di sini dalam Formula BMW 2010, pole perdana di sini pada 2010. Tiba-tiba saja, 12 tahun kemudian, saya meraih torehan yang sama persis, namun di F1 bersama Ferrari. Jadi, ini tempat istimewa bagi saya. Terima kasih kepada semua penonton yang telah ambil bagian dari ini semua, menyemangati saya," pungkasnya.

Sumber: Autosport

Berita Terkait

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR