
Bola.net - Suzuki mengaku kelonggaran regulasi teknis di MotoGP 2015 membuat mereka bersemangat untuk mematahkan dominasi Honda dan Yamaha, demikian yang dinyatakan sang manajer tim, Davide Brivio kepada MCN.
Tahun depan, Suzuki akan turun sebagai tim pabrikan dan menggunakan software elektronik sendiri. Namun mereka akan mendapat keuntungan kategori Open, yakni 24 liter bahan bakar, 12 mesin per pebalap, ban ekstra lunak dan boleh mengembangkan mesin sepanjang musim.
"Kami tak bimbang memilih kategori Open atau pabrikan. Suzuki akan turun sebagai tim pabrikan dan kami mendapat keuntungan karena kami 'kan tidak meraih kemenangan setahun sebelumnya," ujar Brivio.
Brivio menambahkan, persiapan Suzuki untuk kembali tahun depan juga lebih mudah berkat regulasi ini. "Jika kami turun sebagai tim pabrikan, kami bisa menggunakan software sendiri, namun juga mendapat keuntungan lain. Jelas hal ini membuat persiapan kami lebih mudah," tutupnya. (mcn/kny)
Tahun depan, Suzuki akan turun sebagai tim pabrikan dan menggunakan software elektronik sendiri. Namun mereka akan mendapat keuntungan kategori Open, yakni 24 liter bahan bakar, 12 mesin per pebalap, ban ekstra lunak dan boleh mengembangkan mesin sepanjang musim.
"Kami tak bimbang memilih kategori Open atau pabrikan. Suzuki akan turun sebagai tim pabrikan dan kami mendapat keuntungan karena kami 'kan tidak meraih kemenangan setahun sebelumnya," ujar Brivio.
Brivio menambahkan, persiapan Suzuki untuk kembali tahun depan juga lebih mudah berkat regulasi ini. "Jika kami turun sebagai tim pabrikan, kami bisa menggunakan software sendiri, namun juga mendapat keuntungan lain. Jelas hal ini membuat persiapan kami lebih mudah," tutupnya. (mcn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 23 Oktober 2024 09:28Ditinggalkan Repsol, Tim Pabrikan Honda Gaet Castrol di MotoGP 2025?
-
Otomotif 11 September 2024 13:13Repsol dan Honda, Kolaborasi Tersukses dalam Sejarah MotoGP yang Resmi Kandas pada 2025
-
Otomotif 9 September 2024 09:01Repsol dan Honda Resmi Umumkan Perpisahan Usai 30 Tahun Kerja Bareng di MotoGP
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 7 Maret 2026 10:01 -
Otomotif 7 Maret 2026 10:00 -
Tim Nasional 7 Maret 2026 09:57 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:47 -
Voli 7 Maret 2026 09:44 -
Liga Inggris 7 Maret 2026 09:32
MOST VIEWED
- Hasil FP1 Formula 1 GP Australia 2026: Charles Leclerc dan Lewis Hamilton Bikin Ferrari Berkuasa
- Hasil FP2 Formula 1 GP Australia 2026: Oscar Piastri Tercepat di Rumah Sendiri, Ungguli Kimi Antonelli
- Cedera Bahu Jadi Penghalang, Marc Marquez Minta Ducati Sabar Tunggu Kontrak MotoGP 2027
- MotoGP Akui Grand Prix Qatar 2026 Belum Pasti Digelar Akibat Konflik Timur Tengah
HIGHLIGHT
- 6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, ...
- 5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemi...
- 10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Men...
- 6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: S...
- 5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey A...
- Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenio...
- 10 Pemain Premier League yang Berpotensi Pindah pa...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5507722/original/041308700_1771540940-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523436/original/088155600_1772816651-1001064690.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523431/original/011866200_1772816106-260254.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5211473/original/020366100_1746581539-hansi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519603/original/021723700_1772587901-AP26062748359237.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343404/original/006730000_1757415749-14689.jpg)
