
Bola.net - Maverick Vinales sukses menjadi rider pabrikan Garpu Tala dengan kemenangan terbanyak di MotoGP dalam tiga musim terakhir. Meski performa YZR-M1 terjun bebas akibat berbagai masalah teknis, Vinales mengumpulkan enam kemenangan sejak awal 2017, dibanding Valentino Rossi yang baru meraih satu.
Musim ini, rider Monster Energy Yamaha itu masih belum juga mampu memperebutkan gelar dunia, tapi ia tetap jadi rider Yamaha terbaik. Vinales mengumpulkan tujuh podium, yang dua di antaranya merupakan kemenangan di Assen, Belanda, pada Juni lalu, dan Sepang, Malaysia, akhir pekan lalu.
Project Leader YZR-M1 yang bergabung sejak awal 2019, Takahiro Sumi, membeberkan lewat Motorsport Magazine, mengapa Vinales tiba-tiba tampil garang di paruh kedua musim ini. Menurut Sumi, semua berawal dari uji coba pascabalap di Catalunya, Spanyol, pada Juni, dua pekan sebelum balapan di Assen.
Setup dan Konfigurasi yang Sama
"Saat Maverick tiba di Yamaha pada 2017, ia sangat cepat di tiap trek, lalu kesulitan. Kami coba memperbaiki setup, tapi kadang ini justru bikin bingung. Jika motornya tak berubah tiap akhir pekan, ia bisa fokus adaptasi dengan berbagai situasi. Akhirnya, usai uji coba di Barcelona, kami menemukan setup dasar yang baik, hingga kini ia bisa kembali nyaman," tutur Sumi.
Pernyataan ini pun didukung oleh Vinales, yang mengaku mempertahankan konfigurasi motor yang sama sejak Assen. Ia juga menolak memakai perangkat baru dari Yamaha seperti swingarm karbon, meski sempat menjajalnya dalam berbagai uji coba. Menurutnya, jika kelewat banyak mengubah perangkat motor, maka akan makin sulit pula menemukan kecocokan.
"Pada paruh kedua musim ini, saya mempertahankan konfigurasi yang sama pada motor. Kini saya pun mencoba memperbaiki diri saya sendiri, jadi meski perangkat baru berdatangan, saya mempertahankan konfigurasi yang sama, coba berkendara di level terbaik, coba memahami motor lebih baik," ungkap Top Gun.
Fabio Quartararo Tak Bikin Goyah
'Iman' Vinales bahkan tak sekalipun goyah melihat kegarangan debutan Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, yang memakai YZR-M1 bermesin 2019 namun dilengkapi perangkat lain dari versi 2018. Menurut Vinales, performa Quartararo sekadar membantunya mencari celah untuk lebih baik.
"Jika ada Yamaha lain di depan, maka ini membantu memahami cara mengendarai motor lebih baik. Fabio sangat cocok dengan Yamaha, jadi ia bisa ngotot. Tapi selama 5-6 seri terakhir, saya fokus pada diri sendiri dan tak melakukan banyak perbandingan dengan rider lain. Kami pakai cara kami sendiri dan tampaknya berhasil," ujarnya.
Rider berusia 24 tahun yang akrab disapa 'Mack' ini juga menyatakan bahwa timnya sangat berhati-hati dalam menentukan konfigurasi elektronik. Alhasil, kini ia merangsek ke peringkat ketiga pada klasemen pebalap MotoGP dengan 201 poin, unggul tujuh poin dari rider Suzuki Ecstar, Alex Rins.
Baca Juga:
- Afridza Munandar Dianggap Layak Dapat Status Pahlawan Olahraga
- Ibunda Afridza Munandar Syok Berat Dengar Anaknya Meninggal di Sepang
- Isak Tangis Keluarga Iringi Prosesi Pemakaman Afridza Munandar
- Video: Jenazah Pebalap Indonesia Afridza Disambut Ribuan Warga
- Video: Vinales Dedikasikan Kemenangan di Malaysia untuk Afridza Munandar
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Maret 2026 22:49 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 22:42 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 22:35 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 21:58 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 21:33 -
Bola Indonesia 7 Maret 2026 21:18
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...

















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524127/original/019643400_1772893551-000_A2CE73W.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524105/original/094063400_1772892527-___Spa_day____sebelum_terima_rapot_bulan_depan._____________-Cukup_anxious_dengan_immunotherapy_bulan_ini_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5251070/original/032715900_1749782838-ClipDown.App_505430092_18506754997022238_8252221408962488816_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330141/original/020576100_1756355628-SaveClip.App_523939144_18514757959022238_4442021098973062784_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523457/original/072847500_1772837047-newsCover_2026_3_5_1772724922942-0n3cs.webp)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519294/original/052386400_1772544166-Dapur_MBG.jpg)
